Denny Indrayana: Jika Saya Jadi Presiden Prabowo, Gagal Berantas Korupsi Saya Siap Mundur Setelah Dua Tahun

  • Bagikan
Pakar hukum tata negara Denny Indrayana

MoneyTalk.id, Jakarta – Pakar hukum tata negara Denny Indrayana kembali menyampaikan kritik sekaligus gagasan terkait pemberantasan korupsi di Indonesia melalui unggahan terbarunya di media sosial. Denny menekankan bahwa seorang presiden harus memberikan teladan nyata dalam memerangi korupsi.

Menurut Denny, komitmen pemberantasan korupsi tidak cukup hanya diwujudkan melalui pidato atau janji politik, tetapi harus dibuktikan dengan keberanian mempertaruhkan jabatan apabila target tersebut gagal dicapai.

“Saya memberi contoh pemberantasan korupsi dari diri saya sendiri. Jika gagal saya siap mundur,” tulis Denny dalam unggahannya, Kamis (23/7/2026).

Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM itu bahkan mengusulkan slogan yang dinilainya mencerminkan keseriusan seorang pemimpin dalam memberantas korupsi.

“Gagal berantas korupsi, Prabowo BUKAN PRESIDEN DUA PERIODE, tapi PRESIDEN DUA TAHUN SAJA!”

Pernyataan tersebut merupakan bagian dari rangkaian gagasan Denny mengenai langkah-langkah yang menurutnya perlu dilakukan apabila Presiden Prabowo Subianto ingin membuktikan komitmennya terhadap agenda pemberantasan korupsi.

Unggahan itu segera menjadi perhatian warganet dan memicu beragam tanggapan. Sebagian menilai usulan tersebut sebagai bentuk dorongan agar pemerintah menunjukkan komitmen yang lebih kuat terhadap pemberantasan korupsi, sementara sebagian lainnya menganggapnya sebagai kritik politik terhadap pemerintahan saat ini.

Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana maupun pemerintah terkait pernyataan Denny Indrayana tersebut.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *