Jelang Reshuffle Kabinet, Jumhur Hidayat Datangi Istana

  • Bagikan

MoneyTalk, Jakarta – Isu reshuffle kabinet kembali menghangat setelah Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Mohammad Jumhur Hidayat, terlihat mendatangi Istana Kepresidenan, Senin (27/4/2026).

Kehadiran Jumhur memicu spekulasi kuat bahwa dirinya akan masuk dalam jajaran Kabinet Presiden Prabowo Subianto, bahkan disebut-sebut akan mengisi posisi Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif Faisol.

Saat dikonfirmasi awak media mengenai kedatangannya ke Istana, Jumhur tidak memberikan penjelasan rinci. Ia hanya menyebut dirinya hadir untuk sebuah pelantikan.

“Ya, hadir ada pelantikan. Pelantikan apanya belum tahu,” kata Jumhur kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan.

Pernyataan singkat tersebut justru semakin memperkuat dugaan bahwa Presiden Prabowo tengah menyiapkan perombakan kabinet dalam waktu dekat. Nama Jumhur Hidayat disebut masuk dalam radar kuat untuk memperkuat pemerintahan, khususnya di sektor lingkungan hidup dan ketenagakerjaan.

Sebagai tokoh buruh nasional, Jumhur dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam isu ketenagakerjaan, perlindungan buruh, hingga kebijakan ekonomi kerakyatan. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dan aktif menyuarakan kepentingan pekerja di tingkat nasional.

Jika benar ditunjuk menjadi Menteri Lingkungan Hidup, maka langkah tersebut dinilai sebagai upaya Presiden Prabowo untuk menghadirkan figur dengan pendekatan sosial-ekonomi yang kuat dalam pengelolaan isu lingkungan dan industri berkelanjutan.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Istana terkait agenda pelantikan maupun kepastian reshuffle kabinet.

Namun, sejumlah sumber di lingkaran pemerintahan menyebutkan bahwa reshuffle kali ini akan menyasar beberapa pos strategis, termasuk kementerian yang dinilai membutuhkan percepatan kinerja dalam menghadapi tantangan ekonomi global, investasi hijau, dan agenda transisi energi nasional.

Publik kini menanti apakah kehadiran Jumhur Hidayat di Istana benar-benar menjadi sinyal kuat pergantian Menteri Lingkungan Hidup, atau hanya bagian dari agenda kenegaraan lainnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *