Independen Sumatra Soroti Rekam Jejak Dirut PLN, Desak Kejagung Investigasi Dugaan Korupsi di Tubuh PLN

  • Bagikan
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo

MoneyTalk, Jakarta – Akun platform media sosial X Independen Sumatra melontarkan kritik tajam terhadap Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, melalui unggahan pada Sabtu (24/5/2026). Dalam unggahan tersebut, akun itu menyinggung keterlibatan nama Darmawan dalam polemik kasus “Papa Minta Saham” yang sempat menghebohkan publik pada 2015 lalu.

Independen Sumatra menyebut Darmawan Prasodjo pernah terseret dalam pusaran kasus tersebut, namun dinilai lolos dari jeratan hukum karena kedekatannya dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

“Direktur utama PLN saat ini Darmawan Prasodjo pernah tersandung kasus papa minta saham dan beliau lolos dari kasus ini karena kedekatan hubungan dengan Jokowi,” tulis Independen Sumatra.

Unggahan itu juga mempertanyakan kemungkinan adanya keterkaitan dugaan korupsi di tubuh PLN dengan kepemimpinan Darmawan Prasodjo. Karena itu, Independen Sumatra mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap perusahaan listrik negara tersebut.

“Tidak menutup kemungkinan kasus korupsi di tubuh PLN ada hubungannya dengan beliau, semoga kejagung berani turun langsung investigasi menyeluruh di tubuh PLN,” lanjut unggahan tersebut.

Independen Sumatra turut menyertakan kutipan pemberitaan lama media Detiknews tertanggal 14 Desember 2015 berjudul “Disebut Dalam Rekaman ‘Papa Minta Saham’, Darmo akan Dipanggil Kejagung”.

Dalam pemberitaan tersebut dijelaskan bahwa nama “Darmo” muncul dalam rekaman kasus dugaan pemufakatan jahat yang melibatkan mantan Ketua DPR Setya Novanto, pengusaha minyak Reza Chalid, serta mantan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Maroef Sjamsoeddin.

“Darmo” dalam rekaman itu disebut merujuk kepada Darmawan Prasodjo yang saat itu menjabat Deputi I Kantor Staf Kepresidenan.

Kala itu, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Arminsyah menyatakan pihaknya berencana meminta keterangan Darmawan terkait penyelidikan kasus tersebut.

“Kita sedang koordinasi. Kita melihat seberapa peran dia,” ujar Arminsyah sebagaimana dikutip dalam pemberitaan tersebut.

Kasus “Papa Minta Saham” sendiri sempat menjadi perhatian nasional karena menyangkut dugaan pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden untuk meminta saham dari Freeport Indonesia.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Darmawan Prasodjo maupun manajemen PLN terkait unggahan dan tudingan yang disampaikan akun Independen Sumatra tersebut.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *