Salah Ucap Nama Prancis di Bastille Day, Buni Yani: Kualitas Jurnalisme TV Indonesia Dipertanyakan

  • Bagikan
Cara Keluar dari Mindset Pecundang
Cara Keluar dari Mindset Pecundang

MoneyTalk, Jakarta – Parade militer Indonesia di Place de la Concorde, Paris, dalam peringatan Bastille Day 14 Juli 2025 menjadi momen membanggakan di kancah internasional. Namun, di tengah sorotan dunia, siaran langsung oleh sejumlah televisi nasional Indonesia justru menuai kritik tajam, bukan karena isi liputan, melainkan akibat kesalahan pelafalan sejumlah istilah dan nama tempat dalam bahasa Prancis.

Pengamat media dan politik, Buni Yani, menyayangkan rendahnya perhatian media televisi terhadap aspek linguistik dasar dalam siaran. “Penyiar-penyiar kita rata-rata tidak bisa melafalkan kata-kata berbahasa Prancis dengan benar. Mulai dari Champs Elysée, Place de la Concorde, hingga Charles de Gaulle, semua dilafalkan keliru,” ujar Buni, Rabu (16/7/2025)

Menurutnya, dalam jurnalisme penyiaran, terutama televisi dan radio, kemampuan melafalkan dengan tepat jauh lebih penting ketimbang sekadar menulis kata dengan benar. “Kalau wartawan cetak fokus pada ejaan, maka wartawan TV dan radio wajib tahu cara membaca yang benar. Di luar negeri seperti di Amerika, sudah lazim jika naskah TV mencantumkan cara pelafalan istilah asing. Wartawan bahkan wajib bertanya ke editor jika ragu,” tambahnya.

Kekeliruan ini, lanjut Buni, bisa menjadi bahan tertawaan bagi kalangan yang memahami bahasa dan budaya Prancis. Kesalahan ini mencerminkan lemahnya pelatihan dasar dalam dunia penyiaran, terutama menyangkut akurasi dan sensitivitas bahasa.

Ia pun mengajak lembaga penyiaran untuk mengevaluasi kualitas jurnalisme yang mereka sajikan ke publik. “Ini bukan soal remeh. Ini tentang integritas profesi jurnalistik dan menghargai budaya bangsa lain ketika kita hadir di panggung internasional,” tegasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *