5 November 2026

Kaltim

Balikpapan – Beberapa hari belakangan ini salah satu tim dari kandidat calon gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud diduga melakukan praktik politik uang. Dugaan itu muncul setelah video tim pemenangan calon nomor urut 02 tersebut viral di media sosial.

Kabar mengenai maraknya praktik politik uang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kalimantan Timur ternyata juga membuat mahasiswa khawatir. Karena itulah, Gerakan Penyelamat Demokrasi yang terdiri dari relawan mahasiswa mengadakan kampanye besar-besaran di berbagai lokasi strategis di Balikpapan.

Kampanye yang dilakukan anak muda dari provinsi berjulukan Benua Etam tersebut dilakukan pada Sabtu, 22 November 2024 sebagai respons atas maraknya praktik politik uang menjelang Pilkada yang dinilai mencederai integritas demokrasi.

Dengan semangat tinggi, para mahasiswa menggelar aksi ini untuk menyerukan pentingnya pemilu yang bersih, adil, dan berintegritas. Para masiswa pun tidak hanya berdiri sendiri, tetapi juga mendapat dukungan antusias dari berbagai elemen masyarakat, termasuk kelompok ibu-ibu. Dukungan ini menunjukkan bahwa masyarakat luas merasakan dampak negatif dari praktik money politic.

Menggunakan spanduk dan poster bertuliskan seruan menolak politik uang, ibu-ibu dan warga turut bergabung dalam aksi ini. Partisipasi aktif mereka menjadi bukti nyata bahwa masyarakat ingin menjaga proses demokrasi agar tetap murni dan tidak terkontaminasi oleh kepentingan pragmatis. Aspirasi ini mencerminkan keinginan bersama untuk menciptakan perubahan yang positif dan berkelanjutan.

Para mahasiswa dalam gerakan ini menyampaikan pesan tegas kepada masyarakat dan calon pemimpin daerah. Mereka menyerukan agar masyarakat memilih berdasarkan visi dan misi kandidat, bukan karena iming-iming materi.

“Kita harus memilih pemimpin berdasarkan visi dan misi mereka, bukan karena iming-iming uang,” tegas salah satu koordinator aksi. Pernyataan ini mencerminkan tekad kolektif untuk membangun kesadaran bahwa masa depan daerah hanya bisa dicapai melalui pilihan yang tepat dan bertanggung jawab.

Aksi ini juga diwarnai orasi di sejumlah titik dan pembagian brosur yang berisi informasi mengenai dampak negatif politik uang. Para mahasiswa menjelaskan bahwa praktik politik uang tidak hanya mencoreng integritas pemilu, tetapi juga menciptakan ketidakadilan sosial dan memperlebar kesenjangan di masyarakat.

Pendekatan edukatif ini diharapkan mampu membuka mata masyarakat bahwa suara mereka adalah aset penting untuk menentukan arah pembangunan daerah. Dengan pemahaman yang lebih baik, masyarakat diharapkan mampu menolak segala bentuk godaan politik yang merusak.

Gerakan ini menjadi simbol harapan bahwa Pilkada dapat berlangsung tanpa politik uang, sekaligus menjadi titik awal untuk mendorong masyarakat terlibat aktif dalam menjaga marwah demokrasi di masa depan.

Melalui kampanye ini, relawan mahasiswa berharap dapat menciptakan budaya politik yang lebih bersih, adil, dan bertanggung jawab, yang tidak hanya berdampak pada Pilkada saat ini, tetapi juga membangun kesadaran demokrasi yang kokoh untuk masa depan Kalimantan Timur.

Jakarta – Calon Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, bersama pasangannya Hadi Mulyadi, menegaskan pentingnya integritas dalam penyelenggaraan Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur 2024. Dalam debat yang berlangsung di Jakarta, Isran Noor menyerukan agar Pilkada berjalan dengan prinsip kejujuran, keadilan, dan bebas dari praktik politik uang.

“Agar Pilkada ini terjadi dengan jujur, adil, dan bebas daripada money politic. Mudah-mudahan bisa dilaksanakan dengan baik,” ujar Isran Noor tegas.

Seruan ini menjadi pengingat penting di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap praktik politik uang yang merusak demokrasi. Isran mengajak semua pihak untuk menjaga kredibilitas proses pemilu, tidak hanya untuk kepentingan demokrasi, tetapi juga untuk masa depan Kalimantan Timur.

Selain menyerukan pemilu yang bersih, Isran Noor juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan pemerintahan yang bebas dari korupsi. Ia menekankan bahwa amanah yang diberikan oleh rakyat adalah tanggung jawab besar yang harus dijaga, tidak hanya oleh dirinya dan pasangan, tetapi juga oleh keluarga mereka.

“Jadi sekali lagi kepada masyarakat yang sudah selama ini memberikan dukungan yang kuat dan semangat yang luar biasa. Mudah-mudahan dan doakan kami kalau kami diberikan amanah oleh Allah SWT dan diberikan kepercayaan oleh masyarakat Kalimantan Timur, kami tidak akan merugikan masyarakat. Terutama kami mudah-mudahan jangan melakukan korupsi, termasuk keluarga kami,” papar Isran Noor.

Pernyataan ini menunjukkan dedikasi Isran Noor dan Hadi Mulyadi untuk membangun pemerintahan yang bersih dan transparan. Mereka mengajak masyarakat Kalimantan Timur untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga proses demokrasi, termasuk menolak segala bentuk politik uang dan korupsi yang dapat merugikan daerah.

Dengan visi dan komitmen ini, Isran-Hadi berupaya memberikan harapan baru bagi Kalimantan Timur, menegaskan bahwa kepemimpinan yang jujur dan berintegritas adalah fondasi bagi kemajuan daerah.

Jakarta – Dalam debat Pilkada Kalimantan Timur 2024, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Isran Noor dan Hadi Mulyadi menekankan pentingnya menjaga integritas dalam pelaksanaan pemilu. Isran Noor menyerukan agar proses Pilkada berlangsung dengan jujur, adil, dan terbebas dari praktik politik uang.

“Agar Pilkada ini terjadi dengan jujur, adil, dan bebas daripada money politic. Mudah-mudahan bisa dilaksanakan dengan baik,” ujar Isran Noor.

Seruan ini menjadi pengingat penting untuk menjaga demokrasi di Kalimantan Timur. Sebagai calon petahana, Isran menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat adalah hal yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

Isran Noor berharap seluruh elemen masyarakat, penyelenggara pemilu, dan para kandidat menjaga etika dan nilai-nilai demokrasi. Dengan komitmen untuk menghindari politik uang, ia menegaskan bahwa pemilu yang bersih adalah kunci untuk memastikan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan yang berkelanjutan.

Pernyataan ini juga menjadi refleksi terhadap tantangan yang sering dihadapi dalam proses demokrasi di Indonesia. Sebagai calon pemimpin, Isran-Hadi menunjukkan visi kepemimpinan yang berfokus pada kejujuran dan keadilan, dua prinsip yang menjadi dasar bagi pemerintahan yang baik.

Jakarta – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor dan Hadi Mulyadi, memaparkan pemahaman strategis mereka terkait ketahanan pangan dalam debat ketiga Pilkada Kaltim yang berlangsung di Jakarta pada Jumat (22/11/2024).

Dalam sesi tersebut, keduanya memberikan penjelasan komprehensif mengenai konsep ketahanan pangan dan perbedaannya dengan kedaulatan pangan.

Pada kesempatan tersebut, Isran Noor menekankan bahwa ketahanan pangan tidak selalu berfokus pada produksi lokal, tetapi lebih kepada pengelolaan yang memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.

“Terkait dengan persoalan mengenai ketahanan pangan beda dengan kedaulatan pangan. Beda,” ujar Isran Noor di hadapan lawannya, Rudy Mas’ud-Seno Aji.

“Kalau ketahanan pangan yang dimaksud adalah bagaimana manajemen pangan, tidak mesti harus diproduksi lokal. Tidak. Yang penting bahan pangan tersedia, terjangkau oleh masyarakat. Mau dari mana itu merupakan manajemen yang dibuat oleh pemerintah dan mengendalikan harga untuk tidak terjadi inflasi,” paparnya.

Isran juga menambahkan bahwa selama lima tahun terakhir, inflasi di Kalimantan Timur berhasil dikendalikan dengan baik, bahkan mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat atas pencapaian tersebut.

Melengkapi penjelasan Isran Noor, Hadi Mulyadi menguraikan tiga komponen utama dari ketahanan pangan: ketersediaan pangan, keterjangkauan pangan, dan keamanan pangan. Ia memberikan contoh global untuk memperjelas konsep ini.

“Jadi kita tidak harus berpikir harus menyediakan padi di lokal. Singapura misalkan, dia tidak punya sawah tapi dia bisa membeli, itulah yang disebut ketahanan pangan,” jelas Hadi.

Ia lalu mengungkapkan strategi Kalimantan Timur dalam menjamin ketahanan pangan, yakni melalui kerja sama lintas daerah.

“Makanya, kita bekerja sama dengan Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Jawa Timur. Sehingga padi dari Sulawesi Selatan kita beli, bagian dari ketahanan pangan berdasarkan ketahanan pangan menurut UNESCO,” tambah Hadi.

Penjelasan Isran-Hadi ini mencerminkan pengalaman mereka dalam menjaga stabilitas pangan di Kalimantan Timur selama periode kepemimpinan sebelumnya. Dengan pendekatan manajemen yang terukur dan kolaborasi strategis antarwilayah, mereka berhasil memastikan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi tanpa harus bergantung sepenuhnya pada produksi lokal.

Komitmen Isran-Hadi dalam memahami dan mengimplementasikan konsep ketahanan pangan menunjukkan kesiapan mereka untuk melanjutkan pembangunan Kalimantan Timur dengan pendekatan yang berbasis data dan praktik global.

Jakarta – Debat Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur (Pilgub Kaltim) berlangsung sengit pada sesi kedua, khususnya saat membahas isu pengelolaan sampah. Pasangan calon nomor urut 02, Rudy Mas’ud dan Seno Aji, memaparkan rencana mereka terkait solusi pengelolaan sampah di Kalimantan Timur jika terpilih memimpin.

Namun, rencana yang mereka paparkan ternyata telah dijalankan oleh pasangan Isran Noor dan Hadi Mulyadi selama periode kepemimpinan mereka pada 2018-2023.

“Kayaknya konsepnya sudah kami siapkan,” ujar Isran Noor dalam menanggapi paparan Rudy-Seno.

“Apa yang bapak sampaikan sudah kami lakukan lima tahun ke belakang,” tambah Hadi Mulyadi, menegaskan bahwa program terkait sampah bukanlah hal baru di Kalimantan Timur.

Hadi Mulyadi memberikan penjelasan lebih lanjut bahwa pengelolaan sampah bukan hanya soal teknis pengawasan dan manajemen, tetapi juga terkait aspek budaya. Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat sejak dini untuk mengubah pola pikir dan kebiasaan dalam menangani sampah.

“Persoalan sampah ini adalah persoalan budaya. Budaya dari rumah tangga, budaya di sekolah. Saya telah menerapkan itu di sekolah-sekolah yang saya dirikan, saya ingatkan untuk memilah sampah, membuang sampah,” jelas Hadi Mulyadi pada Jumat (23/11/2024).

Menurutnya, pendekatan berbasis budaya dapat memberikan dampak lebih luas dan berkelanjutan dibanding sekadar pengelolaan teknis.

Hadi juga memaparkan langkah-langkah konkret yang telah dilakukan selama periode kepemimpinan mereka. Salah satunya adalah koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan sistem pengelolaan sampah berjalan dengan baik.

“Dan saya sudah beberapa kali berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan sampah bisa dikendalikan dengan baik, termasuk menjadikan sampah sebagai pupuk dan energi,” ungkapnya.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa pasangan Isran-Hadi telah memiliki pengalaman dan langkah nyata dalam menangani persoalan sampah di Kalimantan Timur. Selain itu, pendekatan mereka yang mengintegrasikan budaya dan inovasi pengelolaan sampah seperti konversi menjadi pupuk dan energi terbarukan juga menjadi nilai tambah dalam keberlanjutan pembangunan provinsi tersebut.

Dengan pengalaman dan rekam jejak yang sudah terbukti, Isran Noor dan Hadi Mulyadi menegaskan kesiapan mereka untuk melanjutkan pembangunan Kalimantan Timur, termasuk dalam menghadapi tantangan terkait pengelolaan sampah yang lebih inovatif dan berkelanjutan.

Samarinda – Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur 2024 menunjukkan peta dukungan yang menarik, khususnya dari kelompok usia muda. Survei terbaru Poltracking Indonesia mengungkapkan bahwa Generasi Z, Milenial Muda, dan Milenial Matang lebih cenderung mendukung pasangan Isran Noor – Hadi Mulyadi dibandingkan Rudy Mas’ud-Seno Aji.

Sementara itu, Generasi X memiliki preferensi yang lebih seimbang antara pasangan calon, dan kelompok Baby Boomers serta Silent Generation juga mayoritas mendukung Isran-Hadi.

Dalam survei Poltracking Indonesia tersebut, publik secara konsisten menempatkan Isran Noor sebagai sosok yang paling peduli dan perhatian terhadap rakyat. Sebanyak 28,9% responden menyatakan bahwa Isran Noor adalah figur yang paling peduli, disusul oleh Rudy Mas’ud (17,9%), Hadi Mulyadi (7,2%), dan Seno Aji (2,2%).

Tidak hanya itu, Isran Noor juga dinilai sebagai calon yang paling jujur, dapat dipercaya, dan bersih dari korupsi. Sebanyak 24,1% responden memilih Isran untuk kategori ini, jauh melampaui Rudy Mas’ud (14,6%), Hadi Mulyadi (9,6%), dan Seno Aji (2,1%).

Dalam hal kecerdasan dan wawasan, Isran Noor kembali unggul dengan skor 24,7%, diikuti oleh Rudy Mas’ud (17,1%), Hadi Mulyadi (9,9%), dan Seno Aji (2,7%). Kombinasi dari kepedulian, integritas, dan kecerdasan menjadikan Isran Noor kandidat yang paling diandalkan untuk memimpin Kalimantan Timur.

Survei Poltracking Indonesia dilakukan pada 28 Oktober hingga 4 November 2024 dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling, melibatkan 1.400 responden. Margin of error survei adalah ±2,6% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Klaster survei mencakup 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur yang dipilih secara proporsional berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2024. Stratifikasi berdasarkan proporsi jenis kelamin pemilih memastikan bahwa data mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka oleh pewawancara terlatih menggunakan teknologi aplikasi, di mana setiap pewawancara mewawancarai 10 responden per desa/kelurahan yang terpilih secara acak.

Dominasi dukungan dari Generasi Z dan Milenial Muda memberikan angin segar bagi pasangan Isran Noor – Hadi Mulyadi. Kelompok usia ini dikenal sebagai pemilih rasional yang mengutamakan integritas, kecerdasan, dan keberpihakan nyata kepada masyarakat. Dengan tingkat akseptabilitas dan elektabilitas yang tinggi, Isran Noor-Hadi Mulyadi diprediksi memiliki peluang besar untuk kembali memimpin Kalimantan Timur.

Keberhasilan Isran-Hadi dalam menjangkau berbagai kelompok usia, terutama generasi muda, mencerminkan relevansi program-program mereka dengan kebutuhan masyarakat. Dengan pencoblosan yang dijadwalkan pada 27 November 2024, dukungan luas dari generasi muda diperkirakan akan menjadi salah satu faktor penentu dalam pemilihan ini.

Kepemimpinan Isran Noor yang dikenal peduli, jujur, dan berwawasan luas telah mencuri perhatian masyarakat, khususnya dari Generasi Z dan Milenial. Didukung oleh survei yang kredibel dan peta elektoral yang menguntungkan, pasangan Isran-Hadi berada di posisi terdepan untuk kembali memimpin Kalimantan Timur dan melanjutkan program-program pembangunan yang telah dirintis sebelumnya.

Samarinda – Kepemimpinan Isran Noor saat menjadi Gubernur Kalimantan Timur terus menunjukkan dampak positif terhadap pembangunan ekonomi dan sosial di provinsi dengan julukan Benua Etam tersebut.

Data dari Badan Pusat Statistik Kalimantan Timur (BPS Kaltim) menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kalimantan Timur pada Agustus 2024 menurun menjadi 5,14 persen, turun 0,17 persen poin dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), jumlah angkatan kerja di Kalimantan Timur pada Agustus 2024 mencapai 2.083.469 orang, mengalami peningkatan signifikan sebesar 132.609 orang dibandingkan Agustus 2023. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga meningkat sebesar 1,50 persen poin, mencerminkan peningkatan keterlibatan masyarakat dalam pasar kerja.

Jumlah penduduk yang bekerja di Kalimantan Timur mencapai 1.976.447 orang pada Agustus 2024, bertambah sebanyak 129.152 orang dibandingkan Agustus 2023. Sektor konstruksi menjadi kontributor utama peningkatan lapangan kerja, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 29.078 orang.

Lebih dari separuh penduduk yang bekerja, yaitu sebanyak 1.139.987 orang (57,68 persen), berada di sektor formal, yang juga mengalami kenaikan sebesar 2,35 persen poin dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini mencerminkan perbaikan kualitas pekerjaan yang semakin mengarah pada stabilitas dan kesejahteraan.

Tidak hanya di sektor ketenagakerjaan, kinerja Isran Noor juga terlihat dari peningkatan surplus perdagangan Kalimantan Timur. Surplus perdagangan yang sebelumnya sebesar Rp201 triliun pada 2018 melonjak tajam menjadi Rp334 triliun pada 2023.

Hal ini menegaskan peran Kalimantan Timur sebagai salah satu daerah strategis dalam perekonomian nasional, terutama melalui sektor sumber daya alam seperti batu bara dan minyak bumi.

Selain itu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Timur mengalami lonjakan signifikan selama masa kepemimpinan Isran Noor. Dari Rp28 triliun pada 2018, APBD meningkat hampir tiga kali lipat menjadi Rp76 triliun pada 2023.

Peningkatan ini memberikan keleluasaan lebih bagi pemerintah daerah untuk membiayai berbagai program pembangunan, termasuk infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Ketua Tim Pemenangan Isran-Hadi, Iswan Priady, menyebutkan bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi Isran Noor bersama Hadi Mulyadi dalam membangun Kalimantan Timur.

“Hasil ini mencerminkan bahwa kepemimpinan Isran Noor tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Dari menekan pengangguran hingga meningkatkan surplus perdagangan, semua ini adalah buah dari kebijakan yang konsisten dan terarah,” ujar Iswan.

Keberhasilan dalam berbagai sektor ini menjadi modal politik yang kuat bagi Isran Noor dan Hadi Mulyadi dalam menghadapi Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur 2024. Dengan rekam jejak yang telah terbukti, pasangan ini dipandang sebagai pemimpin yang mampu membawa Kalimantan Timur menuju masa depan yang lebih cerah, terutama dengan peran strategis daerah ini sebagai lokasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

“Bersama Isran Noor, Kaltim menjadi salah satu provinsi kunci dalam perekonomian nasional dan kini berada di jalur yang tepat untuk mencapai pembangunan berkelanjutan,” pungkas Iswan Priady.

Samarinda – Kabar gembira bagi masyarakat Kalimantan Timur. Setelah sukses digelar di Balikpapan, KALTIM ONE FESTIVAL siap mengguncang Samarinda dengan serangkaian acara yang menarik. Festival yang digelar pada Sabtu, 23 November 2024, di GOR Segiri, ini menjadi ajang kreatifitas sekaligus hiburan yang dinanti-nanti.

KALTIM ONE FESTIVAL akan berlangsung mulai pukul 12.00 hingga 18.00 WITA dengan menghadirkan deretan artis papan atas dan bintang tamu ternama yang siap memanjakan para penggemar. Lebih menarik lagi, acara ini gratis untuk semua orang, cukup datang langsung tanpa perlu tiket masuk!

Bagi pecinta musik dan hiburan, KALTIM ONE FESTIVAL menghadirkan berbagai genre dan aksi panggung menarik. Kolaborasi yang menggebrak dunia musik Indonesia seperti Closehead x Praz Teguh, Cupi Cupita, Mala Agatha, Angga Dermawan, Stand Here Alone, DJ Pehol, hingga Herjunot Ali siap menghibur masyarakat provinsi yang berjulukan Benua Etam tersebut.

Ketua Tim Pemenangan Isran-Hadi, Iswan Priady, menjelaskan bahwa acara ini merupakan salah satu bentuk komitmen pasangan Isran Noor dan Hadi Mulyadi dalam mendukung kreativitas generasi muda Kalimantan Timur.

“KALTIM ONE FESTIVAL adalah wujud nyata perhatian Isran-Hadi terhadap aspirasi dan kreativitas anak muda. Acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang untuk merayakan keberagaman dan semangat berkarya,” ungkap Iswan.

Iswan menjelaskan dengan menyatukan seni, musik, dan hiburan, festival ini diharapkan menjadi wadah bagi anak muda untuk mengekspresikan kreativitas mereka sekaligus mempererat solidaritas di antara generasi muda Kaltim.

“Acara ini dipastikan akan menjadi pengalaman tak terlupakan bagi semua yang hadir. Ajak teman, keluarga, dan rekan kerja untuk menikmati suasana penuh kebahagiaan dan semangat positif,” pungkasnya.

Samarinda – Program Beasiswa Kaltim Tuntas yang digagas pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di bawah kepemimpinan Isran Noor dan Hadi Mulyadi dinilai sebagai solusi strategis untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.

Program ini tidak hanya memberikan peluang pendidikan kepada generasi muda, tetapi juga dianggap sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Pengamat Kebijakan Publik, Iradat Ismail, menyatakan bahwa Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT) yang digagas Isran Noor adalah salah satu inovasi paling signifikan yang mampu menjawab tantangan pendidikan di Kalimantan Timur. Menurutnya, program ini dirancang dengan memperhatikan berbagai aspek kebutuhan masyarakat, mulai dari aksesibilitas hingga keadilan bagi pelajar yang kurang mampu.

“Program ini tidak hanya menyasar siswa dari keluarga kurang mampu, tetapi juga memberikan perhatian khusus pada mahasiswa yang berprestasi. Langkah ini membuktikan bahwa pemerintah Kaltim memahami pentingnya membangun SDM berkualitas sebagai pondasi masa depan,” jelas Iradat.

Ia menambahkan bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk memajukan suatu daerah. Dengan keberadaan BKT, pelajar di Kaltim tidak perlu lagi khawatir tentang biaya pendidikan, terutama untuk jenjang perguruan tinggi.

Sejak diluncurkan, Beasiswa Kaltim Tuntas telah memberikan dampak signifikan. Ribuan pelajar dan mahasiswa telah merasakan manfaat dari program ini, baik melalui pembiayaan penuh pendidikan, bantuan biaya hidup, maupun pelatihan pengembangan diri.

Apalagi, bila sebelumnya anggaran Beasiswa Kaltim Tuntas ada di angka Rp1,3 triliun untuk membantu 214 ribu siswa, pada periode kedua nanti Isran Noor berjanji akan meningkatkan anggaran menjadi Rp2,5 triliun.

“Beasiswa ini memberikan rasa aman bagi para pelajar untuk mengejar mimpi mereka tanpa terkendala oleh biaya. Selain itu, bantuan biaya hidup juga sangat membantu siswa yang berasal dari daerah terpencil,” kata Iradat.

Program ini, menurut Iradat, juga memberikan dampak positif bagi peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) di Kalimantan Timur. Dalam beberapa tahun terakhir, IPM Kaltim menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, sebagian besar berkat perhatian serius terhadap sektor pendidikan.

Dengan ditetapkannya Kalimantan Timur sebagai lokasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, kebutuhan akan tenaga kerja terampil dan SDM unggul semakin mendesak. Program Beasiswa Kaltim Tuntas diharapkan dapat menjawab tantangan ini.

Iradat menilai bahwa pengembangan pendidikan melalui program seperti BKT adalah langkah cerdas untuk memastikan masyarakat Kaltim tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku aktif dalam pembangunan IKN.

“IKN membutuhkan SDM yang kompeten di berbagai bidang. Jika program ini terus berlanjut dan diperluas, maka generasi muda Kaltim akan siap mengambil peran penting dalam pembangunan ibu kota baru,” katanya.

Namun, keberhasilan program ini membutuhkan komitmen dan konsistensi. Pemerintah harus memastikan keberlanjutan Beasiswa Kaltim Tuntas agar dampaknya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan organisasi masyarakat, juga diperlukan untuk memperkuat pendanaan dan cakupan program.

“Beasiswa Kaltim Tuntas adalah solusi nyata untuk meningkatkan kualitas SDM di daerah. Tetapi, diperlukan pengelolaan yang transparan, tepat sasaran, dan evaluasi berkala agar program ini benar-benar memberikan dampak maksimal,” pungkas Iradat.

Dengan berbagai manfaat yang telah dirasakan masyarakat, Beasiswa Kaltim Tuntas tidak hanya menjadi program unggulan, tetapi juga harapan besar untuk mewujudkan Kalimantan Timur yang maju, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Samarinda – Survei terbaru Poltracking Indonesia memperkirakan Isran Noor akan menjadi pemenang dalam Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur 2024. Salah satu faktor utama yang mendukung popularitasnya adalah citra sebagai pemimpin yang bersih dari korupsi dan berintegritas tinggi.

Hasil survei menunjukkan bahwa publik menilai Isran Noor sebagai figur yang paling jujur, dapat dipercaya, dan bebas dari korupsi, dengan skor tertinggi sebesar 24,1%. Ia unggul jauh dibandingkan Rudy Mas’ud (14,6%), Hadi Mulyadi (9,6%), dan Seno Aji (2,1%).

Rekam jejak bersih ini menjadi salah satu alasan utama masyarakat memberikan dukungan penuh kepada Isran Noor.

“Masyarakat di semua daerah, termasuk Kalimantan Timur tentu menginginkan pemimpin yang bersih dan bebas dari korupsi. Sebab korupsi telah menjadi penyakit akut yang harus segera dibasmi,” kata Ketua Padepokan Hukum Indonesia (PHI), Musyanto.

“Dengan kepemimpinan seorang yang bebas dari korupsi kemajuan suatu wilayah akan lebih bisa diwujudkan. Dan bila Isran Noor dinilai sebagai pemimpin yang bersih dan bebas dari korupsi ini tentu bisa menjadi kekuatan dan daya tarik utama bagi pemilih,” lugasnya.

Selain itu, publik juga menganggap Isran Noor sebagai calon yang paling berpengalaman dalam memimpin, dengan 34,9% responden memberikan penilaian positif. Angka ini jauh melampaui Rudy Mas’ud (14,4%), Hadi Mulyadi (6,6%), dan Seno Aji (1,8%).

Selama periode kepemimpinan Isran Noor sebagai Gubernur dan Hadi Mulyadi sebagai Wakil Gubernur (2018–2023), kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Timur mencapai 70,5%. Dukungan terhadap Hadi Mulyadi juga solid, dengan tingkat kepuasan sebesar 68,7%.

Alasan utama kepuasan publik mencakup keberhasilan pembangunan infrastruktur (24,8%), program-program yang dinilai tepat sasaran (20,2%), pemberian bantuan yang konsisten (18,6%), serta keterlibatan langsung dalam masyarakat (8,9%).

Mayoritas publik (50,6%) mendukung Isran Noor mencalonkan diri kembali untuk periode kedua agar dapat melanjutkan program-program yang telah dirintisnya. Sebanyak 20,7% responden yakin bahwa Isran mampu menyelesaikan berbagai permasalahan di Kalimantan Timur, sementara 10,5% lainnya menilai kepribadian Isran, seperti kedekatan dengan rakyat dan sifat jujurnya, sebagai alasan utama.

Dalam simulasi surat suara pasangan calon gubernur-wakil gubernur, pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi memperoleh elektabilitas sebesar 52,9%, unggul signifikan atas pasangan Rudy Mas’ud-Seno Aji yang hanya meraih 38,4%.

Dari segi popularitas, Isran Noor mencatat angka tertinggi sebesar 78,4%, diikuti Hadi Mulyadi (62,2%), Rudy Mas’ud (60,4%), dan Seno Aji (48,6%). Akseptabilitas Isran Noor juga tertinggi, mencapai 65,1%, meninggalkan pesaing-pesaingnya.

Survei ini dilakukan pada akhir Oktober hingga awal November 2024 dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. Sampel terdiri dari 1.400 responden yang dipilih secara proporsional di 10 kabupaten/kota berdasarkan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2024.

Survei memiliki margin of error ±2,6% dengan tingkat kepercayaan 95%. Data dikumpulkan melalui wawancara tatap muka oleh pewawancara terlatih menggunakan teknologi aplikasi.