Edy Mulyadi Soroti Isu Ancaman terhadap Kapolri, Sebut Ada “Perang Narasi dan Opini”

  • Bagikan

MoneyTalk.id, Jakarta –  Wartawan senior Edy Mulyadi menyoroti beredarnya isu mengenai dugaan ancaman terhadap Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Sorotan itu disampaikan melalui tayangan di akun YouTube @BangEdyChannel pada Kamis (6/8/2026) dengan tema “!!Benarkah Ada Yang Mau Boen#h Kapolri? Perang Opini Dan Narasi, Listyo Sigit Mulai Playing Victim?”.

Dalam paparannya, Edy mempertanyakan narasi yang menyebut adanya pihak tertentu yang disebut marah terhadap Kapolri karena dianggap berani memberantas korupsi.

“Berdalih informasi intelijen, isu ada yang mau bunuh Kapolri Listyo Sigit digelindingkan. Katanya, ada pihak-pihak tertentu yang marah karena Listyo dianggap berani memberantas korupsi,” ujar Edy Mulyadi dalam tayangan tersebut.

Edy juga menyinggung posisi Kapolri yang disebut-sebut siap “pasang badan” untuk kepentingan civil society. Menurutnya, narasi tersebut perlu diuji secara kritis.

“Buat mereka yang agak melek politik sedikit saja, narasi ini sungguh menggelikan. Justru saat dia Kapolri korupsi merajalela. Termasuk dan terutama yang dilakukan para petinggi Polri,” katanya.

Lebih lanjut, Edy menyampaikan kritik terhadap penegakan hukum yang menurutnya kerap dianggap tidak berimbang.

“Polisi juga banyak menangkapi, mengkriminalisasi, bahkan menyiksa para aktivis yang kritis terhadap kekuasaan Jokowi. Hukum tajam ke bawah tumpul ke atas,” ujarnya.

Di akhir komentarnya, Edy melontarkan kritik bernada satir terhadap pihak-pihak yang menurutnya terlalu membela pejabat tertentu.

“Mbok kalau mau jilat pejabat, agak sedikit cerdas, lahhh… Orang Jawa bilang, ngono yo ngono, ning ojo ngono,” ucapnya.

Tayangan tersebut dapat diakses melalui kanal YouTube @BangEdyChannel pada tautan yang dibagikan Edy Mulyadi.

Redaksi memberikan ruang klarifikasi dan hak jawab kepada Divisi Humas Polri, pihak Kapolri, maupun pihak lain yang berkepentingan untuk menyampaikan tanggapan atas tayangan dan pernyataan Edy Mulyadi tersebut. Apabila tanggapan resmi diterima, redaksi akan memuatnya secara proporsional pada pemberitaan lanjutan.

Pernyataan yang dimuat dalam berita ini merupakan pendapat dan pernyataan Edy Mulyadi sebagaimana disampaikan dalam tayangan YouTube yang bersangkutan. Redaksi menyajikannya sebagai informasi yang memiliki nilai berita dan tetap menjunjung asas keberimbangan serta praduga tak bersalah.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *