MoneyTalk, Jakarta – Aktivis Nahdlatul Ulama (NU) Umar Hasibuan atau yang dikenal dengan Gus Umar melontarkan kritik keras terhadap Islah Bahrawi. Ia secara terbuka menyatakan ketidakpercayaannya terhadap sikap dan pandangan Islah yang belakangan ramai di ruang publik.
Melalui pernyataan yang beredar di media sosial, Gus Umar mempertanyakan kredibilitas Islah Bahrawi yang ia sebut memiliki kedekatan dengan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, Gus Umar menilai Islah diduga sedang menggiring opini publik untuk kepentingan politik tertentu.
“Kalian percaya sama Islah Bahrawi, ex jongos Jokowi ini? Saya sih enggak percaya,” ujar Gus Umar dalam pernyataannya, Kamis (15/1/2026).
Menurut Gus Umar, narasi yang dibangun Islah berpotensi mengarah pada upaya pencarian dukungan politik, khususnya dalam konteks mendorong mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas agar mencari sokongan dan perlindungan politik dari Jokowi.
“Menurut keyakinan saya, orang ini menggiring opini agar Yaqut cari teman dan minta backup Jokowi,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut menuai beragam respons dari warganet. Sebagian mendukung pandangan Gus Umar dan menilai kritik tersebut sebagai bentuk kewaspadaan terhadap politisasi isu keagamaan. Namun, tidak sedikit pula yang menilai pernyataan tersebut terlalu subjektif dan berpotensi memperkeruh suasana internal umat.
Hingga berita ini diturunkan, Islah Bahrawi belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan Gus Umar tersebut. Demikian pula pihak-pihak yang disebut dalam narasi itu belum memberikan klarifikasi.
Perbedaan pandangan di kalangan tokoh dan aktivis NU ini kembali menunjukkan dinamika internal yang kerap mencuat seiring meningkatnya tensi politik nasional menjelang agenda-agenda besar kenegaraan



