Silmy Karim Tercatat sebagai Beneficial Owner Krakatau Posco, Mufli Budi Ananda Masuk Jajaran Komisaris

  • Bagikan

MoneyTalk.id, Jakarta –  Nama Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Silmy Karim, dan Mufli Budi Ananda menjadi perhatian publik setelah muncul dalam struktur kepemimpinan PT Krakatau Posco.

Sorotan tidak hanya tertuju pada penunjukan Mufli Budi Ananda sebagai anggota dewan komisaris, tetapi juga pada data Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum yang mencantumkan nama Silmy Karim sebagai  beneficial owner (pemilik manfaat) PT Krakatau Posco.

Berdasarkan tangkapan layar sistem AHU yang beredar, nama Silmy Karim tercantum sebagai Pemilik Manfaat dengan kriteria memiliki kewenangan untuk mengangkat, mengganti, atau memberhentikan anggota direksi dan dewan komisaris, serta memiliki kewenangan atau kekuasaan untuk memengaruhi atau mengendalikan perseroan tanpa harus memperoleh otorisasi dari pihak lain.

Namun, pada bagian bawah laman tersebut juga terdapat keterangan bahwa data merupakan hasil isian pelapor dan Direktorat Jenderal AHU tidak melakukan verifikasi terhadap data yang disampaikan.

Mufli Budi Ananda Resmi Menjadi Komisaris

Di sisi lain, nama Mufli Budi Ananda menjadi perbincangan setelah tercantum sebagai Komisaris PT Krakatau Posco.

Berdasarkan informasi yang dipublikasikan Bloomberg Technoz, Mufli mendampingi Komisaris Utama Brigjen TNI Bambang Sudono Sastroprawiro, sementara posisi Presiden Direktur masih dijabat Kim Young-Joong.

Mufli selama ini dikenal sebagai mantan asisten pribadi Raffi Ahmad yang kini menjabat Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.

Penunjukannya di perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan POSCO Korea Selatan itu kemudian memicu berbagai respons di ruang publik.

Latar Belakang Pendidikan Ikut Disorot

Selain pengangkatannya sebagai komisaris, latar belakang pendidikan Mufli juga menjadi perhatian.

Berdasarkan data yang dikutip Bloomberg Technoz dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI), Mufli merupakan lulusan Diploma III Teknik Listrik Politeknik Bunda Kandung.

Ia kemudian melanjutkan studi Program Studi Teknik Industri di Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).

Namun, dalam data PDDIKTI, status akademiknya tercatat mengundurkan diri pada tahun akademik 2018/2019 sehingga belum menyelesaikan pendidikan strata satu.

Struktur Krakatau Posco Jadi Perhatian

Perhatian publik terhadap struktur pengurus PT Krakatau Posco semakin meningkat setelah informasi mengenai jajaran komisaris dan data beneficial owner beredar di media sosial.

Sebagai perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan POSCO Korea Selatan, Krakatau Posco merupakan salah satu produsen baja terpadu terbesar di Indonesia yang memiliki peran strategis dalam industri baja nasional.

Hingga kini belum terdapat keterangan resmi dari PT Krakatau Posco maupun PT Krakatau Steel yang secara khusus menjelaskan mengenai data beneficial owner yang tercantum pada sistem AHU ataupun alasan penunjukan Mufli Budi Ananda sebagai komisaris perusahaan. Sementara itu, laman AHU sendiri menyertakan catatan bahwa informasi beneficial owner berasal dari isian pelapor dan belum diverifikasi oleh Direktorat Jenderal AHU.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *