Kadishub Kota Medan Dicopot, Karena Penyimpangan Belanja Stiker Parkir Berlangganan Rp.9.3 miliar ?

  • Bagikan

MoneyTalk,Jakarta – Iswar Lubis akhirnya kena batunya. Harus dipecat, atau bahasa halusnya dicopot sementara dari jabatan Kadishub dalam rangka pemeriksaan oleh inspektorat Kota Medan.

Alasan Pencopotan Iswar Lubis sebagai Kadishub kota Medan ini belum jelas apa kesalahan beliau. Ada yang menuding bahwa Iswar Lubis dicopot lantaran ada yang melaporkan ke KPK.

Dimana Iswar Lubis dilaporkan oleh Dirut PT. Medan Bus Transport Djumongkas Hutagaol ke KPK karena ada dugaan korupsi dengan pengadaan Bus Listrik, dan berpotensi merugikan keuangan negara

Ada juga yang berspekulasi bahwa pencopotan Iswar Lubis sebagai Kadishub kota Medan disebabkan kebijakan kontroversinya yang menerapkan kebijakan parkir berlangganan.

Kemudian sesuai data MoneyTalk miliki bahwa pada tahun 2024 Dinas Perhubungan Kota Medan punya proyek Pengadaan Stiker Parkir Berlangganan dengan anggaran sebesar Rp.9.350.250.000.

Dan ternyata untuk harga satu stiker dipotok sebesar Rp.7.000 untuk satu Kenderaan. Harga pengadaan satu stiker dibilang mahal sekali. Biarpun model Stiker Parkir berlangganan ini diperuntukan Outdor dan tahan air.

Selain belanja Stiker berlangganan, ternyata Dinas Perhubungan Kota Medan juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp.15 miliar untuk membayar 1000 juru parkir Berlangganan.

Dan anggaran sebesar Rp.15 miliar ini, hanya untuk pembayaran juru parkir selama 6 bulan. Pembayaran atau gaji juru parkir ini ilmulai dibayar dari Bulan Juli sampai Desember 2024. Dimana setiap juru parkir akan digaji perbulan sebesar Rp.2.5 juta perbulan.

Dari cerita diatas sudah pantas Iswar Lubis sebagai Kadishub kota Medan Dicopot dan diperiksa oleh inspektorat Kota Medan. Tapi ditunggu juga pihak Kejati Sumut untuk membuka pengadaan Stiker Parkir Berlangganan sebesar Rp.9.3 miliar

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *