MoneyTalk, Jakarta – Aktivis media sosial Jhon Sitorus melontarkan kritik keras terhadap Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, terkait pernyataannya yang mendesak Iran untuk kembali ke meja perundingan di tengah memanasnya konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Dalam pernyataannya di media sosial, Jhon Sitorus menilai sikap tersebut tidak tepat dan justru menyudutkan pihak yang dianggap sebagai korban dalam konflik tersebut.
“Dimana-mana yang didesak itu pelaku, bukan korban. Logika macam apa yang ada di kepala Menlu Sugiono ini?” tulis Jhon dalam unggahannya yang kemudian ramai diperbincangkan warganet, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, jika Indonesia ingin mengambil posisi diplomatik yang tegas, seharusnya desakan dilakukan kepada pihak yang dianggap sebagai pemicu konflik, yakni Amerika Serikat dan Israel. Ia menilai langkah mendesak Iran untuk berunding justru menunjukkan ketidaktepatan dalam membaca situasi geopolitik.
“Kalian harusnya mendesak AS-Israel ke meja perundingan, bukan malah menyudutkan Iran,” lanjutnya.
Jhon bahkan menyarankan agar posisi Menteri Luar Negeri dievaluasi. Ia menilai pernyataan tersebut berpotensi mencoreng citra diplomasi Indonesia di mata publik.
“Sebaiknya Menlu diganti saja, bikin malu saja,” katanya.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel yang memicu perhatian dunia internasional. Berbagai negara saat ini mendorong upaya diplomasi untuk meredakan konflik dan mencegah eskalasi yang lebih luas di kawasan.
Hingga saat ini, pihak Kementerian Luar Negeri Indonesia belum memberikan tanggapan resmi terkait kritik yang disampaikan Jhon Sitorus tersebut.





