Gus Umar Soroti Tahlilan di Jalan Rumah Jokowi, Pertanyakan Tujuan dan Maknanya

  • Bagikan

MoneyTalk, Jakarta – Sejumlah pernyataan kritis kembali disampaikan oleh aktivis Nahdlatul Ulama, Umar Hasibuan (Gus Umar), terkait kegiatan tahlilan yang dilakukan di jalan sekitar kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Melalui pernyataannya, Gus Umar mengaku heran dengan praktik tersebut dan mempertanyakan tujuan serta pesan yang ingin disampaikan oleh para pendukung Jokowi.

“Astagfirullah, makin aneh saja orang-orang yang mendukung Jokowi ini. Tahlilan untuk apa? Dan kenapa dilakukan di jalan rumah Jokowi? Ada apa dengan mereka ini?” ujar Gus Umar di akun media sosialnya, Sabtu (14/2/2026).

Pernyataan itu memicu beragam respons dari masyarakat. Sebagian menilai kritik tersebut sebagai bentuk keprihatinan terhadap penggunaan simbol-simbol keagamaan dalam ruang publik yang berpotensi menimbulkan tafsir politis. Namun, ada pula yang memandang kegiatan tahlilan sebagai ekspresi doa dan solidaritas yang lazim dalam tradisi keagamaan masyarakat Indonesia, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara tahlilan mengenai tujuan kegiatan tersebut. Sementara itu, perbincangan di media sosial terus berkembang, memperlihatkan perbedaan pandangan masyarakat terhadap batas antara ekspresi religius dan aktivitas bernuansa politik.

Situasi ini menunjukkan bahwa figur publik seperti Jokowi tetap menjadi pusat perhatian, bahkan setelah tidak lagi menjabat, serta menegaskan bahwa ruang publik Indonesia masih sangat sensitif terhadap pertemuan antara agama, budaya, dan politik

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *