GEMAH Desak Kejati DKI Usut Dugaan Korupsi Anggaran Acara Pameran Luar Negeri Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta

  • Bagikan

MoneyTalk, Jakarta – Ketua Forum Gerakan Mahasiswa Hukum (GEMAH), Badrun Atnangar mendesak Kejati DKI Jakarta untuk segera mengusut dugaan korupsi Kepala Dinas PPUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo terkait Anggaran pengadaan Penyelenggaraan Acara Partisipasi Pameran Luar Negeri yang diadakan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta.

“Lelang Penyelenggaraan Acara Partisipasi Pameran Luar Negeri tahun anggaran 2022 dan tahun 2023 sangat mencurigakan, diduga karena ada permainan lelang yang mengemaskan dan berpotensi merugikan keuangan APBD,” kata Ketum GEMAH, Badrun Atnangar dalam keteranganya kepada wartawan Selasa, (11/11/2025).

“Kemudian masa pemenang lelang Penyelenggaraan Partisipasi Pameran Luar Negeri yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, yang menang lelang perusahaan itu-itu lagi,” ujar Badrun.

“Dan pemenang lelang setiap tahun di Dinas PPKUKM DKI itu adalah perusahaan PT. Multi Taruna Sejati. Pada tahun 2022, PT. Multi Taruna Sejati yang beralamat di Jalan Cempaka Putih Barat 24/ 2. RT.005/ 007, Jakarta Pusat,” ungkap Badrun.

“Kemudian pada tahun 2023 perusahaan PT. Multi Taruna Sejati menang lelang lagi. Dan langsung pindah alamat kantor ke gedung Wisma 46 BNI Lantai 48, Jalan Jenderal Sudirman Kav 1 DKI Jakarta,” lanjut Badrun.

Badrun menilai sudah jelas Proyek Penyelenggaraan Acara Partisipasi Pameran Luar Negeri dari APBD DKI Jakarta serasa hanya milik PT. Multi Taruna Sejati saja, Dan Perusahaan-perusahaan lain yang ikut lelang dikalahkan.

“Dan yang paling aneh dan janggal itu, Setiap tahun Kompetitor perusahaan PT. Multi Taruna Sejati dalam rebutan lelang proyek pengadaan Penyelenggaraan acara Partisipasi Pameran Luar Negeri adalah perusahaan itu-itu saja. Yakni perusahaan PT. Cakrawala Convex Indonesia dan PT. Salindo Duta Praga. Dan Kedua perusahaan itu patut diduga dan dicurigai sebagai boneka pendamping saja untuk memuluskan PT. Multi Taruna Sejati yang selalu menang lelang pengadaan setiap tahunnya,” papar Badrun.

“Kami mendesak Kejati DKI Jakarta segera mengusut tuntas dan memeriksa Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta,” tegas Badrun.

Diketahui sebelumnya pada tahun 2022 PT. Multi Taruna Sejati menang lelang proyek pengadaan Penyelenggaraan Partisipasi Pameran Luar Negeri dengan harga penawaran sebesar Rp 3.874.688.500,00.

“Dan tahun 2023 PT. Multi Taruna Sejati menang lelang lagi dengan harga penawaran sebesar Rp 4.995.943.500,00,” pungkas Badrun.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *