Ustadz Hilmi Firdausi Desak Penegakan Hukum atas Narasi Abu Janda, Khawatir Picu Perpecahan

  • Bagikan
Pendakwah Hilmi Firdausi

MoneyTalk, Jakarta –  Pendakwah Hilmi Firdausi melontarkan kritik keras terhadap pegiat media sosial Abu Janda terkait unggahan yang dinilai memicu perpecahan di tengah masyarakat.

Melalui unggahan pada Sabtu (24/5/2026), Hilmi Firdausi menilai pernyataan Abu Janda yang menyebut Muslim di wilayah barat Indonesia, khususnya Jawa Barat dan Sumatera Barat, sebagai “barbar” dan “intoleran” merupakan bentuk fitnah yang berbahaya bagi kerukunan nasional.

“Ini Abu Janda sudah luar biasa jahat fitnahnya. Muslim di wilayah barat, khususnya Jabar & Sumbar dibilang barbar, intoleran dll,” tulis Hilmi Firdausi dalam unggahannya.

Ia mengaku enggan membagikan ulang video yang dimaksud karena khawatir justru memperluas polemik di ruang publik.

Menurutnya, narasi bernuansa perpecahan yang terus berulang tanpa adanya tindakan hukum dapat memicu reaksi negatif dari masyarakat. Hilmi mengingatkan agar aparat penegak hukum segera mengambil langkah demi menjaga stabilitas sosial dan kerukunan antarumat beragama.

“Kalau narasi-narasi perpecahan seperti ini terus dibiarkan, tidak ada tindakan hukum terhadap ybs, saya khawatir masyarakat akan mengambil tindakan sendiri,” lanjutnya.

Dalam unggahan tersebut, Hilmi Firdausi juga menyerukan tagar “#tangkapabujanda” sebagai bentuk desakan agar aparat bertindak terhadap pihak-pihak yang dinilai menyebarkan ujaran provokatif.

Pernyataan tersebut memicu beragam respons dari warganet dan kembali memunculkan perdebatan mengenai batas kebebasan berpendapat di media sosial serta pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *