Raih Gelar Doktor Predikat Sangat Memuaskan di UMY, Husni Amriyanto Dapat Apresiasi Dirjen PDN Kemendag

  • Bagikan
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (Dirjen PDN) Kementerian Perdagangan (Kemendag), Iqbal Shoffan Shofwan

MoneyTalk, Jakarta – Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (Dirjen PDN) Kementerian Perdagangan (Kemendag), Iqbal Shoffan Shofwan menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada Husni Amriyanto yang berhasil meraih gelar doktor Ilmu Politik Islam di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dengan predikat sangat memuaskan.

Iqbal yang juga alumni Hubungan Internasional (HI) UMY angkatan 1997 menilai capaian akademik tersebut menjadi bukti bahwa kesibukan dalam aktivitas profesional tidak menghalangi seseorang untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

“Hormat kepada Pak Husni Amriyanto Putra. Dengan segala kesibukan tetap berupaya memberikan kontribusi melalui refleksi dan penelitian,” ujar Iqbal kepada wartawan, Rabu (13/5/2026).

Menurut Iqbal, pencapaian doktoral tersebut layak diapresiasi karena lahir dari proses panjang yang membutuhkan konsistensi, ketekunan, dan komitmen intelektual yang kuat. Ia menilai disertasi yang ditulis Husni memiliki relevansi penting, terutama dalam melihat peran organisasi keagamaan dalam isu kemanusiaan global.

Dalam disertasinya, Husni Amriyanto menyoroti peran Muhammadiyah sebagai faith-based organization (FBO) dalam penyelesaian konflik Rohingya. Penelitian tersebut menyebutkan Muhammadiyah selama ini lebih banyak memainkan peran peacebuilding dibanding peacemaking dalam konflik Rohingya.

Berbeda dengan keterlibatan Muhammadiyah di kawasan konflik seperti Mindanao dan Pattani yang dinilai telah mampu menjalankan fungsi peacebuilding sekaligus peacemaking.

Menanggapi hal tersebut, Iqbal menekankan bahwa Muhammadiyah memiliki posisi strategis dalam kerja-kerja kemanusiaan internasional.

“Dalam aspek kemanusiaan pada dimensi konflik, Muhammadiyah tentu harus berpihak dan mengedepankan kemanusiaan itu sendiri,” katanya.

Ia berharap ke depan Muhammadiyah terus memperkuat kiprah kemanusiaannya di berbagai wilayah konflik dunia, baik melalui diplomasi kemanusiaan, bantuan sosial, pendidikan, hingga penguatan perdamaian berbasis masyarakat sipil.

Keberhasilan Husni meraih gelar doktor juga dinilai menjadi inspirasi bagi kalangan profesional, birokrat, maupun aktivis untuk terus meningkatkan kapasitas akademik di tengah padatnya aktivitas pekerjaan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *