Beathor Bongkar Eks Jampidsus Diduga Sisihkan Hasil Sitaan ke Petinggi Negara Berinisial SS

  • Bagikan
Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Beathor Suryadi

MoneyTalk.id, Jakarta – Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Beathor Suryadi kembali melontarkan pernyataan kontroversial terkait perkara yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Dalam keterangannya, Beathor mengklaim terdapat kejanggalan dalam perkembangan status hukum Febrie yang, menurutnya, berubah dalam waktu singkat dari tersangka menjadi saksi, lalu kembali menjadi tersangka. Hingga kini, klaim tersebut belum dapat diverifikasi melalui keterangan resmi aparat penegak hukum.

Beathor kemudian menyampaikan dugaan bahwa perubahan tersebut menunjukkan adanya dukungan dari sejumlah pihak terhadap Febrie.

“Dalam hitungan jam, status Febrie berubah-ubah, dari tersangka jadi saksi lalu balik lagi jadi tersangka. Ini membuktikan ada banyak pihak di belakang Febrie,” ujar Beathor, Sabtu (18/7/2026).

Lebih lanjut, Beathor juga menuding Febrie diduga menyisihkan sekitar satu persen dari nilai hasil sitaan negara yang disebut mencapai Rp430 triliun untuk dibagikan kepada sejumlah pihak. Ia bahkan menyebut adanya sosok petinggi negara berinisial SS yang menurutnya diduga turut menjadi penerima.

“Dia mampu menyisihkan hampir 1 % dari hasil kerjanya untuk negara sebesar Rp430 triliun itu dan banyak pihak yang akan dibaginya termasuk petinggi negara berinisial SS maka dengan tegas Febrie menjelaskan harta yang disita dari rumahnya bukan punya dia, ada pemiliknya,” kata Beathor.

Selain itu, Beathor mengutip pernyataan yang menurutnya pernah disampaikan Febrie bahwa harta yang disita dari rumahnya bukan merupakan miliknya, melainkan milik pihak lain.

Mantan tahanan politik era Orde baru ino mempertanyakan Febrie Adriansyah yang belum ditahan padahal temannya Don Ritto sudah masuk tahanan. “Publik mempertanyakan, siapa di belakang Febrie sudah tersangka, belum diperiksa dan belum ditahan,” paparnya.

Selain itu, Beathor mencurigai Febrie menyetor sebagian hasil sitaan ke bunker rumah Jokowi di Solo. “Febrie ini dilantik era Jokowi dan sangat dekat mantan Wali Kota Solo itu,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat bukti yang dipublikasikan maupun pernyataan resmi dari aparat penegak hukum yang membenarkan tuduhan Beathor tersebut. Demikian pula, identitas sosok berinisial SS yang disebut Beathor tidak dijelaskan lebih lanjut dan belum ada tanggapan resmi dari pihak yang dimaksud.

Pihak Febrie Adriansyah juga belum memberikan keterangan atas tuduhan terbaru yang disampaikan Beathor Suryadi. Apabila terdapat tanggapan resmi dari pihak terkait, berita ini akan diperbarui sesuai perkembangan informasi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *