21 Oktober 2026

Blog

JAKARTA, MoneyTalk – PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank), sebagai bank digital yang melayani segmen ritel dan UMKM, membukukan peningkatan profitabilitas sebesar 491% pada kuartal pertama 2023.

Amar Bank terus optimis untuk dapat meningkatkan kinerja positifnya sepanjang tahun, tercermin dari laba bersih kuartal pertama sebesar Rp 34.43 miliar.

Presiden Direktur Amar Bank, Vishal Tulsian menyatakan, “Pemenuhan modal inti minimal Rp 3.1 triliun pada Desember 2022 terbukti telah memperkuat fondasi Amar Bank dalam meningkatkan pertumbuhan dan menyediakan solusi keuangan digital yang inovatif di tahun 2023.

Lebih lanjut, peningkatan laba yang signifikan di kuartal pertama ini merupakan langkah ke depan yang positif bagi Amar Bank untuk mempertahankan momentum profitabilitas yang lebih kuat dan memberikan dampak sosial yang positif kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang unbanked dan underbanked.”

Total aset Amar Bank juga meningkat sebesar 5,73% dibandingkan kuartal sebelumnya, dengan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 6,16% dan mencapai total kredit sebesar Rp2.40 triliun dibandingkan posisi 31 Desember 2022.

Pertumbuhan aset tersebut tak lepas dari keberhasilan Tunaiku, platform pinjaman digital unggulan dari Amar Bank, yang memberikan kontribusi sebesar 71,55% dari total penyaluran kredit atau setara dengan Rp 1.72 triliun dari total kredit.

Prospek positif ini menjadi pertanda yang baik bagi rencana Amar Bank untuk terus memperluas penyaluran kredit sepanjang tahun 2023, mendukung pertumbuhan kesehatan finansial dan inklusi keuangan bagi individu dan UMKM.

Pada kuartal pertama, Amar Bank mengalami peningkatan pada sisi Pendanaan, khususnya pertumbuhan dana pihak ketiga sebesar Rp 208 miliar yang meningkat 20,70% secara quarter-on-quarter.

Peningkatan giro dan tabungan sebesar 4,39% QoQ sebagai komponen pendanaan, menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap Amar Bank, khususnya pada produk perbankan digitalnya.

Menurut David Wirawan, Senior Vice President Finance Amar Bank, bank telah kembali bangkit dan berhasil meraih laba sebesar Rp34.43 miliar selama kuartal pertama tahun 2023. Pencapaian ini didukung oleh penurunan rasio BOPO yang signifikan sebesar 25,84%.

Selain itu, Amar Bank terus menjaga efektivitas pengelolaan kualitas aset dengan menerapkan prosedur penilaian risiko yang hati-hati. Sebagai hasilnya, Amar Bank mencatatkan rasio NPL sebesar 1,84% pada kuartal pertama 2023, jauh di bawah ketentuan regulator sebesar 5%.

Seiring dengan pemulihan ekonomi di Indonesia, Amar Bank terus berkomitmen untuk mempertahankan kinerja positif dan menyediakan layanan keuangan digital yang inovatif guna meningkatkan kualitas hidup individu dan UMKM, terutama mereka yang unbanked dan underbanked, melalui kesehatan finansial dan inklusi keuangan yang berdampak.

JAKARTA, MoneyTalk – Setiap penyelenggara fintech lending atau pinjol di Indonesia, wajib terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Oleh karena itu, Penting memastikan legalitas penyedia pinjaman online legal (pinjol) agar tidak terjebak pinjol ilegal.

Cara Cek Pinjol
Dengan memerika di OJK, kita bisa mengetahui apakah aplikasi pinjaman online itu ilegal atau tidak. Bagaimana cara mengecek pinjol legal bisa dilakukan dengan 3 cara. Apa saja ya?

