MoneyTalk, Jakarta – Pada Tahun 2015, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mempawah mengerjakan peningkatan jalan atas gabungan dua ruas jalan dengan anggaran sebesar Rp.70 miliar. Dan Perusahaan pemenang tendernya adalah PT Rajawali Sakti Kalbar dan PT Adhitama Borneo Prima.
Untuk PT Rajawali Sakti Kalbar adalah perusahaan pemenang tender proyek peningkatan Jalan Sebukit Rama–Sei Sederam dengan Harga penawaran sebesar Rp.Rp23,09 miliar. Sedangkan Proyek Jalan Sekabuk–Sei Sederam, dimenangkan PT Adhitama Borneo Prima dengan penawaran sebesar Rp.Rp51,76 miliar, Dan direkturnya berinisial LK,
Kemudian,dalam Proyek Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mempawah ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka, menggeledah 16 lokasi, dan memeriksa puluhan saksi. Dan Erry Iriansyah dari PT Rajawali, dan seorang terpidana kasus korupsi BP2TD Mempawah, juga sudah diperiksa KPK dari dalam Lapas beberapa waktu lalu.
Untuk diketahui Saat ini, Erry Iriansyah sedang menjalani masa hukuman pidananya di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pontianak. Atau sedang berstatus narapidana kasus korupsi dan pencucian uang dalam proyek Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) Mempawah.
Dan Direktur Eksekutif Center For Budget Analisis (CBA), Uchok Sky Khadafi melihat ada keanehan dan janggal dalam perkembangan kasus perkara korupsi yang ditangani oleh KPK tersebut. Masa yang sudah ditetapkan tersangka baru tiga tersangka saja.
Masa hingga pertengahan Mei 2025 peningkatan jalan untuk gabungan dua ruas jalan yang dimenangkan oleh dua perusahaan PT Rajawali Sakti Kalbar dan PT Adhitama Borneo Prima seperti dengan sengaja disulap lambat, dan bisa macet ditangan KPK, kata Uchok Sky.
Sebaiknya KPK harus segera mempercepat bongkar dua kasus perkara korupsi di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mempawah dengan menelusuri aliran dana kemana saja mengalir, dan siapa saja para pejabat di kabupaten Mempawah yang mendapat uang haram korupsi tersebut, lanjut Uchok Sky.
KPK diminta jangan menyembunyikan tersangka lain, dan harus segera ditetapkan tersangka baru dari pejabat pejabat Top atas dong. Bukan hanya ikan teri yang ditetapkan sebagai tersangka, jelas Uchok Sky.
Makanya Diminta kepada KPK untuk segera Panggil saja itu orang orang Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mempawah, para jajaran komisaris dan direktur PT Rajawali Sakti Kalbar dan PT Adhitama Borneo Prima ke Gedung KPK Merah Putih, pungkas Uchok Sky





