21 Oktober 2026

Blog

JAKARTA, MoneyTalk – Anggota Komisi VII DPR RI Nasyirul Falah Amru mengingatkan, baik PT Pertamina Hulu Energi (PHE) maupun PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), untuk melakukan pengawasan yang lebih tajam terhadap penerapan prosedur kerja, khususnya di lingkungan PT Pertamina Hulu Rokan.

Dirinya tidak ingin insiden tewasnya 3 (tiga) pekerja di area Blok Rokan Pertamina terulang kembali.

“Saya minta Direktur PHE juga perlu mencermati dengan lebih mendalam agar tidak terjadi yang meninggal tiga orang di Rokan,” ucap Gus Falah, sapaan akrabnya, dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VII DPR RI dengan PT Pertamina Hulu Energi, PT Pertamina Hulu Rokan, dan PT Pertamina Hulu Mahakam di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta.

“Walaupun memang bukan kesalahan dari pihak PHR, tapi ini menjadi sorotan. PHR itu membawa nama baik PHE, PHE membawa nama baik Pertamina. Saya minta pengawasan PHR harus menjadi lebih tajam,” tambahnya.

Selain pengawasan yang lebih tajam, bagi Falah, PHR tidak boleh membiarkan permasalahan yang terjadi di area Blok Rokan Pertamina semakin menumpuk. Oleh karena itu, ia meminta PHR agar membuat sejumlah prioritas dalam menyelesaikan masalah sekaligus segera mengambil solusi yang efektif.

“Untuk Rokan, geraknya harus lebih dinamis, karena saya lihat Rokan punya persoalan yang menumpuk, persoalan-persoalan yang belum terselesaikan. Maka, mengambil langkah (yang penting) menjadi sesuatu yang lebih baik,” pungkas politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.

Diketahui, kecelakaan kerja di lingkungan Blok Rokan menjadi sorotan pasca alih kelola dari tangan PT Chevron ke PT PHR pada 9 Agustus 2021 lalu. Pada Jumat (24/2/2023) lalu, terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan 3 (tiga) pekerja PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) meninggal dunia saat bekerja di area operasi kerja Blok Rokan.

Perusahaan tersebut merupakan subkontraktor PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), di Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Terhitung bulan Juli 2022-Januari 2023, sejak dikelola oleh PT PHR, telah terjadi sebanyak 7 (tujuh) kecelakaan kerja yang menyebabkan 7 pekerja meninggal dunia.

JAKARTA, MoneyTalk – Proyek kereta cepat Jakarta Bandung sejak awal sudah menuai banyak masalah, dan (terindikasi) merugikan keuangan negara.

Tender proyek kereta cepat diikuti oleh Jepang dan China. Jepang menawarkan 6,2 miliar dolar AS. China menawarkan 6,07 miliar dolar AS. Akhirnya, China terpilih.

Evaluasi proyek KCJB tidak profesional. Ada indikasi, pokoknya “China harus menang”.

Karena itu, tidak semua komponen biaya masuk dalam evaluasi. Ada yang tertinggal, atau sengaja ditinggal?

Biaya tersebut kemudian muncul, diakui sebagai pembengkakan biaya atau cost overrun. Hal ini dikatakan Wamen BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, penyebab terbesar pembengkakan biaya proyek adalah melesetnya kalkulasi pihak China saat proses studi kelayakan.

Komponen biaya lainnya yang tidak diperhitungkan dalam evaluasi proyek adalah suku bunga. Jepang menawarkan suku bunga 0,1 persen per tahun. China menawarkan suku bunga 2 persen per tahun, atau 20 kali lipat lebih mahal dari Jepang.

Kalau biaya suku bunga diperhitungkan dalam evaluasi proyek, maka penawaran Jepang lebih murah dari penawaran China. Jepang harusnya menang.

Pembiayaan proyek terdiri dari 25 persen modal dan 75 persen pinjaman, dengan masa tenggang waktu cicilan (grace period) 10 tahun.

Pinjaman dari Jepang 4,65 miliar dolar AS (75 persen x 6,2 miliar dolar AS). Biaya bunga pinjaman 4,65 juta dolar AS per tahun, atau 46,5 juta dolar AS untuk 10 tahun masa grace period. Sehingga total biaya kereta cepat Jepang, termasuk biaya bunga 10 tahun, menjadi 6.246.500.000 (= 6.200.000.000 + 46.500.000) dolar AS.

Pinjaman proyek dari China 4.552.500.000 dolar AS (75 persen x 6,07 miliar dolar AS). Biaya bunga pinjaman 91,05 juta dolar AS per tahun, atau 910,5 juta dolar AS untuk 10 tahun masa grace period. Sehingga total biaya kereta cepat China, termasuk biaya bunga 10 tahun, menjadi 6.980.500.000 (= 6.070.000.000 + 910.500.000) dolar AS.

Artinya, termasuk biaya bunga, total biaya kereta cepat China 11,75 persen lebih mahal dari kereta cepat Jepang: 6.980.500.000 dolar AS vs 6.246.500.000 dolar AS.

Artinya, penunjukan kereta cepat China terbukti merugikan keuangan negara. Kalau biaya bunga dihitung selama 40 tahun masa pinjaman proyek, kerugian ini jauh lebih besar lagi.

Kerugian keuangan negara lainnya, yaitu pembengkakan biaya yang mencapai 1,176 miliar dolar AS, di mana 60 persen atau 705,6 juta dolar AS menjadi tanggungan Indonesia.

Untuk membiayai pembengkakan biaya ini, 25 persen atau 176,4 juta dolar AS berasal dari “modal sendiri”, atau Penyertaan Modal Negara, yang juga berasal dari utang. Bunga utang ini bisa mencapai 6 sampai 7 persen.

Sedangkan 75 persen pembengkakan biaya porsi Indonesia, atau 529,5 juta dolar AS, dari pinjaman komersial China, dengan suku bunga 3,4 persen per tahun. Sangat tinggi sekali, 34 kali lipat dari suku bunga yang ditawarkan Jepang.

Dalam 10 tahun grace period, biaya bunga dari pembengkakan biaya proyek mencapai 179,93 juta dolar AS. Jauh lebih besar dari biaya bunga Jepang yang hanya 46,5 juta dolar AS untuk keseluruhan proyek.

Menurut Luhut, China minta pinjaman terakhir ini dijamin APBN. Hal ini tentu saja tidak bisa dilakukan karena melanggar Undang-Undang dan Konstitusi. Karena APBN harus ditetapkan oleh undang-undang, dan harus mendapat persetujuan DPR setiap tahun. Artinya, DPR saat ini tidak bisa mendikte dan menentukan APBN masa depan. Artinya, jaminan utang oleh APBN melanggar konstitusi. (MT)

Oleh: Anthony Budiawan – Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies)

JAKARTA, MoneyTalk – Secara gegap gempita, lebih dari empat ribu kader HMI menyambut kepulangan mantan Ketua Partai Demokrat terpidana kasus korupsi Hambalang, Anas Urbaningrum di Lapas Sukamiskin Bandung, 11/04/23.

Tidak lama setelah itu, besok Senin, 17/04/23 rencananya dilaksanakan pula acara Syukuran Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), di Kantor Yayasan Talibuana Nusantara, Pancoran, Jakarta.

Mungkin akan lebih tumpah ruah kader PMII hadir untuk mensyukuri keputusan PN Jakarta Selatan yang menolak gugatan pra-peradilan “kardus durian” yang menimpa mantan Ketua Umum PB PMII itu.

Mengapa Anas lebih menyedot perhatian publik, ketimbang Cak Imin? Saya sudah membaca tujuh narasi yang beredar di medsos, intinya mengecam glorifikasi pembebasan Anas, koruptor koq disambut bak pahlawan?

Kasus Cak Imin berbeda dengan Anas. Kasus Cak Imin murni masalah hukum. PN Jaksel menolak praperadilan Cak Imin, artinya kasus Cak Imin dalam “error in objecto” alias kesalahan terhadap obyek dakwaan, dimana pra-peradilan tidak bisa mengadili perkara tersebut.

Sementara, kasus Anas lebih di-blow up. Anas yang baru lepas dari ‘pondok’, seakan-akan belum bebas “hukuman” seratus persen. Jeruji besi yang mengurungnya selama 10 tahun itu sepertinya belum cukup untuk membayar kesalahannya. Kasusnya disegarkan kembali, bahkan dibesar-besarkan.

Mantan Ketua Umum PB HMI itu kini memasuki tahap hukuman sosial. Glorifikasi Anas dicampakan, harga diri dan kehormatannya digerus terus sampai bubuk.

Dulu, ada glorifikasi kepulangan Rizieq Sihab,–sama-sama pesakitan hukum–disambut seperti pahlawan oleh ribuan kaum “mono-kultur” di Bandara Soeta, tapi seakan-akan malah diacungi jempol?

Anas tersangkut kasus mega-korupsi didalamnya mengandung “mega politik”.

Bernuansa politik? Bermula ketika Anas, terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat melalui pemungutan suara 2010, di Bandung, kemudian berniat mencalonkan diri menjadi presiden pada pemilu 2014, melalui partai Demokrat yang masih dibawah kendali, ketua Pembina, SBY. Helooowww..

Tentu hal ini sangat mengganggu, karena SBY sudah menyiapkan perahu Demokrat itu untuk sang putra mahkota AHY, menjadi presiden dimasa mendatang. Anas, bagi SBY adalah duri dalam daging, karena itu harus di tip-ex.

Sejak niatnya tercium oleh SBY, Anas di “Hambalang”-kan, dan terbukti korupsi Rp30 miliar, kemudian divonis 7 tahun penjara. Konon uang itu sebagai “bisyaroh” untuk peserta Kongres Partai Demokrat, sehingga terpilih jadi ketua umum.

Ketika Anas meminta naik banding, hakim MK Artidjo Alkotsar malah menambah masa hukuman menjadi 14 tahun. Anas mulai menjalani masa tahanan tahun 2013.

Demikianlah watak kekuasaan, ketika anda sebagai anak buah punya keinginan yang bertabrakan dengan penguasa, siap-siaplah dimakan bulat-bulat.

Mungkin Anas sudah terbiasa di posisi puncak, bisa “semau-maunya” seperti memimpin HMI dulu, tapi di partai Demokrat harus mengikuti irama gendang; Anas gagap, tariannya tidak memenuhi selera sang dalang.

Bukan hanya menghadapi Anas, di masa itu SBY tengah menghadapi persoalan keluarga yang berat.

Besan SBY, Aulia Pohan divonis 4,5 tahun oleh Ketua KPK, Antashari Azhar karena sang besan terbukti menyalahgunakan dana YPPI untuk menyuap beberapa anggota DPR dan pejabat kejaksaan sebesar Rp100 miliar.

Hal ini membuat SBY meradang dan mencoba nego, mengutus CEO MNC Hari Tanoesoedibyo, meminta agar kasus Aulia Pohan dihentikan, namun Antasari tak bergeming.

Apa akibatnya? Kita menyaksikan drama hukum beraroma politik menghiasi media masa berdurasi hampir 7 tahun; antara 2009 sampai dengan 2016. Antasari divonis 18 tahun penjara–lebih ringan dari tuntutan Jaksa hukuman mati.

Antasari dinyatakan bersalah membunuh pengusaha, Nasrudin Zulkarnaen karena adanya sengketa ‘selangkangan’ cady-golf bernama Rani.

Antasari kemudian mendapat pembebasan bersyarat 2016, itupun dia menyatakan tidak akan membongkar rekayasa hukum yang menimpa dirinya. Antasari kemudian mendapat grasi Presiden Jokowi, dan bebas murni pada 2017, setelah dipotong masa tahanan.

Siapa Antasari Azhar? Namanya mencuat sejak 2001, Ketika menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Antasari melakukan perintah tangkap kepada buronan terpidana Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto dalam kasus pembuhuhan Hakim Agung Syafiudin Kartasasmita.

Antasari juga memenjarakan politisi Al Amin Nasution yang didakwa menerima suap untuk memuluskan proses peralihan fungsi hutan di Kabupaten Bintan.

Antasari juga sukses mengadakan operasi tangkap tangan Jaksa Urip Tri Gunawan sedang menerima suap sebesar $660.000 dari pengusaha Artalyta Suryani dalam kasus likuiditas BLBI yang melibatkan pengusaha Syamsul Nursalim.

Dalam perkara hukum, sepertinya
kejujuran Antasari bisa disejajarkan dengan Artidjo Alkotsar dan almarhum Baharudin Lopa.

Anas dan Cak Imin merupakan kader andalan dua organisasi mahasiswa Islam terbesar di tanah air; Sebaiknya kader- kader HMI dan PMII terus mengawal dan menjaganya dengan tema-tema perubahan sosial-politik yang baik dan bersih dan demi terwujudnya negara yang baldlatun toyibatun warofun gofur.(MT)

Kurnia P. Kusumah,
Alumni PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia)

JAKARTA, MoneyTalk – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan pentingnya melakukan pencegahan korupsi khususnya melalui pengendalian gratifikasi terkait hari raya keagamaan atau perayaan hari besar lainnya.

Hal ini dituangkan dalam Surat Edaran (SE) KPK Nomor 6 tahun 2023 tanggal 30 Maret 2023 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya.

Dalam SE tersebut, KPK mengingatkan para penyelenggara negara dan pegawai negeri untuk menolak gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya, khususnya terkait perayaan Hari Raya Idul Fitri 2023.

Permintaan dana dan/atau hadiah sebagai tunjangan hari raya (THR) atau dengan sebutan lain oleh pegawai negeri atau penyelenggara negara, baik secara individu maupun atas nama institusi merupakan perbuatan yang dilarang.

Sebab, tindakan tersebut dapat menimbulkan konflik kepentingan, bertentangan dengan peraturan dan kode etik, serta memiliki risiko sanksi pidana.

KPK juga mengimbau kepada pimpinan kementerian/lembaga/pemerintah daerah dan BUMN/BUMD agar melarang penggunaan fasilitas dinas untuk kepentingan pribadi. Fasilitas dinas seharusnya hanya digunakan untuk kepentingan terkait kedinasan.

Pimpinan kementerian/lembaga/pemerintah daerah dan BUMN/BUMD juga diharapkan menerbitkan imbauan secara internal untuk pegawai di lingkungan kerjanya agar menolak gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan tugasnya.

Di sisi lain, pimpinan asosiasi/perusahaan/masyarakat diharapkan juga melakukan langkah-langkah pencegahan dengan mengimbau anggotanya tidak memberikan gratifikasi yang dianggap suap, uang pelicin atau suap dalam bentuk lainnya.

Apabila terdapat permintaan gratifikasi, suap, atau pemerasan oleh pegawai negeri atau penyelenggara negara, KPK mengimbau agar segera melaporkannya kepada aparat penegak hukum atau pihak berwenang.

Jika karena kondisi tertentu, pegawai negeri atau penyelenggara negara tidak dapat menolak gratifikasi, maka wajib melaporkan kepada KPK paling lambat 30 hari kerja sejak gratifikasi diterima.

Informasi lebih lanjut terkait mekanisme dan formulir pelaporan atas penerimaan gratifikasi dapat diakses pada tautan https://gratifikasi.kpk.go.id atau menghubungi layanan informasi publik KPK pada nomor telepon 198. Pelaporan gratifikasi dapat disampaikan kepada KPK melalui aplikasi pelaporan gratifikasi online (GOL) pada tautan https://gol.kpk.go.id atau surat elektronik di alamat pelaporan.gratifikasi@kpk.go.id.

JAKARTA, MoneyTalk – PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL), emiten penyedia kain, seragam, dan fashion berkualitas, kembali membagi keuntungan dengan para pemegang saham.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), para pemegang saham Perseroan menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 3,625 miliar.

Jumlah dividen yang dibagikan tahun ini meningkat dibandingkan dengan dividen yang dibagikan tahun 2021.

RUPST juga menyetujui penggunaan laba ditahan, sebesar Rp 100 juta untuk dana cadangan.

“Dengan gembira, kami mengumumkan bahwa tahun ini BELL kembali membagi dividen kepada para pemegang saham. Pertumbuhan positif sehingga mampu membukukan laba bersih di tahun 2022 yang penuh tantangan, merupakan pencapaian yang melegakan dan patut untuk disyukuri bersama,” kata Sekretaris Perusahaan BELL, Terry Aditya Zulfianda.

Pada tahun 2022, Perseroan berhasil mencatatkan penjualan sebesar Rp 461,85 miliar, atau meningkat 8% dari penjualan tahun 2021. Untuk laba bersih, Perseroan mencatatkan kenaikan 9% dari Rp 2,45 miliar di tahun 2021 menjadi Rp 2,66 miliar.

Penjualan Perseroan di pasar domestik tercatat tumbuh 9% menjadi Rp 443,89 miliar atau berkontribusi sebesar 96% dari total penjualan BELL.

Adapun penjualan ekspor tercatat sebesar Rp 17,96 miliar atau 4% dari total penjualan.

Sementara itu, mendukung himbauan pemerintah untuk mengampanyekan pembelian produk-produk dalam negeri, BELL terus bergiat untuk dorong peningkatan pendapatan dengan menjual 100% produk lokal.

Dengan produkutama kain 100% polyester serta kombinasinya dengan rayon dan katun, produk BELL telah dikenal di dalam dan luar negeri antara lain dengan merek Bellini dan Caterina.

Selain kain, produk Perseroan juga berupa seragam, serta pakaian jadi merek JOBB & Jack Nicklaus.

Tahun ini, Perseroan terus membidik peningkatan omset penjualan sekaligus perluasan jaringan.

Di samping terus aktif menambah toko ritel offline, BELL juga memperkuat kanal digital Perseroan dengan penjualan di platform e-commerce Yukshopping.com, di samping juga memasarkan produk-produknya di berbagai marketplace.

Perseroan melihat ada peluang untuk mencatatkan kinerja yang lebih tinggi di tahun 2023, karena pandemi Covid-19 yang sudah mereda sehingga kegiatan ekonomi masyarakat diharapkan sudah dapat sepenuhnya kembali normal.

Dalam hal ini, BELL melihat peluang peningkatan penjualan, terutama untuk produk retail Perseroan yaitu JOBB dan Jack Nicklaus, baik melalui penjualan online maupun offline.

JAKARTA, MoneyTalk – Honda menghadirkan pengalaman teknologi elektrifikasi dalam acara Honda e:Technology Media Experience. Dalam acara ini, Honda menampilkan beragam teknologi untuk mewujudkan visi elektrifikasi di Indonesia.

Visi ini juga bertujuan untuk memenuhi beragam kebutuhan konsumen, mulai dari mobil, sepeda motor, hingga Power Product.

Honda e:Technology merupakan inisiatif Honda untuk seluruh produk yang menerapkan teknologi elektrifikasi. Honda e:Technology sendiri terdiri dari 3 pilar produk utama Honda yaitu Honda Automobile, Honda Motorcycle dan Honda Life Creation untuk Power Product lainnya.

Keunikan inilah yang membuat Honda mampu untuk memenuhi kebutuhan beragam untuk masyarakat global maupun Indonesia.

Untuk produk-produk mobilnya, Honda telah memulai inisiatif pengurangan emisi karbon melalui teknologi mesin berbahan bakar minyak yang lebih ramah lingkungan, yang kemudian dilanjutkan dengan teknologi hybrid yang pada tahun ini akan mulai diluncurkan di Indonesia.

Sementara untuk teknologi BEV, saat ini Honda terus melakukan aktivitas riset dan edukasi yang bertujuan untuk memperkenalkan produk yang paling tepat, sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia.

Seluruh produk Honda mulai dari lini produk berbahan bakar bensin (ICE) hingga EV memiliki kesamaan karakter yaitu Fun to Drive serta mengaplikasikan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

Kendaraan listrik bertenaga baterai (BEV) Honda memiliki karakter Fun to Drive karena didukung motor listrik bertenaga tinggi sehingga menghasilkan tenaga besar dan torsi yang responsif.

Salah satu model BEV Honda, yaitu Honda e memiliki tenaga maksimal hingga 154 PS dan torsi maksimal 315 Nm serta dukungan Sport Mode sehingga dapat berakselerasi dari 0-100 km per jam kurang dari sembilan detik.

Tak hanya bertenaga, produk BEV Honda juga memiliki performa berkendara yang lincah sekaligus stabil karena dirancang dengan desain 50:50 Weight Ratio Distribution, dimana bobot kendaraan terbagi rata di bagian depan tengah dan belakang.

Penempatan baterai juga dirancang secara efisien untuk menghasilkan ruang kabin yang lapang dan nyaman bagi penumpang.

Honda melengkapi produk BEV-nya dengan baterai berkapasitas besar dengan pengaturan tenaga yang efisien. Untuk produk Honda e, memiliki kapasitas baterai sebesar 35,5 kWh yang dapat menempuh jarak sejauh 220 km.

Pengisian daya baterai pada mobil berada di bagian depan mobil serta sudah dilengkapi dengan fast charging yang mampu mengisi dari 0 – 80% dalam waktu 30-36 menit

Untuk semakin meningkatkan efisiensi baterai, produk BEV Honda juga memiliki teknologi Single Pedal Control System dimana teknologi ini memanfaatkan perlambatan untuk meregenerasi tenaga listrik untuk mengisi baterai saat pengemudi melepaskan pedal akselerasi.

Dengan kapasitas battery yang ada, pengguna dapat menggunakan soket listrik 12V DC dan 230V AC untuk menghubungkan berbagai perangkat elektronik yang bisa dilakukan saat pengisian daya.

Selain itu, terdapat fitur V2X ataupun vehicle to grid, building and home dimana saat kendaraan dihubungkan kepada Honda Power Manager, kendaraan dapat berperan sebagai stationary battery untuk menyalurkan listrik kepada rumah, bangunan, maupun jaringan listrik lainnya.

Layar yang terdapat pada interior mobil juga dapat menampilkan berbagai display seperti tampilan video game maupun smartphone.

Yusak Billy, Sales Marketing & Business Innovation Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, “Untuk mewujudkan visi elektrifikasi di Indonesia, Honda mempertimbangkan keragaman karakter dari konsumen Indonesia dengan berbagai jenis gaya hidup serta lingkungan infrastruktur yang berbeda-beda.

Karena itu, kami memperkenalkan produk-produk yang menggunakan Honda e:Technology sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan konsumen, lingkungan dan infrastruktur yang beraneka ragam.

Setiap produk Honda e:Technology juga tetap menawarkan karakter khas Honda yang Fun to Drive, dilengkapi dengan teknologi terdepan dan performa ramah lingkungan.”

Honda berkomitmen untuk mengatasi masalah lingkungan dan energi global dengan berusaha mewujudkan netralitas karbon untuk semua produk dan aktivitas perusahaan pada tahun 2050.

Honda menargetkan mencapai 100% elektrifikasi untuk semua modelnya secara global pada tahun 2040.

Untuk mendukung langkah tersebut, Honda juga telah mengumumkan akan memperkenalkan setidaknya 30 model berbasis elektrik secara global hingga tahun 2030, dengan total produksi menjadi 2 juta unit per tahunnya.

Di Indonesia, Honda akan mulai memasarkan dua model e:HEV (hybrid) pada tahun ini, dan akan diikuti oleh produk-produk elektrik lainnya dalam tahun-tahun mendatang, termasuk yang akan diproduksi secara lokal di Indonesia.

JAKARTA, MoneyTalk – Untuk mendukung pelaksanaan pemberian Bantuan Pemerintah dalam Program Konversi Sepeda Motor Listrik, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) saat ini telah menyiapkan platform digital guna memberikan layanan satu pintu proses konversi motor listrik.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Konservasi Energi Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Gigih Udi Utomo. Masyarakat yang ingin melakukan konversi motor BBM ke motor listrik dapat mendaftarkan diri melalui platform digital www.ebtke.esdm.go.id/konversi.

“Per hari ini platform digital sudah dapat dilaunching, sudah go live. Bagi pemilik motor yang ingin mengajukan motor BBMnya dikonversi menjadi motor listrik, masyarakat bisa mendaftarkan untuk konversi, lalu memilih bengkel terdekat yang sudah tersertifikasi oleh kami”, jelas Gigih.

Melalui platform www.ebtke.esdm.go.id/konversi, Gigih menjelaskan lebih lanjut bahwa platform ini menyediakan layanan untuk pemohon yaitu untuk pendaftaran konversi, memilih informasi bengkel pelaksana konversi terdekat dari lokasi serta dapat melakukan pengecekan status pengerjaan konversi motornya.

Sedangkan untuk bengkel konversi, bengkel juga dapat mendaftar menjadi bengkel pelaksana konversi melalui platform tersebut.

“Pada platform ini ada 9 tahapan konversi. Tapi jangan khawatir, 9 tahap ini hampir semuanya ada di tanggung jawab bengkel konversi, jadi masyarakat fokus pada tahap pertama saja yaitu mendaftarkan diri di platform digitalnya saja, dan mengisi data-data identifikasi diri sesuai KTP dan motor apa yang akan dikonversi, setelah waktunya ditentukan, bengkel tersebut akan menghubungi pemohon”, papar Gigih.

Kapasitas mesin motor yang bisa dikonversi listrik adalah rentang CC 100-150 CC. Untuk masyarakat yang tertarik dengan program konversi listrik ini, silahkan mendaftar di platform www.ebtke.esdm.go.id/konversi dengan cara memilih bengkel yang tersedia di platform digital.

“Langkah kedua, bengkel akan menghubungi pemohon untuk datang ke bengkel. Pemohon harus membawa identitas diri dan identitas kendaraannya (KTP, STNK dan BPKB). Oleh bengkel akan dicek legalitas keseusian antara STNK, BPKB, no rangka, no mesin. Kemudian setelah selesai dicek kondisi motornya apakah siap untuk dikonversi”, ujar Gigih.

Selanjutnya terkait pembayaran, bengkel akan menjelaskan total biaya konversinya. Total pembayaran konversi motor akan akan dikurangi 7 juta. 7 juta ini adalah program biaya subsidi konversi satu buah motor untuk target 50 ribu unit di tahun 2023 ini.

“Jadi kalau misalnya biaya konversinya 15 juta, maka biaya yang harus dibayarkan ke bengkel adalah 15 juta dikurangi 7 juta, jadi sisanya 8 juta. Setelah sepakat, pemohon akan menandatangani surat kesepakatan antara bengkel konversi dengan pemohon. Selanjutnya dikonversikan motornya, tidak lama, dalam hitungan jam dapat selesai,”ungkap Gigih.

Lebih lanjut Gigih menjelaskan setelah dilakukan konversi motor, langkah selanjutnya adalah perlu dilakukan pengujan untuk memastikan bahwa motor ini laik jalan, yaitu Sertifikat Uji Tipe (SUT) dan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT).

“Ini dari bengkel yang akan mengupload permohonan dokumennya di platform digital ini. Setelah mengajukan akan diproses di Kementerian Perhubungan yang memastikan motor tersebut laik jalan.”

“Setelahnya akan diperiksa oleh Lembaga sertifikasi independent setelah semua verifikasi dan memastikan semua komponennya ada maka motor tersebut dapat dianggap selesai. Di Langkah terakhir di platform ini adalah mengajukan perubahan STNK,” tandas Gigih.

Program pengajuan konversi motor ini seluruhnya dilakukan secara online. Setelah semua langkah ini dilakukan, motor konversi listrik dapat dibawa pulang.

Targetnya, untuk 50 ribu unit ini prosesnya bisa lebih mudah, karena ini akan menjangkau seluruh Indonesia dan melibatkan berbagai pihak mulai dari bengkel konversi, penyedia komponen baik baterai, motor listrik dan aksesoris lainnya, tentunya akan lebih mudah apabila diakomodir melalui platform digital.

Konversi kendaraan listrik ini adalah salah satu upaya untuk mempercepat terwujudnya ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) yang dapat memberikan manfaat berupa penghematan bagi konsumen dan pemerintah.

Pemerintah berharap program konversi ini akan memberikan manfaat untuk masyarakat, utamanya penghematan biaya bahan bakar dan udara yang lebih bersih.

JAKARTA, MoneyTalk – Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah mulai mendapat Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang lebaran. Namun untuk THR karyawan swasta diberikan sesuai dengan kebijakan perusahaan masing-masing.

Tapi, setiap perusahaan harus membayar THR untuk karyawan paling lambat H-7 sebelum Lebaran. Jadi, jika Lebaran jatuh pada tanggal 22 April 2023, maka THR harus sudah cair di tanggal 15 April.

“Paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan,” tulis Kementerian Ketenagakerjaan dalam Surat Edaran (SE) M/2/HK.0400/III/2023 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan 2023 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Pada Surat Edaran yang sama pemerintah pun mewajibkan agar THR dibayarkan secara penuh. Perusahaan tidak boleh memberikan THR dengan cara dicicil atau ditunda pembayarannya.

“THR keagamaan wajib dibayarkan secara penuh,” tulis Kementerian Ketenagakerjaan dalam Surat Edarannya.[MT]

JAKARTA, MoneyTalk – Kontrak importasi produk bubuk kakao sejumlah 25 MT senilai USD47,500 diteken. Diharapkan, nilai transaksi terus meningkat dan kerja sama berlangsung lama.

Pada 27 Maret 2023, Duta Besar RI Lutfi Rauf didampingi Atase Perdagangan dan Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Kairo menyaksikan penandatanganan kontrak importasi produk bubuk kakao sejumlah 25 MT senilai USD47,500 (Rp717 juta kurs 1 USD = Rp15,102) dari PT Kans Agro Indonesia kepada A to Z for Import & Export, bertempat di Ruang Promosi KBRI Kairo.

“Selaku Kepala Perwakilan RI di Mesir memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas loyalitas dan kepercayaan buyer Mesir mengimpor produk unggulan Indonesia dan mengharapkan agar pelaku usaha Indonesia dapat memberikan jaminan dan kepastian kualitas produk bubuk kakao yang diekspor ke Mesir adalah kualitas yang terbaik,” ungkap Dubes Lutfi.

Atase Perdagangan (Atdag) M Syahran Bhakti S menambahkan, diharapkan kerja sama ekspor produk bubuk kakao ini dapat berlangsung lama dengan nilai transaksi yang terus meningkat.

Produk bubuk kakao merupakan produk bahan setengah jadi yang sudah diolah dan tentunya memberikan nilai lebih.

Atdag Kairo meyakini, meski resesi global melanda dunia dan berdampak juga pada Mesir, tidak mengecilkan minat Mesir untuk mengimpor produk bubuk kakao dari Indonesia. Begitu juga disampaikan Direktur PT Kans Agro Indonesia Amirullah Kandu.

Kandu pun menyampaikan terima kasih atas dukungan KBRI Kairo dan kepercayaan buyer Mesir yang akan dijaga dengan memberikan produk bubuk kakao yang berkualitas sesuai standardisasi yang berlaku di Mesir. Serta, menerapkan mekanisme kebijakan halal.

Kandu mengharapkan, bubuk kakao Indonesia dapat mewarnai pasar bubuk kakao yang ada di Mesir.

Sementara itu, Direktur A to Z for Import & Export Mahmoud Ibrahim Awadh Ibrahim menyambut baik peluang kerja sama bisnis dan mengharapkan importasi produk bubuk kakao ini dapat berlangsung secara berkelanjutan. Serta, dapat memenuhi kebutuhan pasar kakao di Mesir.

Pasar Mesir masih sangat bergantung pada standar kualitas produk dan harga yang terjangkau. Selain itu, A to Z for Import & Export juga bersedia memenuhi peluang permintaan Indonesia baik untuk produk buah-buahan, produk hasil pertanian, dan produk lainnya yang dibutuhkan dari Mesir.

Mesir merupakan negara pengimpor bubuk kakao dengan total importasi dari dunia pada Januari–Desember 2022 mencapai USD63,60 juta.

Indonesia meraih peringkat eksportir kelima terbesar dengan nilai ekspor sebesar USD8,41 juta (atau senilai Rp126 miliar kurs 1USD=Rp15,077), dengan kompetitor di antaranya Malaysia, Belanda, Spanyol, dan Jerman.

Sementara itu menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2021 Indonesia memproduksi kakao seberat 706.500 ton.

Dalam satu dekade terakhir, pencapaian produksi kakao terbesar Indonesia tercatat pada 2018, yakni mencapai 767.400 ton. Sedangkan produksi kakao terendah tercatat pada 2017 yang hanya 585.200 ton.

Provinsi penghasil kakao terbesar pada 2021 adalah Sulawesi Tengah, yakni mencapai 130.600 ton. Diikuti oleh Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat dengan produksi kakao masing-masing 114.800 ton dan 107.700 ton.

Menurut data Trademap, nilai ekspor kakao Indonesia pada 2021 mencapai USD1,2 miliar, hanya turun 2,9% dari tahun sebelumnya (year on year/yoy).

Capaian tersebut tidak jauh berbeda, bahkan lebih tinggi dibanding sebelum pandemi yang nilai ekspornya USD1,19 miliar pada 2019.

Tren ekspor kakao Indonesia cenderung fluktuatif dalam satu dekade terakhir.

Nilai ekspor komoditas dengan kode HS 18 tersebut sempat mencapai level tertinggi pada 2011, yakni USD1,34 miliar. Sedangkan nilai terendahnya tercatat pada 2012, yakni USD1,05 miliar.

Ekspor kakao Indonesia pada 2021 paling banyak dikirim ke Amerika Serikat, dengan nilai USD216,41 juta atau 17,91% dari total nilai ekspor nasional. India menempati peringkat kedua sebagai negara tujuan ekspor kakao terbesar Indonesia pada tahun lalu, yakni senilai USD152,01 juta.

Berikutnya, nilai ekspor kakao RI ke Tiongkok dan Malaysia masing-masing sebesar USD136,31 juta dan USD132,60 juta.[MT]

JAKARTA, MoneyTalk – Pemerintah terus mempercepat pencapaian target Reforma Agraria sebagai salah satu upaya dalam melakukan pemerataan ekonomi. Reforma Agraria yang merupakan salah satu Program Strategis Nasional juga turut berkontribusi dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Kontribusi Reformasi Agraria dalam PEN dilakukan melalui Penataan Aset dengan redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) sebagai modal usaha produktif, serta Penataan Akses atau kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan memberikan bantuan permodalan, sarana produksi, akses pemasaran, serta pelatihan dan pendampingan usaha kepada masyarakat.

“Reforma Agraria merupakan Program Strategis Nasional yang memiliki dampak langsung bagi penguatan ekonomi rakyat, dan mempunyai leverage pada pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 khususnya bagi rakyat kecil di pedesaan, petani, pekebun, dan nelayan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya secara virtual selaku Ketua Tim Reforma Agraria Nasional.

Menko Airlangga juga mengungkapkan bahwa pertemuan GTRA ini menjadi penting dan merupakan langkah yang strategis di tengah upaya Pemerintah untuk terus melanjutkan program Pemulihan Ekonomi Nasional pasca pandemi Covid-19.

“Kami selaku Ketua Tim Reforma Agraria Nasional ingin memberikan apresiasi kepada Gugus Tugas Reforma Agraria yang telah bekerja keras melaksanakan Reforma Agraria untuk mengurangi ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah, mengurangi kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, serta menciptakan sumber kemakmuran dan kesejahteraan rakyat,” kata Menko Airlangga.

Lebih lanjut, dalam upaya memenuhi target Reforma Agraria, saat ini Pemerintah sedang menyelesaikan Rancangan Peraturan Presiden (RPP) tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria, sebagai pengganti Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2018 tentang Reforma Agraria.

“RPP tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria diharapkan mampu mendorong realisasi Reforma Agraria agar target bisa tercapai, yaitu program sertifikasi tanah transmigrasi dan redistribusi tanah dari pelepasan Kawasan Hutan,” tutur Menko Airlangga.

Rancangan Peraturan Presiden tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria diharapkan dapat mengatasi permasalahan teknis di lapangan seperti adanya perbedaan subjek dan objek TORA antara Surat Pelepasan Kawasan Hutan dengan pengukuran kadastral yang terus berulang.

Selain itu juga sebagai terobosan dalam menyelesaikan konflik agraria seperti penyelesaian konflik aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan aset Barang Milik Negara (BMN) sebagaimana diamanatkan oleh Bapak Presiden dalam Rapat Terbatas tanggal 3 Januari 2023.

Telah diatur juga terobosan mengenai penyediaan TORA yang berasal dari alokasi 20% dari pelepasan Kawasan Hutan untuk perkebunan, dan pengaturan mengenai optimalisasi pemberdayaan ekonomi Subjek Reforma Agraria agar tujuan Reforma Agraria untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berbasis pemanfaatan tanah dapat terwujud.

Lebih lanjut, Menko Airlangga menjelaskan bahwa dengan diterbitkannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, perlu juga dilakukan penyesuaian terhadap pengaturan Reforma Agraria, seperti pengaturan penambahan objek TORA yang berasal dari paling sedikit 30% aset Bank Tanah, serta pendayagunaan Tanah Cadangan Umum Negara (TCUN) untuk pertanian dan non-pertanian dalam rangka kepentingan masyarakat dan negara.