MoneyTalk, Jakarta – Analis geopolitik Hendrajit menyoroti pentingnya ketajaman dalam membedakan kritik konstruktif dengan upaya pengacauan terhadap pemerintahan maupun ruang publik nasional.
Dalam pernyataannya pada Kamis (28/5/2026), Hendrajit mengingatkan bahwa tidak semua pihak yang mengkritik pemerintah dapat langsung diposisikan sebagai oposisi destruktif. Menurutnya, ada kritik yang justru bertujuan memperbaiki jalannya pemerintahan dan menjadi bagian dari kontrol publik yang sehat.
“Kadang harus jeli mana yang kritis oposisi atau kritikus konstruktif pemerintahan, dan mana yang cuma pengacak sinyal,” ujar Hendrajit.
Ia juga menilai, pemerintah perlu memiliki kemampuan memilah pihak-pihak di dalam internal kekuasaan. Menurutnya, tidak semua orang di lingkaran kekuasaan bekerja untuk menyelesaikan persoalan bangsa.
“Sebaliknya dari internal pemerintahan juga harus jeli memilah. Mana yang trouble shooter pemecah masalah dan para agen pembersih, atau cuma Fuckup Upward, pengacau dari atas,” katanya.
Hendrajit menyebut, baik para “pengacak sinyal” di ruang publik maupun pihak-pihak yang menjadi “pengacau dari atas” di dalam struktur kekuasaan merupakan ancaman serius bagi bangsa.
Menurutnya, kedua kelompok tersebut sama-sama menjadi penyakit patologis yang merugikan rakyat dan menghambat penyelesaian persoalan nasional.
“Para pengacak sinyal maupun para Fuckup Upward pengacau dari atas, merupakan penyakit patologis bangsa yang sama-sama musuh rakyat,” tegasnya.




