Guru Besar Unair Kritik Program Prabowo: MBG dan KDMP Dinilai Top Down Tanpa Kajian Kuat

  • Bagikan
Guru Besar Ilmu Komunikasi Hendri Subiakto

MoneyTalk, Jakarta – Guru Besar Ilmu Komunikasi Hendri Subiakto melontarkan kritik terhadap pola pelaksanaan program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Dalam pernyataannya, Prof Hendri membandingkan cara pandang politisi Budiman Sudjatmiko dengan akademisi Ferry Latuhihin saat menjelaskan program-program pemerintah saat ini.

“Inilah bedanya argumen politisi yang bernama Budiman Sudjatmiko dengan akademisi Prof Ferry Latuhihin saat menjelaskan tentang program Prabowo. Mana lebih rasional di antara mereka?” ujar Hendri, Rabu 27/5/2026.

Menurutnya, persoalan utama dari sejumlah program pemerintah saat ini adalah pendekatan yang dinilai terlalu bersifat top down atau berbasis komando dari atas, tanpa didukung riset maupun kajian mendalam dari hasil proyek percontohan.

Ia menyoroti program MBG dan KDMP yang disebut dijalankan secara serentak dalam skala nasional tanpa didahului penelitian dan pengumpulan data yang memadai.

“Program MBG dan KDMP digerakkan sebagai program serentak secara nasional yang dilakukan tanpa kajian terlebih dahulu, tanpa data riset,” katanya.

Prof Hendri juga menilai pelaksanaan program-program tersebut terkesan terburu-buru dan lebih mengejar target waktu dibanding perencanaan matang.

“Seperti kejar waktu dan kejar setoran. Uang negara dihamburkan tanpa kehati-hatian dan tanpa kajian yang kuat,” lanjutnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut pada akhirnya memunculkan pertanyaan publik mengenai prioritas pembangunan pemerintah saat ini.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *