Petunjuk Jokowi Tak Punya Dokumen Asli 

  • Bagikan

MoneyTalk, Jakarta – Politikus PDIP, Beathor Suryadi, kembali melontarkan pernyataan kontroversial terkait dokumen akademik mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Beathor menyoroti dugaan bahwa sejak 1985 hingga kini, Jokowi tidak pernah memperlihatkan ijazah asli Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Selama 40 tahun ijazah itu tidak pernah diperlihatkan,” ujar Beathor dalam sebuah diskusi politik di Jakarta, Selasa (19/8/2025).

Beathor mengaitkan hal ini dengan beberapa kasus hukum, di mana tokoh seperti Bambang Tri dan Gus Nur pernah menyatakan bahwa Jokowi tidak memiliki dokumen asli, hingga akhirnya divonis enam tahun penjara.

Selain itu, Beathor juga menyinggung nama sejumlah tokoh yang disebutnya mengetahui seluk-beluk persoalan ini. Misalnya, Prof. Dr. Sofian Effendi yang diklaim tidak menemukan nama Joko Widodo dalam catatan Fakultas Kehutanan, serta mantan Ketua KPUD Solo, Eko Sulistiyo, yang disebut hanya menerima dokumen berupa ijazah Insinyur dan Doktorandus tanpa keterangan asal kampus yang jelas.

Ia juga mengutip pernyataan Prof. Dr. Riyaas Rasyid yang menyebut berkas Jokowi di KPUD Solo, KPUD DKI, maupun KPU RI sudah hilang. Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Oegroseno pun turut disebut bahwa semua aparat KPU harus bertanggung jawab di pengadilan.

Tak berhenti di situ, Beathor menambahkan bahwa hasil pelacakannya menemukan adanya pertemuan delapan orang tim Jokowi dengan aktivis PDIP DKI pada 2012. Pertemuan itu, menurutnya, membahas kekurangan dokumen Jokowi untuk mendaftar sebagai calon gubernur DKI Jakarta.

Beathor bahkan menyeret nama Paiman Rahardjo, yang dikenal sebagai pengetik skripsi dan pembuat dokumen di kawasan Pasar Pramuka. Ia mengklaim Paiman ikut membantu dalam proses penyediaan dokumen saat Pilkada Solo 2005 dan Pilgub DKI 2012.

“Semua ini harus dibuka di pengadilan, jangan sampai publik terus dibutakan,” pungkas Beathor.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *