7 November 2026

GERAK BS

JAKARTA, MoneyTalk – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo bersama Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas Bali (GERAK BS Bali) dibawah kepemimpinan Ketua Hamid Hadun kembali melakukan aksi kemanusiaan dalam mengisi bulan suci Ramadhan.

Langkah tersebut dilakukan dengan membagikan ratusan paket Sembako kepada warga tidak mampu di wilayah Denpasar Selatan, tepatnya di Banjar Sakah. Sekaligus menyantuni keluarga yang memiliki anak stunting.

“Kegiatan bakti sosial yang rutin diselenggarakan GERAK BS Bali ini sekaligus menjadi wujud implementasi nilai-nilai semangat Pancasila, serta menerapkan gotong royong yang merupakan jati diri bangsa. Mengingat sudah menjadi kewajiban kita sebagai saudara sebangsa untuk membantu meringankan beban saudara yang kesulitan,” ujar Bamsoet di Jakarta, Jumat (7/4/23).

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, sepanjang Maret 2023 lalu, GERAK BS Bali telah menyelenggarakan “Berbagi Kasih”, menyalurkan 26 paket sembako kepada para petugas kebersihan di dalam area puputan Renon, sebagai bentuk kepedulian kepada mereka yang telah membuat lapangan Renon tetap bersih dan nyaman.

“GERAK BS Bali juga telah memfasilitasi pengobatan Fahri, anak berusia 6 bulan yang kedua matanya terkena katarak. Alhamdulilah berkat kerjasama GERAK BS Bali dengan Rumah Sakit Puri Raharja dibawah pimpinan Direktur Utama Gede Bagus Darmayasa serta tim dokter dari Rumah Sakit Mata Bali Mandara, operasi mata Fahri berjalan lancar. Sehingga ia bisa melihat dunia dengan lebih baik,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, GERAK BS Bali juga telah menyelenggarakan kegiatan “Mengetuk Cinta Merajut Kasih. Berbagi untuk Sesama di Bulan Rajab”. Menyalurkan berbagai paket bantuan sosial untuk warga lansia, berkebutuhan khusus dan anak yatim di daerah Banjar Banjarangkan, Klungkung.

“Berbagai kegiatan yang diselenggarakan GERAK BS Bali di sepanjang Maret 2023 tersebut tidak lain untuk meringankan beban saudara sebangsa. Mengingat kehadiran GERAK BS yang didirikan sejak Desember 2019 lalu, memang dimaksudkan untuk menggalang gotong royong kebangsaan, menyalurkan bantuan sosial dan berbagai kegiatan lainnya sebagai implementasi nilai luhur Pancasila. Khususnya sila ke-2 Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dan sila ke-3 Persatuan Indonesia,” pungkas Bamsoet.[MT]

JAKARTA, Money Talk – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo bersama Ketua Umum dan pengurus Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas (GERAK BS) Aroem Alzier menyelenggarakan santunan dan pengecekan gula darah gratis di Posyandu Seruni Lansia, dan Posyandu Pisang Lampung Balita, di kawasan Patal Senayan, Jakarta.

Dihadiri 70 lebih lansia dan anak-anak yang memeriksakan kesehatannya. Santunan yang diberikan antara lain terdiri dari Sembako berupa beras, kecap, teh, minyak, mie instan, ditambah kurma sebagai hidangan khas Ramadhan.

“Pemeriksaan gula darah, khususnya bagi lansia sangat penting. Sehingga bisa mendeteksi dini berbagai kemungkinan penyakit, seperti diabetes yang sangat rentan diidap Lansia. Kegiatan Santunan dan Pengecekan Gula Darah Gratis ini juga menjadi terobosan bagi GERAK BS. Setelah selama ini aktif membantu penanggulangan bencana alam, santunan untuk anak yatim dan dhuafa, kini GERAK BS juga menyasar gerakan sosial kemanusiaan untuk membantu kesehatan lansia,” ujar Bamsoet di Jakarta, Kamis (6/4/23).

Turut hadir antara lain, Ketua RW 07 Grogol Utara Ningga Siagian, dan Ketua Posyandu Pisang Lampung Rosidah. Sementara pengurus GERAK BS yang hadir antara lain, Lenny Bamsoet, Sekjen Gerak BS Ratu Dian Hatifah, Andri Noviar, Dokter Zainny, Dokter Flora, serta Susan Jane.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, jumlah lansia di Indonesia diperkirakan sudah mencapai 30 juta jiwa.

WHO telah mencetuskan konsep active ageing pada tahun 2002. Yakni proses penuaan yang tetap sehat serta optimal secara fisik, sosial, dan mental, sehingga dapat tetap sejahtera sepanjang hidup dan berpartisipasi dalam rangka meningkatkan kualitas hidup sebagai anggota masyarakat.

“Untuk mewujudkan active ageing tersebut, bukan hanya menjadi tugas negara. Melainkan juga tugas kita bersama, melalui berbagai aksi dan kegiatan sosial sebagaimana yang telah dilakukan GERAK BS melalui santunan dan pengecekan gula darah,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini menerangkan, dalam berbagai aksi sosial kemanusiaan, GERAK BS selalu membangun sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Hal ini menunjukkan sikap egaliter dan sifat inklusif dari GERAK BS.

“Melalui karakter organisasi tersebut, GERAK BS mampu membangun jaringan (networking) dengan institusi dan organisasi lainnya. Dari mulai lembaga negara seperti BNPB, Posyandu, maupun organisasi kemasyarakatan lainnya, telah menjadi mitra strategis bagi GERAK BS dalam memajukan ikatan solidaritas kebangsaan. Khususnya dalam membantu meringankan beban saudara sebangsa yang membutuhkan” pungkas Bamsoet.[MT]