Susi Pudjiastuti Sentil Gerindra: Yang Dibutuhkan Korban Bencana Bukan Sekadar Negara Hadir, Tapi Nasi Padang hingga Air Bersih

  • Bagikan

MoneyTalk, Jakarta – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyindir pernyataan resmi Partai Gerindra terkait penanganan bencana alam di Sumatera Barat. Sindiran itu disampaikan Susi melalui akun X (dulu Twitter) miliknya, menanggapi unggahan akun resmi Partai Gerindra yang menyebut negara hadir dalam setiap langkah pemulihan bencana.

Sebelumnya, akun @Gerindra menuliskan pernyataan, “Negara hadir, setiap hari, dalam setiap langkah pemulihan,” disertai tagar #Prabowo, #PrabowoSubianto, #BencanaAlam, dan #SumateraBarat.

Namun, pernyataan tersebut langsung mendapat respons tajam dari Susi Pudjiastuti. Dalam cuitannya, Susi menilai bahwa yang paling dibutuhkan masyarakat terdampak bencana bukan sekadar narasi kehadiran negara.

“Saya pikir sekarang yg mereka butuhkan bukan Negara hadir; tapi Nasi padang, dunkin donuts, roti marie, starlink, lilin, air minum… air bersih,” tulis Susi, Kamis (18/12/2025).

Unggahan Susi tersebut langsung menyedot perhatian publik. Dalam waktu singkat, cuitan itu menuai ratusan tanda suka dan puluhan retweet, menandakan kuatnya resonansi pesan yang disampaikan mantan menteri yang dikenal vokal tersebut.

Banyak warganet menilai sindiran Susi sebagai kritik keras terhadap gaya komunikasi politik yang dianggap terlalu simbolik di tengah situasi darurat. Menurut mereka, korban bencana membutuhkan bantuan nyata dan cepat, bukan sekadar pernyataan normatif tentang kehadiran negara.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi atau tanggapan resmi dari Partai Gerindra atas sindiran yang dilontarkan Susi Pudjiastuti tersebut. Namun polemik ini kembali membuka perdebatan lama soal jarak antara narasi politik elite dan kebutuhan riil masyarakat di lapangan saat bencana terjadi.

Dalam beberapa kesempatan, Susi Pudjiastuti memang kerap menekankan pentingnya aksi konkret dan logistik dasar dalam situasi krisis, terutama di wilayah terdampak bencana alam.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *