CBA Ungkap, KPK Telah Endus Aliran Dana ke Salah Satu Cakada Kota Bekasi

  • Bagikan
CBA Ungkap, KPK Telah Endus Aliran Dana ke Salah Satu Cakada Kota Bekasi
CBA Ungkap, KPK Telah Endus Aliran Dana ke Salah Satu Cakada Kota Bekasi

MoneyTalk, Jakarta – Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, menyebut bahwa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi menjadi momentum bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang berintegritas.

Pasalnya, dua Kepala Daerah Kota Bekasi sebelumnya yakni Mochtar Muhamad dan Rahmat Effendi mengalami persoalan hukum sebelum masa jabatannya berakhir.

“Jangan sampai masyarakat Kota Bekasi terpedaya oleh janji manis calon kepala daerah. Padahal di balik itu ada niat terselubung yaitu hanya ingin memperkaya diri dan kelompoknya,” ungkap Uchok kepada wartawan di Jakarta, Jumat (11/10/2024).

Oleh karena itu, Uchok mendorong masyarakat untuk memahami rekam jejak dari calon kepala daerah yang akan bertarung pada pemilihan kepala daerah. Terlebih rekam jejak tersebut dinilai akan berpengaruh pada kinerja saat terpilih menjadi kepala daerah.

“Kami menilai masyarakat tak terlalu sulit mencari rekam jejak calon karena teknologi digital memungkinkan publik mengetahui apa yang sudah pernah dilakukan calon kepala daerah, termasuk prestasi hingga mungkin kasus-kasus hukum yang membelitnya,” tegas Uchok.

Dia juga menyoroti calon pemimpin yang menghalalkan segala cara, khususnya politik uang. Calon kepala daerah yang menggunakan politik uang dalam pilkada ketika terpilih akan berusaha mencari keuntungan untuk mengembalikan modalnya.

Selain itu, kata Uchok, guna mendapatkan logistik untuk modal pilkada mendatang, ia juga menerima informasi bahwa beberapa kepala dinas dan sejumlah pengusaha telah dikondisikan untuk menyetorkan uang fee proyek kepada salah satu cakada.

Bahkan berdasarkan informasi yang dihimpun dari salah satu sumber terpercaya di KPK, lembaga antirasuah itu juga telah mengendus adanya dugaan aliran dana tersebut ke salah satu cakada dari sejumlah kepala dinas maupun para pengusaha di lingkungan Kota Bekasi kepada salah satu cakada yang akan berkontraksi pada pilkada mendatang.

“Kami sudah mendapatkan informasi bahwa ada beberapa pejabat di Pemkot Bekasi yang menyuplai dana kepada salah satu kepala daerah. Bahkan dari siapa sumber dan pintu masuknya, infonya KPK telah mengidentifikasi. Tinggal kita tunggu tanggal mainnya,” tutup Uchok.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *