MoneyTalk, Jakarta – Direktur Eksekutif Center For Budget Analisis (CBA), Uchok Sky Khadafi, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera melakukan penyelidikan terhadap proyek pembangunan Puskesmas Karang Penang, Kabupaten Sampang, yang baru saja diresmikan oleh Bupati Sampang, Slamet Junaidi, pada Rabu, 15 April 2026.
Permintaan tersebut disampaikan menyusul adanya laporan warga terkait kondisi bangunan puskesmas yang disebut sudah mengalami kerusakan meski baru diresmikan.
“CBA meminta kepada KPK untuk segera melakukan penyelidikan atas bangunan Puskesmas Karang Penang yang baru diresmikan tersebut,” kata Uchok Sky Khadafi dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026).
Menurut Uchok, laporan warga menunjukkan adanya sejumlah kerusakan pada bangunan, seperti lantai yang mulai retak hingga plafon yang tampak mengeluarkan bercak air akibat rembesan.
Dalam video yang beredar, terlihat tanda-tanda air meresap ke bagian dalam ruangan puskesmas. Kondisi itu dinilai cukup mengkhawatirkan karena berpotensi menyebabkan plafon retak hingga roboh apabila tidak segera ditangani.
“Beberapa lantai sudah retak dan plafon tampak mengeluarkan bercak air. Jika tidak segera diantisipasi, plafon Puskesmas bisa retak bahkan roboh,” ujarnya.
Berdasarkan penelusuran CBA, proyek pembangunan Puskesmas Karang Penang merupakan proyek milik Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Sampang dengan pagu anggaran sebesar Rp7.640.931.600.





