MoneyTalk, Jakarta – Politikus Partai Demokrat, Ricky Kurniawan, melontarkan kritik keras terhadap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait pernyataannya yang menyebut adanya keterlibatan “orang besar” dalam isu ijazah palsu yang dimiliki mantan Wali Kota Solo.
Menurut Ricky, Jokowi tidak boleh melempar pernyataan ambigu yang berpotensi menimbulkan kegaduhan nasional tanpa disertai penjelasan yang terang dan bertanggung jawab. Ia menegaskan, jika memang ada pihak tertentu yang dimaksud sebagai “orang besar”, maka Jokowi wajib menjelaskannya secara terbuka kepada publik.
“Jokowi harus menjelaskan kepada rakyat siapa yang dimaksud dengan ‘orang besar’ itu. Jangan menyebarkan kebohongan, jangan mengalihkan isu, dan jangan membuat negara ini gaduh dengan pernyataan yang tidak jelas,” kata Ricky dalam keterangannya, Sabtu (13/12/2025).
Ricky menilai, pernyataan tanpa kejelasan hanya akan memicu spekulasi liar, memperkeruh suasana politik, serta merusak kepercayaan publik terhadap institusi negara. Ia juga menuding adanya kecenderungan pengalihan isu yang dilakukan melalui narasi-narasi kontroversial.
“Pernyataan seperti itu berbahaya. Negara tidak boleh dipimpin dengan narasi insinuatif. Kalau ada masalah, buka secara terang. Kalau tidak ada, jangan membangun cerita yang menyesatkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ricky secara terbuka meminta Jokowi untuk melakukan refleksi dan menghentikan kebiasaan menyampaikan pernyataan yang dinilainya tidak berdasar. Ia bahkan menggunakan istilah religius sebagai bentuk kritik moral terhadap mantan kepala negara tersebut.
“Semoga Jokowi segera tobat dari kebiasaan buruknya. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin,” ucap Ricky.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Joko Widodo terkait pernyataan Ricky Kurniawan tersebut. Pernyataan Jokowi soal “orang besar” sendiri masih menjadi perbincangan luas dan menuai beragam reaksi dari kalangan politisi maupun masyarakat.





