MoneyTalk, Jakarta – Akademisi hukum tata negara Feri Amsari kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataannya terkait sikap terhadap Zionisme dan imperialisme ramai diperbincangkan di media sosial.
Dalam pernyataan yang beredar melalui video dan poster dukungan dari para simpatisan, Feri mengaku dirinya sebenarnya adalah sosok yang penakut. Namun, ia memilih untuk tetap bersuara dan melawan meski harus berhadapan dengan kekuatan besar, termasuk kekuatan negara sendiri.
“Teman-teman, terima kasih atas video dan poster pernyataan dukungannya. Saya sejujurnya penakut. Ini juga membuat saya takut karena siapa sih yang tidak takut berhadapan dengan kekuatan negara sendiri,” ujar Feri.
Meski demikian, dosen Fakultas Hukum Universitas Andalas itu menegaskan bahwa rasa takut tidak boleh menjadi alasan untuk diam terhadap ketidakadilan. Ia memilih untuk tetap bersikap dan menyuarakan perlawanan.
“Namun, saya memilih melawan. Apa pun konsekuensinya,” tegasnya.
Feri juga menyampaikan kritik keras terhadap pihak-pihak yang menurutnya memiliki keberpihakan terhadap Zionisme. Bahkan, ia menyebut bahwa negara saat ini justru mendukung kepentingan Zionis.
“Kebetulan negara kita mendukung Zionis. Sekalian kita melawan pro-Zionis. Terus bangkit melawan imperialisme!” lanjutnya.
Pernyataan tersebut langsung memantik beragam respons dari masyarakat. Sebagian mendukung keberanian Feri dalam menyuarakan kritik terhadap kekuasaan dan isu kemanusiaan global, khususnya terkait Palestina. Namun, tak sedikit pula yang menilai pernyataan tersebut kontroversial dan berpotensi menimbulkan polemik politik baru.
Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap konflik Palestina-Israel, suara-suara kritis seperti yang disampaikan Feri Amsari menunjukkan bahwa isu kemanusiaan global masih menjadi perhatian serius di Indonesia.
Bagi Feri, perlawanan terhadap ketidakadilan bukan hanya soal keberanian politik, tetapi juga soal tanggung jawab moral sebagai warga negara yang tidak ingin diam melihat penjajahan dan imperialisme terus berlangsung.





