Pimpinan DPRD Jakarta buat Pertemuan Tertutup untuk Selamatkan Khoirudin

  • Bagikan

MoneyTalk, Jakarta – Santer terdengar soal wacana pergantian Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin dengan salah satu anggota partainya di fraksi Kebon Sirih.

Adanya isu tersebut, Wakil Ketua DPRD DKI yakni Asri Baco dari Fraksi Golkar, Wibi Andrino dari NasDem, Rani Mauliani dari Gerindra, dan Ima Mahdiah berasal dari PDI Perjuangan menggelar pertemuan tertutup di Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/11).

Pertemuan terselubung itu membicarakan manuver untuk tidak membubuhkan tanda tangan empat pimpinan tersebut, supaya pergantian Khoirudin dari Ketua DPRD Jakarta tidak terlaksana.

Rumornya Khoirudin akan digantikan dari pucuk pimpinan Legislatif DKI Jakarta pada akhir tahun 2025 ini dan ada sosok baru yang menggantikannya di awal tahun 2026.

Direktur Eksekutif Centre for Budget Analysis, Uchok Sky Khadafi mengaku mendengar adanya pertemuan tertutup keempat Wakil Ketua DPRD DKI terkait obrolan pergantian Ketua DPRD DKI Khoirudin.

Menurut dia, ada kebiasaan buruk yang terus dilakukan pejabat di Jakarta, demi kepentikan pribadinya. Mestinya para pejabat memikirkan rakyat karena digaji dari uang pajak, bukan serta merta mementingkan pribadinya.

“Semestinya ketua DPRD dan wakil ketua tak boleh bicarakan kepentingan pribadi. Mereka harus fokus bekerja kepentingan rakyat,” tuturnya dalam keterangannya, Kamis (20/11).

Oleh sebab itu, Uchok berujar, sudah seharusnya Khoirudin legowo soal wacana PKS untuk menurunkan jabatannya dari Ketua DPRD DKI. Menurut dia, adanya pertemuan tertutup untuk lobi-lobi bisa memperkeruh Jakarta. “Lebih baik Wakil Ketua DPRD Jakarta fokus saja urus Jakarta. Biar itu urusan internal PKS,” ucap dia.

“Karena untuk pergantian ketua dprd merupakan kewenangan PKS. Saya rasa Khoirudin harus Legowo jika emang harus diganti karena ada keputusan partai,” tambahnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *