3 November 2026

Hotel Bidakara

MoneyTalk,Jakarta – Hotel Bidakara membatalkan cara silaturahmi kebangsaan yang diselenggarakan Faizal Assegaf karena tidak sesuai dengan pemesanan dan fakta sebenarnya. Pihak pemesan menyebutkan acara Faizal Assegaf Cs silaturahmi dengan Presiden terpilih Prabowo tapi yang tersebar di berbagai media silaturahmi kebangsaan.

“Menimbulkan ketidaknyamanan tamu, tenant dan lingkungan sekitar kompleks Hotel Bidakara Jakarta, kegiatan ini juga akan menimbulkan adanya resiko bisnis ke depan yang akan dihadapi Hotel Bidakara Jakarta. Oleh karena itu, penggunaan Auditorium Binakarna pada tanggal 14 Oktober 2024 kami batalkan,” kata General Manager Hotel Bidakara Jakarta Wisnu Reza dalam pernyataan kepada wartawan, Ahad (13/10/2024).

Wisnu mengatakan, kegiatan yang akan diselenggarakan pada tanggal 14 Oktober 2024 di Auditorium Binakarna Hotel Bidakara Jakarta, mendapatkan informasi bahwa tujuan dan susunan acara yang disampaikan oleh Bapak Nazim Achmad Bahan kepada sales Hotel Bidakara Jakarta pada saat awal pemesanan ruangan.

“Ini berbeda dengan yang kami dapatkan informasinya pada konferensi pers acara Silaturahmi Kebangsaan di berbagai sumber, termasuk YouTuber,” paparnya.

Nazim Achmad Bahan pada awalnya menyampaikan bahwa acara tersebut merupakan silaturahmi dengan Presiden terpilih, Bapak Prabowo Subianto.

“Sedangkan yang disampaikan dalam konferensi pers tersebut adalah hal yang jauh berbeda,” ungkapnya.

Hotel Bidakara akan mengembalikan semua pembayaran yang telah dibayar pihak panitia Silaturahmi Kebangsaan.

“Semua pembayaran yang sudah dilakukan akan kami kembalikan pada kesempatan pertama setelah kami menerima nomor rekening pengembalian,” pungkasnya.

MoneyTalk,Jakarta – Aparat kepolisian dan Hotel Bidakara harus membatalkan acara yang diselenggarakan Faizal Assegaf Cs pada Senin (14/10/2024). Acara ini akan mengganggu proses pelantikan presiden dan wakil presiden yang akan dilaksanakan 20 Oktober 2024.

Demikian Koordinator Pasukan Berani Mati Pembela Jokowi, Sukodigdo Wardoyo dalam pernyataan kepada wartawan, Sabtu (12/10/2024).

“Faizal Assegaf Cs menyelenggarakan acara di tempat mewah tentu ada bohir yang membiayai. Ini harus diusut tuntas,” paparnya.

Kata Sukodigdo, Faizal Assegaf Cs kelompok sakit hati yang kalah di Pilpres 2024. “Mereka ini selalu membenturkan Gibran dengan Prabowo. Padahal keduanya sangat kompak untuk membangun bangsa Indonesia,” tegas Sukodigdo.

Ia mengatakan, jangan ada salahkan jika ada kelompok masyarakat yang berdemo di lokasi acara. “Di era demokrasi sah-sah saja berdemo meminta acara Faizal Assegaf Cs dibatalkan,” ungkapnya.

Acara diskusi bertajuk Silaturahmi Kebangsaan yang bakal dihadiri sejumlah tokoh nasional akan diselenggarakan pada 14 Oktober mendatang di Hotel Bidakara Jakarta, Tebet, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, acara tersebut akan dihelat di Balai Sudirman. Namun, pihak pemilik gedung mendadak membatalkan acara tersebut secara sepihak. Demikian disampaikan penanggung jawab acara, Faizal Assegaf.

“Pertemuan ini untuk mengevaluasi, karena acara sebelumnya akan digelar di Balai Sudirman tetapi batal. Dibatalkan sepihak. Maka kami evaluasi dan kami sepakat pindah ke Hotel Bidakara,” kata Faizal dalam konferensi pers di Hotel Gren Alia Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (12/10).

Faizal enggan menjelaskan soal pembatalan sepihak yang disampaikannya. Menurut dia, biarlah masyarakat yang menilai soal pembatalan tersebut.

“Kami tidak ingin menafsir politik siapa yang di balik layar meminta dibatalkan di Balai Sudirman. Kami fokus saja ke acara besok. Biarkan menjadi pendapat publik di luar sana,” ujarnya.

“Kalaupun ada yang sebut ada intervensi istana, saya pikir tidak usah melihatnya ke sana-sana. Dan tidak perlu juga kita cari siapa dalangnya,” imbuhnya.

Usai perpindahan itu, Faizal berharap tidak ada hal-hal yang menganggu terlaksananya acara diskusi Silaturahmi Kebangsaan pada 14 Oktober 2024. Dirinya meminta agar pihak keamanan terus melakukan komunikasi dengan pihak panitia penyelenggara.

“Kami juga mengimbau kepada aparat keamanan untuk terus menjalankan koordinasi dengan panitia. Kita pastikan acara diskusi ini berjalan damai, sejuk, dan kondusif,” tuturnya.