MoneyTalk, Jakarta – siang suasana konferensi pers di kantor Kementerian Keuangan berubah panas ketika Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudi Sadewa, berhadapan langsung dengan awak wartawan. Dengan gaya santai namun menusuk, ia membantah isu liar, menepis gosip, sekaligus melontarkan ancaman kepada para pengemplang pajak dan mafia rokok ilegal.
“yang penting Saya lihat dulu optimalisasi pajak dan cukai. Kalau hasilnya masih lemah, baru kita pikirkan. Sekarang belum waktunya,” ujar Purbaya.
Tapi Purbaya menegaskan, kebijakan strategis baru akan diputuskan setelah berdiskusi langsung dengan Presiden. Tapi akan mengambil langkah cepat memperbaiki penerimaan negara, dan merinci tiga jurus andalan:
1. Dorong pertumbuhan ekonomi bukan menaikkan tarif, tapi menciptakan aktivitas agar pajak meningkat otomatis.
2. Kejar 200 penunggak pajak besar dengan nilai tunggakan mencapai Rp.60 triliun.
3. Perang lawan rokok ilegal Kemenkeu sudah memanggil Bukalapak, Tokopedia, Blibli, dan marketplace besar lainnya untuk menutup lapak penjual rokok ilegal.
“Mereka tidak bisa lari. Kami akan tagih sampai lunas,dan Kalau masih bandel, siap-siap ditangkepin!” ancamnya.
Selain itu, Purbaya menyinggung proyek Cortex IT system yang sempat molor. Ia janji akan datangkan jago-jago IT dari luar negeri untuk bereskan sistem dalam sebulan.





