Sorotan Publik Memanas: Narasi Istana Pelihara Ormas Anarkis Tuai Perdebatan Sengit di Medsos

  • Bagikan

MoneyTalk.id,​Jakarta — Jagat maya kembali dihebohkan oleh gelombang kritik tajam yang diarahkan kepada pemerintah. Publik menyoroti dugaan pemeliharaan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang dinilai kerap meresahkan dan melakukan tindakan anarkis di tengah masyarakat.

​Isu ini mencuat setelah sebuah unggahan viral di platform media sosial Threads oleh akun @putri_novela26 pada 29 Agustus 2026. Dalam postingannya, ia melayangkan kritik keras terhadap pimpinan negara atas dugaan keberpihakan terhadap kelompok premanisme berkedok ormas.

​”Untuk presiden Indonesia kita yang terhormat. Jejak digital dan keikutsertaan anda dalam memelihara ormas, adalah bukti anda tidak memihak rakyat kecil. Ormas yang pernah menyegel pabrik, bakar mobil polisi, nakut-nakutin masyarakat, bahkan sekarang bunuh masyarakat. ANDA MEMELIHARA PREMAN UNTUK MENEKAN RAKYAT ANDA SENDIRI,” tulis akun tersebut.

​Unggahan bernada kecaman ini sontak memancing ribuan interaksi serta beragam respons kritis dari warganet. Kolong komentar dipenuhi oleh berbagai sudut pandang, mulai dari kekecewaan terhadap penegakan hukum hingga sindiran bernada satire. Sejumlah akun turut menyoroti dinamika perpolitikan nasional, seperti yang diungkapkan oleh @sucirama dan @dianto6969, sementara sebagian netizen lainnya membandingkan situasi saat ini dengan peristiwa masa lampau sebagaimana ditulis oleh @hengustinul.

​Ada pula yang menganalogikannya dengan kelompok tentara bayaran seperti cuitan dari @tjamespras, serta tidak sedikit warganet yang menyuarakan rasa ngeri atas situasi keamanan publik hingga memanjatkan doa agar keadilan dapat segera ditegakkan di Indonesia.

​Fenomena ini menggarisbawahi pentingnya peran negara dalam menjaga stabilitas keamanan serta menindak tegas segala bentuk tindakan premanisme berkedok ormas yang merugikan masyarakat luas. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana terkait tudingan yang beredar luas di media sosial tersebut.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *