MoneyTalk, Jakarta – Setiap akhir sejarah selalu datang satrio untuk menyelamatkan bangsa dan negara. Sekaligus membawa bangsa dan negara ke zaman baru yang lebih cemerlang. Akhir sejarah biasanya ditandai dengan merajalelanya angkara murka di muka bumi.
Satrio Piningit merupakan kepercayaan yang hidup dalam masyarakat Jawa dan Nusantara tentang datangnya sosok pemimpin baru yang cerdas, jujur, berlaku adil, dan mampu melihat masa depan. Satrio Piningit datang untuk menyelamatkan bangsa Indonesia dari huru-hara, goro-goro. Satrio piningit datang menurut kehendak zamannya. Menurut keadaan yang dialami bangsa Indonesia.
Bangsa Indonesia telah mengalami banyak goro-goro, inilah yang menempa bangsa Indonesia menjadi bangsa otot kawat balung besi. Goro-goro terjadi, huru-hara tak terelakkan, kekacauan tatanan sosial, ekonomi politik tidak terhindarkan, lalu Satrio Piningit datang menyelamatkan.
Sekarang! Kekacauan itu tampaknya tidak seperti biasanya. Kekacauan yang lama-lama biasanya diawali oleh protes atas ketidakadilan. Namun, goro-goro sekarang lebih karena keadaan kantong kering. Kantong negara kering, kantong pemerintah kerontang, kantong rakyat sudah bolong saking seringnya dirogoh, tapi uangnya tidak ada, namun tetap dipaksa dirogoh siang malam terutama habis bangun tidur.
Ini keadaan benar benar kacau jiwa dan raga. Jiwa lungali badan lemas tidak bertenaga. Situasi chaos ini mengharap kedatangan seorang Satrio Sakti digjaya pemili banyak ilmu kunci, ilmu pasword, ilmu barcode, satria itu adalah bernama Satrio Pambukaning Rekening. Kedatangannya pertama kali diceritakan oleh seorang pengamat intelijen keuangan Mr. John Mempi.
Kedatangan Satrio Pambukaning Rekening memang tepat pada waktunya. Sudah menjadi informasi yang diyakini oleh seluruh elite dan juga rakyat Indonesia bahwa Indonesia memiliki banyak rekening yang isinya banyak, namun sampai sekarang belum ada yang sanggup membukanya.
Tidak ada yang meragukan bahwa rekening harta amanah itu benar adanya, rekening rahasia tempat disimpan uang ribuan triliun rupiah adalah informasi resmi yang data keberadaan rekening itu ada di tangan pemerintah sendiri. Namun, selama ini pasword, PIN, dan barkode untuk membukanya tidak ada yang tahu. Selama sebagian besar orang hanya meraba-raba. Tidak gila pemerintah membuat kebijakan tax amnesty atau family office jika tidak ada rekening yang mau dibuka.
Satrio Pambukaning Rekening bukan hanya akan menyelamatkan kantong pemerintah yang kering, atau kantong rakyat Indonesia yang bolong, namun juga menyelamatkan isi dompet semua masyarakat dunia dalam mengatasi kekacauan akibat kejatuhan bank dan bank central, climate change, digitalisasi dan transparansi keuangan.
Penulis: Salamuddin Daeng




