Hanguskan Kuota, Hilangkan Triliunan, Diam-diam Saham Naik Tajam: Siapa Awasi BEI?

  • Bagikan

MoneyTalk, Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) kini disorot publik bukan karena prestasi transparansi, mempertanyakan integritas pengawasan terhadap emiten-emiten besar, dari sektor telekomunikasi.

Lewat serangkaian permintaan klarifikasi berbasis audit negara dan dokumen publik, IAW (Indonesian Audit Watch) menantang BEI untuk menunjukkan nyali regulasinya. Jika tidak, publik berhak curiga bahwa bursa kita bukan lagi tempat pertemuan pasar modal sehat, melainkan arena “permainan terselubung” yang mengabaikan etika, moral, dan regulasi.

Kuota Internet Hangus, Tapi Uangnya ke Mana?

IAW mempertanyakan nasib uang masyarakat dari kuota internet prabayar yang hangus setiap bulannya. Jumlahnya bisa mencapai triliunan rupiah per tahun. Namun, tidak satu pun dari emiten telekomunikasi Telkom (TLKM), Indosat (ISAT), XL Axiata (EXCL), Smartfren (FREN) yang secara jelas mengungkapnya dalam laporan keuangan.

“Apakah ini pelanggaran prinsip materialitas menurut PSAK 23 dan IFRS 15? Jika ya, mengapa BEI diam saja?” ujar Iskandar Sitorus, Sekretaris Pendiri IAW.

IAW menuntut agar BEI mewajibkan disclosure atas “nilai yang dibayar tapi hangus sepihak”, sebagai bentuk perlindungan hak konsumen, sekaligus penertiban moral korporasi digital. Tak main-main, IAW juga mendorong kemungkinan restitusi publik dan class action bagi jutaan pelanggan yang merasa dirugikan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *