Prabowo Blak-blakan! Kerahkan TNI Dukung Jaksa Agung: Sikat ilegal Tambang dan Sawit

  • Bagikan

MoneyTalk, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto tampil beda di panggung dunia! Dalam Forbes Global CEO Conference 2025 yang digelar Rabu (15/10/2025), sang Presiden tak hanya memukau para pemimpin bisnis internasional dengan guyonan khasnya tapi juga bikin publik terkejut lewat kisah blak-blakan soal aksi nyata penegakan hukum di Tanah Air.

Dalam forum bergengsi yang dihadiri Chairman Forbes Media, Steve Forbes, dan ratusan CEO dunia itu, Prabowo dengan nada santai menuturkan bagaimana dirinya memerintahkan TNI untuk turun tangan membantu Jaksa Agung mengeksekusi lahan sawit ilegal yang sudah 18 tahun mangkrak di meja hukum.

“Saya katakan, laksanakan! Eksekusi! Apa yang kalian takutkan? Saya perintahkan pasukan bersenjata, dampingi Jaksa Agung, dampingi auditor negara, lindungi mereka. Setelah itu, tidak ada masalah,” tegas Prabowo disambut tepuk tangan para hadirin.

Menurut Prabowo, perintah tegas itu membuahkan hasil luar biasa. Negara berhasil menyita 100.000 hektare lahan sawit ilegal  bagian dari total 3,7 juta hektare yang selama ini melanggar hukum dan dibiarkan begitu saja.

Prabowo juga mengungkap, putusan Mahkamah Agung soal penyitaan lahan sawit sebenarnya sudah ada sejak 18 tahun lalu, namun tak kunjung dieksekusi. Ia pun menegaskan: “Hukum adalah hukum. Siapa pun yang melanggar, harus tunduk pada hukum.”

Blokade Tambang Ilegal: Armada TNI Siaga Laut & Udara

Tak berhenti di sawit, Prabowo juga menyinggung aksi militer dalam memberantas tambang timah ilegal di Pulau Bangka dan Belitung.

Ia menyebut, pemerintah menemukan 1.000 tambang ilegal yang menyebabkan 80% produksi timah nasional bocor lewat penyelundupan.

“Saya bentuk pelatihan militer dengan kapal perang, pesawat, helikopter, drone. Kami blok dua pulau itu. Tak ada kapal keluar-masuk tanpa izin,” jelas Prabowo.

Hasilnya, Indonesia berhasil menyelamatkan miliaran dolar dari kebocoran tambang dan berpotensi meningkatkan pendapatan timah hingga empat kali lipat tahun depan.

Dalam nada tegas khasnya, Prabowo menegaskan, pemerintah tak akan gentar melawan para pelanggar hukum besar, baik di bidang energi, tambang, maupun perkebunan.

“Saya bersumpah menegakkan hukum. Pemerintah Indonesia harus dihormati. Regulasi adalah regulasi. Yang melanggar hukum, hadapi hukum,” ujar Prabowo lantang.

Sontak, forum elite dunia itu terdiam, lalu bertepuk tangan panjang.

Bagi para pengusaha global, pernyataan itu menjadi bukti bahwa Indonesia di bawah Prabowo benar-benar serius menegakkan hukum dan menutup celah korupsi besar-besaran.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *