MoneyTalk, Jakarta – Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, melontarkan kritik keras terhadap Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.
Melalui pernyataannya, Said Didu mengaku menerima informasi bahwa Dadan Hindayana dinilai tidak menjalankan tugas secara optimal. Ia bahkan menyebut gaya kerja Kepala BGN tersebut lebih banyak dihabiskan untuk aktivitas pribadi.
“Info yang saya terima, kerjanya main golf dan ngantor seenaknya, sesuai yang dia sukai,” ujar Said Didu dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).
Tak hanya itu, Said Didu juga menyinggung besarnya anggaran yang berada di bawah kendali BGN. Ia menyebut lembaga tersebut mengelola dana rakyat hingga ratusan triliun rupiah, sehingga menurutnya perlu ada pengawasan ketat terhadap kinerja pimpinan lembaga tersebut.
Dalam pernyataannya, Said Didu juga menilai adanya sikap arogan yang ditunjukkan oleh Dadan Hindayana, baik di ruang publik maupun dalam hubungan internal pemerintahan.
“Merasa ‘disayangi’ Presiden, maka bukan hanya di publik terlihat sombong dan songong, ternyata ke anggota kabinet atau pejabat yang tidak ‘menjilat’ pun berlaku demikian,” lanjutnya.
Pernyataan ini langsung memicu perhatian publik, mengingat peran strategis BGN dalam program-program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pemenuhan gizi nasional.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Badan Gizi Nasional maupun dari Dadan Hindayana terkait tudingan tersebut.