Website OJK
Cara mengecek pinjol legal yang terdaftar melalui laman OJK:

Akses laman OJK di alamat www.ojk.go.id/id/kanal/iknb/financial-technology/Default.aspx
Buka laman OJK di www.ojk.go.id, pilih menu IKNB, kemudian pilih Finctech di kanan bawah

WhatsApp OJK
Anda juga bisa mengecek legalitas pinjol melalui WhatsApp (WA) resmi OJK. Berikut caranya:

Simpan nomor WhatsApp resmi OJK 081-157-157-157
Buka aplikasi WhatsApp dan buka kontak OJK yang telah tersimpan
Ketik nama pinjol yang ingin dicek.
Misalnya “pinjol.com”

Kemudian kirim pesan
Tunggu hingga bot selesai menelusuri dan memberikan jawaban terkait status pinjol tersebut di OJK

Telepon 157 atau e-mail
Pengecekan bisa dilakukan melalui surat elektronik (e-mail) waspadainvestasi@ojk.go.id atau melalui kontak resmi OJK di nomor 157.

JAKARTA, MoneyTalk – Wakil Ketua DPR RI bidang Koordinator Kesejahteraan Rakyat Abdul Muhaimin Iskandar mendukung Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan terkait kebijakan terbaru investasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Luhut diketahui menolak permintaan China yang bersikeras ingin Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi penjamin pinjaman utang proyek KCJB.

“Saya kira bagus (keputusan Luhut menolak permintaan China jadikan APBN sebagai penjamin utang KCJB). Resikonya terlalu besar kalau sampai APBN kita tersandera,” kata pria yang akrab disapa Gus Muhaimin dalam keterangan yang diterima.

Politisi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan, pemerintah harus lebih tegas dan memastikan proyek KCJB benar-benar business to business (B2B), sehingga seharusnya tidak membebani APBN sama sekali.

“Yang perlu dipastikan itu proyek KCJB seharusnya B2B, saya kira cukup lah dana PMN disuntikkan, jangan lagi bebani APBN lagi sebagai penjamin utang,” tegas Gus Muhaimin.

Gus Muhaimin menambahkan, jika APBN digunakan sebagai penjamin utang proyek KCJB maka fiskal akan terbebani hingga puluhan tahun untuk membayar beban utang proyek itu.

“Padahal kita tahu masih banyak diperlukan investasi, proyek-proyek besar di daerah-daerah yang saat ini masih berjalan. Jadi pada intinya hindari betul APBN kita jadi jaminan utang, jangan sampai tersandera,” tukas Gus Muhaimin.

Diketahui Sebelumnya, China Development Bank (CDB) disebutkan meminta adanya jaminan melalui APBN untuk memberikan pinjaman yang digunakan untuk membayar pembengkakan biaya (cost overrun) KCJB, yang kemudian ditolak oleh Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan.

“Masih ada masalah psikologis, kemarin mereka (China) mau dari APBN, tetapi kita jelaskan kalau dari APBN itu prosedurnya jadi panjang makanya mereka juga sedang pikir-pikir. Kami dorong melalui PT PII karena ini struktur yang baru dibuat pemerintah Indonesia sejak 2018,” Luhut kepada media.

JAKARTA, MoneyTalk – Setelah resmi diperkenalkan kehadapan publik Indonesia bulan November 2022 lalu, kini PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) secara resmi umumkan harga dan distribusikan sepeda motor sport adventure terbarunya yaitu Suzuki V-STROM 250SX untuk pasar Indonesia.

Suzuki menawarkan V-STROM 250SX dengan harga Rp59.500.000,- (harga rekomendasi on the road DKI Jakarta, terdapat perbedaan harga pada wilayah lain).

Diawali sejak tanggal 18 April 2023, SIS akan memenuhi permintaan dan pemesanan pelanggan secara bertahap ke seluruh jaringan Suzuki di Indonesia, dimulai dengan pemenuhan konsumen di wilayah Jabodetabek.

Suzuki V-STROM 250SX mampu tampil sebagai “Lightweight Versatile Crossover” mulai dari perjalanan perkotaan hingga jalan beraspal yang berkelok-kelok dan jalur tanah.

Suzuki V-STROM 250SX menaklukan semuanya dengan mudah sebagai anggota keluarga dari V (versatile) Strom (stream and storm) di dunia.

Suzuki V-STROM 250SX hadir dengan ketangguhan, sporty, dan kenyamanan dalam satu paket.

Dalam kondisi berkendara di perkotaan, Suzuki Oil Cooling System (SOCS) menjaga mesin tetap dingin saat cuaca panas untuk menambah ketenangan pikiran, sasis yang ramping dan gesit membuatnya mudah digunakan kemanapun, dan short-style dual-exit muffler dan separate seat memberikan tampilan sporty bagi pengendara seperti yang diinginkan.

Di jalan tanah datar yang tidak beraspal, roda depan berukuran 19 inci dan ground clearance yang cukup menambah rasa stabilitas berkendara, sementara windscreen fungsional dan knuckle cover juga menjadikannya sebagai pasangan yang ideal untuk turing.

Ketika datang untuk membawa penumpang atau barang bawaan, V-STROM 250SX unggul dengan rear carrier yang praktis dan juga berfungsi sebagai pegangan. Sangat mampu berkeliling kota untuk menyelesaikan sesuatu, lalu berkemas untuk berpetualang di akhir pekan.

Bahkan ketika jalan antara titik A dan titik B berbeda-beda, V-STROM 250SX memiliki apa yang diperlukan untuk mendapatkan pengendara di mana mereka ingin pergi dengan gaya dan kenyamanan, dan memiliki waktu yang tepat melakukannya. Memperluas wawasan, membuat rutinitas menjadi menyenangkan, dan memperkaya setiap berkendara adalah inti dari V-STROM 250SX.

“V-STROM 250SX dibekali dengan mesin single cylinder dengan 4 valve, oil-cooled dan SOHC (single overhead camshaft) yang menghasilkan kerja throttle yang yang nyaman dengan karakter penuh torsi pada RPM rendah,” kata Teuku Agha, 2W Sales & Marketing Department Head PT SIS.

“Karakter mesinnya akan sangat bermanfaat di jalan yang kasar. Saatnya bagi siapapun untuk bisa ikut merasakan pengalaman dan petualangan baru lewat V-STROM 250SX yang telah kami pasarkan secara resmi di Indonesia” terangnya.

JAKARTA, MoneyTalk – PT Merdeka Battery Materials Tbk (kode saham: MBMA), perusahaan yang melaksanakan hilirisasi dalam rantai nilai baterai kendaraan bermotor listrik, resmi mencatatkan saham perdananya atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Total saham yang dilepas melalui IPO ini sebanyak 11.549.999.900 saham baru yang dikeluarkan dari portepel perusahaan atau dari total saham, MBMA meraup sekitar Rp 9,2 triliun dengan nilai kapitalisasi pasar saham mencapai Rp 85,9 triliun. MBMA menjadi emiten ke – 34 di BEI pada 2023.

Selama proses penawaran umum, minat investor di porsi penjatahan terpusat cukup tinggi hingga terjadi kelebihan permintaan atau oversubscribed sebanyak 19,9 kali.

Besarnya minat investor terhadap saham MBMA ini membuat perusahaan menerbitkan tambahan sebanyak 549.999.900 saham baru.

“Kami bersyukur IPO MBMA dapat berjalan dengan lancar dan sukses mendapatkan dukungan dari berbagai investor institusi baik dari dalam maupun luar negeri. Aksi korporasi ini sangat penting untuk mewujudkan visi MBMA sebagai pemain global yang terintegrasi secara vertikal dalam rantai nilai mineral strategis dan bahan baku baterai kendaraan bermotor listrik,” kata Presiden Direktur MBMA Devin Ridwan.

MBMA berencana menggunakan dana hasil IPO antara lain untuk membiayai pembangunan dan pengembangan sejumlah proyek pemrosesan nikel seperti fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL) I tahap I dengan kapasitas 60.000 ton per tahun untuk menghasilkan material dalam rantai nilai bahan baku baterai kendaraan bermotor listrik.

Sebagian lainnya akan digunakan untuk memperkuat modal kerja anak usaha, diantaranya PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) yang merupakan perusahaan tambang nikel dengan salah satu sumber daya terbesar di dunia dalam hal kandungan nikel.

Saat ini SCM memiliki sumber daya lebih dari 1,1 miliar bijih dry metric tonne yang mengandung 13,8 juta ton nikel dengan kadar 1,22% Ni dan 1,0 juta ton kobalt pada kadar 0,08% Co. Kapasitas produksi tambang SCM diperkirakan akan mencapai 14,6 juta wet metric tonnes pada 2024. MBMA juga akan memakai dana IPO untuk melunasi pinjaman.

David Agus, Direktur PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk selaku salah satu Penjamin Emisi, mengatakan sebagian besar saham MBMA dialokasikan kepada investor institusi.

Namun, antusiasme investor ritel dalam IPO ini yang mencapai lebih dari 33.000 pemesan sangat menggembirakan bagi industri pasar modal dan energi terbarukan di Indonesia. Besarnya minat investor untuk terlibat dalam IPO MBMA ini sudah terlihat sejak penawaran awal.

“Besarnya penawaran saham yang masuk menandakan bahwa investor juga sangat optimistis dengan prospek bisnis hilirisasi tambang nikel dan pengembangan rantai nilai bahan baku Electric Vehicle (EV) battery atau baterai kendaraan bermotor listrik yang dikembangkan oleh MBMA. IPO MBMA ini sejalan dengan momentum global yang mendorong lebih banyak penggunaan energi bersih, termasuk penggunaan EV battery,” kata David.

MBMA telah mengoperasikan smelter RKEF yang memproduksi Nickel Pig Iron (NPI) dengan kapasitas terpasang produksi agregat mencapai 38.000 Ni per tahun per 30 September 2022.

Setelah pembangunan atau komisioning smelter RKEF baru, tambang SCM dan proyek AIM I, MBMA diproyeksikan menghasilkan 88.000 Ni per tahun dan 1,2 juta ton asam per tahun.

Devin menjelaskan MBMA akan terus membangun dan mengembangkan berbagai proyek yang merupakan rantai nilai hilirisasi nikel hingga menjadi bahan baku EV battery.

Pengoperasian dan pengembangan berbagai proyek strategis tersebut melibatkan berbagai grup bisnis yang merupakan pemain global terdepan dalam rantai nilai baterai kendaraan bermotor listrik, seperti grup Tsingshan, Huayou, serta CATL.

Didukung oleh PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sebagai induk usaha yang memiliki pengalaman matang dalam pengembangan proyek pertambangan yang signifikan, MBMA memiliki komitmen kuat untuk menjalankan proses bisnis sesuai dengan prinsip tata kelola Environmental, Social and Governance atau ESG. Dalam menjalankan usaha, MBMA senantiasa mengikuti regulasi yang ditetapkan oleh Pemerintah.

“Keberlanjutan adalah landasan bisnis kami. Kami meyakini bahwa keberlanjutan perusahaan kami tidak hanya bergantung pada bisnis yang efisien dan menguntungkan, tetapi juga pada kesehatan dan keselamatan kerja karyawan, pengelolaan lingkungan hidup yang baik, hubungan yang harmonis dengan semua pemangku kepentingan, juga kontribusi signifikan kami kepada kesejahteraan masyarakat,” jelas Devin.

JAKARTA, MoneyTalk – Kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) sebesar US$6 per MMBTU kepada tujuh industri yang diberlakukan Pemerintah sejak 2020, memberikan dampak positif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing industri nasional, baik dari sisi perpajakan maupun penyerapan tenaga kerja.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji di Jakarta, menyampaikan sesuai dengan pemaparannya di Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI pada tanggal 11 April 2023, pada periode 2020-2021 ketika kebijakan HGBT diimplementasikan, terdapat peningkatan pendapatan perpajakan sebesar 20% dari industri penerima kebijakan HGBT dengan pendapatan pajak sebesar 15,3 triliun rupiah pada tahun 2021.

Padahal ketika itu, dunia masih mengalami pandemi Covid-19 di mana kegiatan industri juga mengalami pelemahan.

Secara sektoral, industri sarung tangan karet dan keramik merupakan dua sektor yang mengalami pertumbuhan perpajakan yang positif pada tahun 2019-2020.

Pada tahun 2021, seluruh sektor industri penerima kebijakan HGBT mencatatkan pertumbuhan perpajakan yang bernilai positif. Peningkatan terbesar berasal dari sektor sarung tangan karet, yang mengalami peningkatan hingga 3,5 kali.

Dari sisi tenaga kerja, baik tenaga kerja langsung maupun tidak langsung, terdapat peningkatan jumlah tenaga kerja pada tahun 2019-hingga 2021 pada industri penerima kebijakan HGBT.

Pada tahun 2020, terdapat peningkatan jumlah tenaga kerja sebesar 4.532 orang atau 1% apabila dibandingkan dengan tahun 2019. Kemudian, pada tahun 2021 jumlah tenaga kerja meningkat sebesar 7% atau sebesar 8.561 orang apabila dibandingkan dengan tahun 2020.

Sektor oleokimia, sarung tangan karet dan keramik merupakan sektor yang mengalami peningkatan jumlah tenaga kerja pada setiap tahun mulai 2019 hingga 2021.

Industri keramik merupakan industri penerima kebijakan HGBT yang mencatatkan peningkatan penyerapan tenaga kerja terbesar apabila dibandingkan dengan industri penerima kebijakan HGBT lainnya.

“Data-data tersebut semakin mengukuhkan peran migas dalam kebijakan HGBT ini sebagai menjadi modal pembangunan nasional, tidak hanya sebagai salah satu sumber penerimaan negara saja,” kata dia.

Data mengenai peningkatan pendapatan perpajakan dan penyerapan tenaga kerja dari industri penerima kebijakan HGBT tersebut, bersumber dari Kementerian Perindustrian dan diolah oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi Masyarakat, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI).

Mengenai implementasi volume gas bumi untuk industri tertentu, Tutuka menjelaskan, pada tahun 2020 yaitu periode April hingga Desember 2020, jumlah penyerahan harian pasokan gas bumi tertentu sebesar 1.197,82 BBTUD sesuai Kepmen ESDM No.89/2020, baik langsung dari KKKS maupun melalui BU Niaga Gas Bumi.

Sementara untuk tahun 2021, jumlahnya penyerahan harian pasokan gas bumi untuk sektor industri tertentu meningkat dari 1.197,82 BBTUD menjadi 1.241,01 BBTUD melalui revisi Kepmen ESDM Nomor 89/2020 menjadi Kepmen ESDM Nomor 134/2021 dengan realisasi 87,06%.

Pada tahun 2022, jumlahnya meningkat menjadi 1.253,81 BBTUD sesuai Kepmen ESDM Nomor 134/2021 dengan realisasi hingga Desember 2022 sebesar 81,38%.

JAKARTA, MoneyTalk – PT United Tractors Tbk (”Perseroan”) mengumumkan laporan keuangan konsolidasian sampai triwulan pertama tahun 2023.

Perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp34,9 triliun atau naik sebesar 25% dari Rp28,0 triliun pada periode yang sama di tahun 2022.

Seiring dengan peningkatan pendapatan bersih, laba bersih Perseroan meningkat 23% menjadi Rp5,3 triliun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp4,3 triliun.

Masing-masing segmen usaha, yaitu: Kontraktor Penambangan, Mesin Konstruksi, Pertambangan Batu Bara, Pertambangan Emas, Industri Konstruksi, dan Energi secara berturut-turut memberikan kontribusi sebesar 33%, 31%, 30%, 5%, 1%, dan kurang dari 1% terhadap total pendapatan bersih konsolidasian.

Segmen Usaha Mesin Konstruksi
Segmen usaha Mesin Konstruksi mencatat peningkatan penjualan alat berat Komatsu sebesar 6% menjadi 1.791 unit dibandingkan tahun lalu sebesar 1.694 unit. Berdasarkan riset pasar internal, Komatsu memimpin pangsa pasar alat berat sebesar 32%. Pendapatan Perseroan dari penjualan suku cadang dan jasa pemeliharaan alat juga mengalami peningkatan sebesar 24% menjadi Rp3,0 triliun.

Penjualan Scania mengalami peningkatan dari dari 62 unit menjadi 218 unit, sedangkan penjualan produk UD Trucks turun dari 127 unit menjadi 89 unit. Penurunan penjualan UD Trucks disebabkan oleh adanya kendala pasokan produk dari prinsipal. Secara total, pendapatan bersih dari segmen usaha Mesin Konstruksi meningkat sebesar 10% menjadi Rp10,6 triliun dibandingkan periode yang sama tahun 2022.

Segmen Usaha Kontraktor Penambangan
Segmen usaha Kontraktor Penambangan dioperasikan oleh PT Pamapersada Nusantara (PAMA). Sampai dengan bulan Maret 2023, Kontraktor Penambangan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp11,7 triliun, naik 38% dari Rp8,5 triliun. PAMA mencatat peningkatan volume produksi batu bara sebesar 12% dari 24 juta ton menjadi 27 juta ton, dan volume pekerjaan pemindahan tanah (overburden removal) sebesar 19% dari 207 juta bcm menjadi 246 juta bcm, dengan rata-rata stripping ratio sebesar 9,2x meningkat dari 8,7x.

Segmen Usaha Pertambangan Batu Bara
Segmen usaha Pertambangan Batu Bara dijalankan oleh PT Tuah Turangga Agung (TTA). TTA mengoperasikan dua tambang batu bara termal: PT Asmin Bara Bronang (ABB) and PT Telen Orbit Prima (TOP), serta satu tambang batu bara metalurgi: PT Suprabari Mapanindo Mineral (SMM).

Sampai dengan bulan Maret 2023 total penjualan batu bara mencapai 3,0 juta ton, termasuk 0,7 juta ton batu bara metalurgi, atau sedikit meningkat dibandingkan triwulan pertama tahun 2022. Didorong dengan meningkatnya rata-rata harga jual batu bara, pendapatan segmen usaha Pertambangan Batu Bara meningkat sebesar 39% menjadi Rp10,5 triliun dari Rp7,6 triliun di periode yang sama pada tahun 2022.

Segmen Usaha Pertambangan Emas
Segmen usaha Pertambangan Emas dijalankan oleh PT Agincourt Resources (PTAR) yang mengoperasikan tambang emas Martabe di Sumatera Utara.

Sampai dengan bulan Maret 2023, total penjualan setara emas dari Martabe mencapai 59 ribu ons, turun 21% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2021 sebesar 74 ribu ons. Penurunan penjualan emas tahun ini dimaksudkan agar PTAR dapat fokus pada rencana jangka panjang dan untuk meningkatkan keberlanjutan tambang. Pendapatan bersih segmen usaha Pertambangan Emas turun 14% dari Rp2,0 triliun menjadi Rp1,7 triliun.

Segmen Usaha Industri Konstruksi
Segmen usaha Industri Konstruksi dijalankan oleh PT Acset Indonusa Tbk (ACSET). Sampai dengan bulan Maret 2023, Industri Konstruksi membukukan pendapatan bersih sebesar Rp345 miliar, naik 26% dari Rp274 miliar pada periode yang sama tahun 2022. ACSET membukukan rugi bersih sebesar Rp30 miliar, lebih tinggi dibandingkan rugi bersih sebesar Rp25 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Peningkatan kerugian di ACSET terutama disebabkan oleh biaya pembiayaan yang lebih tinggi.

Segmen Usaha Energi
Sejalan dengan strategi pengembangan usaha di sektor energi yang ramah lingkungan, Perseroan telah menetapkan bisnis Energi Baru dan Terbarukan sebagai salah satu strategi transisi Perseroan. Untuk mempercepat pengembangan EBT, pada akhir tahun 2021 seluruh bisnis energi dalam grup dikonsolidasikan melalui PT Energia Prima Nusantara (EPN). Sampai dengan bulan Maret 2023, EPN telah memasang Rooftop Solar PV mencapai 6,2 MWp di group UT dan Astra.

Perseroan saat ini mengoperasikan satu Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) yaitu PLTM Kalipelus berkapasitas 0,5 MW di Jawa Tengah, dan dalam proses membangun pembangkit listrik tenaga minihidro lainnya yakni PLTM Besai Kemu di Lampung, Sumatra. PLTM Besai Kemu yang memiliki kapasitas sebesar 7 MW diperkirakan akan beroperasi pada tahun 2023. Selain itu, Perseroan juga menargetkan beberapa proyek pembangkit listrik tenaga minihidro di area Sumatra dengan total potensial kapasitas lebih dari 20 MW.

Pada bulan Agustus 2022, Perseroan melalui anak usaha melakukan investasi pada PT Arkora Hydro Tbk (Arkora) dengan kepemilikan saham sebesar 31,49%. Arkora saat ini mengoperasikan dua PLTM, yaitu PLTM Cikopo 2 di Jawa Barat dengan kapasitas 7,4 MW dan PLTM Tomasa 10 MW di Sulawesi Tengah.

Arkora juga sedang membangun dua PLTM, yaitu PLTM Koro Yaentu berkapasitas 10 MW dan PLTM Kukusan 2 berkapasitas 5,4 MW yang masing-masing diperkirakan akan beroperasi pada tahun 2023 dan 2025. Setelah kedua PLTM ini beroperasi nanti, Arkora akan memiliki pembangkit listrik dengan total kapasitas terpasang sebesar 32,8 MW.

Perseroan juga berencana melakukan pengembangan proyek energi terbarukan lainnya seperti solar PV, geothermal, wind power dan waste-to-energy. Proyek-proyek ini konsisten dengan strategi Perseroan untuk meningkatkan kompetensi di berbagai potensi energi terbarukan dalam rangka mencapai portofolio bisnis yang berkelanjutan.

JAKARTA, MoneyTalk – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menegaskan bahwa isu perubahan iklim menjadi prioritas dalam strategi pembangunan Indonesia.

Hal itu disampaikan Menkeu dalam diskusi panel Center for Global Development (CGD) bersama Jin Liqun (President and Chair of the Board of Directors, Asian Infrastructure Investment Bank) serta dipandu oleh Masood Ahmed (President CGD).

Dalam acara yang merupakan rangkaian kunjungan kerja di Washington DC tersebut, Menkeu berdiskusi mengenai hubungan antara negara-negara berpendapatan menengah dengan institusi MDB (Multilateral Development Bank (MDB) untuk bisa mendukung mitigasi perubahan iklim dan strategi pembangunan masing-masing negara.

Seperti banyak negara berkembang lainnya, Indonesia punya hubungan cukup panjang dengan MDB, termasuk salah satunya Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).

Namun, krisis perubahan iklim membuat sejumlah negara lebih berfokus untuk memitigasi dampak isu tersebut terhadap lingkungan dan mengejar Green Growth dengan cara mengurangi kemiskinan, memastikan inklusi sosial, kelestarian lingkungan, dan efisiensi sumber daya.

Pada kesempatan tersebut, Menkeu mengatakan saat ini pemerintah terus berupaya mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, rendah karbon, serta resisten terhadap dampak perubahan iklim.

“Oleh karenanya, isu perubahan iklim harus kita masukkan sebagai inti dari kerangka kerja sama dan strategi kemitraan dengan MDB. Tanpa kepedulian kita terhadap lingkungan, target pertumbuhan ekonomi dan pengentasan kemiskinan tentunya akan jauh lebih sulit untuk diwujudkan”, ujarnya.

JAKARTA, MoneyTalk – Dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan Belanda, Sigrid Kaag, Menkeu Sri Mulyani menyatakan Belanda dan Indonesia sepakat untuk memperkuat penerapan Keuangan Transisi.

Menurut Menkeu, Keuangan transisi memiliki peran penting bagi banyak negara dunia.

“Tidak hanya membantu mendekarbonisasi ekonomi, keuangan transisi juga memperkuat pertumbuhan dan perkembangan ekonomi negara yang menerapkannya. Oleh karena itu, Indonesia terus memantau setiap progres dari agenda ini”, ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya juga membahas tindak lanjut dari upaya mengatasi perubahan iklim mengingat Menkeu Sigrid Kaag baru saja mengemban tanggung jawab sebagai Co-Chair Koalisi Menteri Keuangan untuk Aksi Iklim periode 2023 – 2025.

“Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengolaborasikan Koalisi dengan G20, di mana isu transisi hijau dan kebijakan untuk memobilisasi sumber pendanaan swasta dapat berkontribusi pada prioritas agenda Keuangan Berkelanjutan dalam keketuan G20 India”, jelas Sri Mulyani.

JAKARTA, MoneyTalk – Indonesia berhasil meraih peringkat pertama negara dengan ekonomi terbesar di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) saat ini. PDB yang dihasilkan Indonesia diperkirakan mencakup sepertiga total PDB ASEAN.

Adapun PDB ASEAN memiliki nilai total sebesar 3.9 Triliun dolar AS sepanjang 2021 atau sekitar 3,6% dari PDB global. Bagi Indonesia sendiri, PDBnya berada di angka 1.390 miliar dolar AS.

Sumber: @IndonesiaBaik.id