8 November 2026

Pesawat

JAKARTA, MoneyTalk – Pelita Air kembali menambah 3 rute baru tujuan Palembang, Padang dan Pekanbaru yang efektif mulai tanggal 12 April 2023. Peresmian peluncuran rute baru ini dipimpin oleh Direktur Utama Pelita Air, Dendy Kurniawan.

Dendy Kurniawan menyampaikan bahwa penambahan rute-rute baru ini merupakan wujud komitmen Pelita Air untuk memperkuat layanan rute domestik demi mendukung konektivitas udara di Indonesia.

“Selain itu juga, pembukaan 3 rute baru sekaligus ini sebagai antisipasi peningkatan lonjakan penumpang jelang libur Hari Raya” ungkapnya.

Rute tambahan Palembang, Padang dan Pekanbaru akan melengkapi 4 rute yang sudah ada sebelumnya yaitu Bali, Yogyakarta, Surabaya dan Balikpapan.

Kementerian Perhubungan memprediksi masyarakat yang akan mudik akan mencapai 123,8 juta orang. Jumlah ini meningkat 14,2 % jika dibandingkan dengan di masa Lebaran tahun 2022 lalu yang mencapai 85,5 juta orang.

Prediksi lonjakan arus mudik masyarakat ini disebabkan perubahan kebijakan dan regulasi penanganan Covid-19 yang juga semakin membaik, selain itu juga faktor perekonomian masyarakat yang kembali pulih menjadi alasan potensi peningkatan volume tersebut.

Tambahan 3 rute baru yaitu Palembang, Padang dan Pekanbaru diharapkan menjadi tujuan penerbangan domestik untuk masyarakat dan berkesempatan untuk terbang lebih nyaman dan aman dengan harga yang terjangkau.

Semoga Mudik Nyaman Bareng Pelita Air dapat menjadikan mudik hari raya ini menjadi cerita. Bahkan tidak hanya sekedar mudik namun juga melakukan vacation di kampung halaman.

Pelita Air hadir dengan layanan Medium Service, yaitu para pelanggan dapat terbang melalui Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, yang biasanya hanya diisi oleh maskapai premium.

Dengan tagline “Enlighten Your Journey”, Pelita Air terus berupaya memberikan pelayanan yang optimal dan berkesan bagi penumpangnya antara lain dengan memberikan fasilitas seperti makanan ringan, minuman, Starlight (layanan hiburan gratis pada pesawat), bagasi gratis 20kg, dan bagasi kabin 7 kg.

JAKARTA, MoneyTalk – Presiden Joko Widodo menyaksikan langsung penyerahan pesawat C-130J-30 Super Hercules A-1339 dan C-130H A-1315 oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto kepada Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. Acara penyerahan digelar di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu, 8 Maret 2023.

Dalam keterangannya selepas acara, Presiden Joko Widodo menyebut bahwa pesawat Super Hercules tersebut merupakan pesawat yang sangat canggih. Pesawat tersebut bisa digunakan untuk mengangkut pasukan maupun kargo dengan berat hingga 19,9 ton.

“Ini adalah pesawat C-130J-30 Super Hercules yang kita terima pada pagi hari ini. Ini adalah pesawat yang sangat canggih, tadi saya sudah masuk, sudah dijelaskan bisa mengangkut kalau pasukan yang pakai komplet dengan parasut—artinya penerjun—itu bisa mengangkut 98, tapi kalau hanya pasukan bukan penerjun bisa 128 pasukan, dan bisa mengangkut 19,9 ton,” ujar Presiden.

Dengan daya angkut yang besar tersebut, Presiden menyebut bahwa pesawat Super Hercules bagus digunakan untuk berbagai jenis operasi. Selain itu, pesawat tersebut juga memiliki kemampuan terbang yang lama sehingga bisa digunakan untuk menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

“Ini bagus untuk operasi militer maupun nonmiliter, untuk bencana alam juga bisa. Bisa menjangkau seluruh wilayah Indonesia karena pesawat Super Hercules ini bisa terbang 11 jam,” jelasnya.

Pesawat Super Hercules yang diterima pada pagi ini merupakan satu dari lima pesawat yang telah dipesan oleh pemerintah. Empat pesawat lainnya akan diterima pada bulan Juni 2023, Juli 2023, Oktober 2023, dan Januari 2024.

“Yang kita pesan ada lima, tadi Pak Menhan menyampaikan, hari ini datang satu, nanti Juni tambah satu lagi, Juli tambah satu lagi, Oktober tambah satu, Januari tahun depan tambah satu. Lima pesawat yang akan datang ke negara kita,” ungkapnya.

Dengan tambahan pesawat tersebut, Presiden Jokowi mengatakan bahwa pemerintah terus berupaya untuk memenuhi minimum essential forces Indonesia. “Ya semuanya disesuaikan dengan anggaran yang kita miliki. Tapi kita ingin berusaha agar terpenuhi,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan bahwa seluruh kegiatan perbaikan pesawat Super Hercules ini akan dilaksanakan di Tanah Air. Hal tersebut mencakup perbaikan dan overhaul berat seperti penggantian center wing box.

“MRO-nya, maintenance repair overhaul akan di Indonesia dilaksanakan. Sebagaimana pesawat yang kedua ini sudah dilaksanakan di Indonesia semua. Ini termasuk overhaul berat pergantian center wing box ini sangat sulit, pertama kali kita lakukan di Indonesia,” ungkap Prabowo.

Turut hadir dalam acara tersebut yaitu Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid, dan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Yong Kim.[MT]