MoneyTalk, Jakarta – Praktisi spiritual Ki Surau kembali melontarkan pandangannya terkait perjalanan politik Presiden RI Prabowo Subianto. Menurutnya, Prabowo berpotensi tidak menyelesaikan masa jabatan lima tahun sebagai presiden karena terkena karma politik yang berkaitan dengan mendiang Presiden ke-2 RI, Soeharto.
Ki Surau menilai hubungan Prabowo dengan Soeharto pada masa lalu meninggalkan jejak energi dan konsekuensi yang masih memengaruhi perjalanan politiknya hingga saat ini. Ia menyebut berbagai dinamika yang terjadi di sekitar pemerintahan Prabowo merupakan bagian dari proses karma politik tersebut.
“Dalam pandangan spiritual, ada karma yang masih mengikuti perjalanan politik Prabowo sehingga saya melihat masa pemerintahannya tidak akan berjalan mulus hingga lima tahun,” ujar Ki Surau kepada wartawan, Jumat (5/6/2026).
Pernyataan tersebut merupakan bagian dari analisis spiritual pribadi Ki Surau dan tidak didasarkan pada kajian ilmiah maupun data politik yang dapat diverifikasi. Sebelumnya, Ki Surau juga pernah menyampaikan sejumlah prediksi mengenai perjalanan politik Prabowo sebelum menjadi presiden.
Hingga saat ini, tidak ada fakta atau informasi resmi yang menunjukkan Presiden Prabowo akan mengakhiri masa jabatannya sebelum periode berakhir. Secara konstitusional, masa jabatan presiden berlangsung selama lima tahun dan hanya dapat berakhir melalui mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945.





