saling gebuk Geng Solo versus Geng Hambalang
MoneyTalk.id,Jakarta – Pertarungan politik antara kelompok yang kerap disebut Geng Solo dan Geng Hambalang mendapat kritik dari pengamat kebijakan publik Gigin. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak menjadi penonton dalam perseteruan dua kelompok yang menurutnya memiliki pola kepentingan serupa.
Melalui akun X, Gigin menyampaikan kritik tajam terhadap persaingan kedua kubu tersebut. Menurut dia, masyarakat tidak perlu menghabiskan waktu untuk menyaksikan pertarungan politik yang hanya mempertontonkan perselisihan antar kelompok elite.
“Jangan buang waktu untuk menonton saling gebuk Geng Solo versus Geng Hambalang. Mereka sama saja, suka menimbun kekuasaan dan kekayaan pribadi dengan mengorbankan kepentingan rakyat,” tulis Gigin di akun X, Kamis (5/11/2026).
Pernyataan tersebut memperlihatkan kritik Gigin terhadap dinamika politik yang belakangan diwarnai persaingan antar kelompok pendukung elite kekuasaan.
Dalam pandangannya, perseteruan antara Geng Solo dan Geng Hambalang tidak semestinya dilihat sebagai pertarungan antara kelompok yang satu lebih berpihak kepada rakyat dibandingkan kelompok lainnya.
Gigin justru menilai kedua kelompok memiliki kecenderungan yang sama dalam memperebutkan kekuasaan dan kepentingan pribadi.
Kritik tersebut juga mengandung pesan bahwa rakyat jangan sampai hanya menjadi penonton, bahkan terpecah akibat persaingan politik elite. Sebab, siapa pun kelompok yang memenangkan pertarungan, kepentingan masyarakat tetap harus menjadi ukuran utama dalam menjalankan pemerintahan.
Persoalan mendasar dalam demokrasi bukan hanya siapa yang menguasai jabatan politik, melainkan bagaimana kekuasaan digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan Gigin menjadi pengingat bahwa persaingan elite politik seharusnya tidak menggeser persoalan yang lebih mendesak, mulai dari harga kebutuhan pokok, lapangan pekerjaan, pendidikan, kesehatan hingga pemberantasan korupsi.
Di tengah perseteruan antar kelompok politik, publik perlu tetap kritis. Jangan sampai energi masyarakat habis untuk mendukung salah satu kubu, sementara persoalan kesejahteraan dan kepentingan rakyat justru kehilangan perhatian.
Bagi Gigin, masyarakat tidak seharusnya larut dalam drama pertarungan Geng Solo dan Geng Hambalang. Rakyat perlu menilai setiap kelompok politik berdasarkan tindakan, kebijakan, dan keberpihakannya kepada kepentingan publik.
