MoneyTalk, Jakarta – Pengacara Habib Rizieq Syihab (HRS), Aziz Yanuar, kembali melontarkan kritik keras terhadap kondisi kekuasaan di Indonesia. Melalui unggahan singkat di media sosial, Aziz menyampaikan sindiran tajam yang langsung menyedot perhatian publik.
“Ketika seorang badut pindah ke istana, dia tidak menjadi raja, melainkan istana berubah menjadi arena sirkus,” tulis Aziz Yanuar dalam unggahannya yang disertai tagar #AYP, Senin (29/12/2025).
Pernyataan tersebut dinilai sebagai kritik simbolik terhadap arah kepemimpinan dan praktik kekuasaan saat ini. Meski tidak menyebut nama atau jabatan secara langsung, pesan tersebut ditafsirkan luas sebagai ekspresi kekecewaan terhadap elite yang dinilai tidak memiliki kapasitas kenegaraan namun berada di pusat kekuasaan.
Aziz Yanuar dikenal sebagai sosok yang kerap menyuarakan kritik tajam terhadap pemerintah, terutama sejak menjadi kuasa hukum HRS. Gaya komunikasinya yang lugas dan penuh metafora sering memantik perdebatan di ruang publik.
Pengamat politik Rokhmat Widodo menilai ungkapan “arena sirkus” menggambarkan kekuasaan yang lebih menonjolkan pencitraan, sensasi, dan hiburan politik ketimbang substansi kepemimpinan, kebijakan, serta etika bernegara.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana maupun tokoh yang diduga menjadi sasaran sindiran tersebut. Namun unggahan Aziz Yanuar terus beredar luas dan menuai beragam reaksi dari warganet, baik yang mendukung maupun yang mengkritik pernyataannya.
Di tengah situasi politik nasional yang masih dinamis, pernyataan Aziz Yanuar kembali menegaskan bahwa ruang kritik terhadap kekuasaan tetap hidup, meski kerap dibalut bahasa simbolik dan satir yang tajam.





