MoneyTalk, Jakarta – Raymond Chin hadir dalam kanal Diary Rintisan by Finfolk Jumat (11\20) berbagi cerita inspiratif tentang pengalaman hidupnya yang sarat dengan pembelajaran mendalam mengenai investasi, kesuksesan, dan pandangan tentang politik di Indonesia. Dalam podcast tersebut, Raymond memaparkan bagaimana ia berhasil mengatasi tantangan hidup yang sangat berat, hingga akhirnya meraih kesuksesan luar biasa dalam bisnis dan edukasi.
Tidak hanya itu, ia juga mengungkapkan pandangannya tentang pentingnya terlibat dalam politik, meskipun seseorang tidak harus menjadi politisi untuk memahami dan mempengaruhi perubahan.
Ketika berbicara mengenai investasi, Raymond Chin memulai dengan jawaban yang mungkin mengejutkan banyak orang. Alih-alih merujuk langsung pada investasi finansial, ia bercanda bahwa “investasi terbaik” yang pernah ia lakukan adalah memilih pasangan hidupnya.
Di balik candaan itu, terdapat pesan penting: keputusan untuk memilih pasangan hidup adalah salah satu investasi paling penting, terutama bagi seseorang yang ambisius. Bagi Raymond, pasangan hidup dapat membuat atau menghancurkan kesuksesan seseorang.
“The single most important thing, satu keputusan yang paling penting untuk cowok ambisius adalah pasangan hidup,” kata Raymond.
Ia menekankan bahwa keputusan ini bisa menentukan apakah seseorang akan hidup bahagia atau sebaliknya, terperangkap dalam penderitaan. Di luar hubungan personal, Raymond juga menekankan pentingnya investasi dalam ilmu.
Baginya, menginvestasikan waktu dan uang untuk belajar adalah keputusan paling cerdas yang pernah ia ambil. Menurutnya, investasi dalam pendidikan selalu memberikan imbal hasil yang signifikan, lebih dari sekadar keuntungan finansial.
Salah satu hal menarik yang diangkat dalam percakapan ini adalah prinsip hidup Raymond Chin yang menekankan pentingnya “win-win” dalam setiap aspek, baik itu bisnis maupun politik. Raymond berbagi bahwa salah satu prinsip yang paling ia pegang teguh adalah untuk tidak merugikan orang lain.
Meskipun ia dihadapkan pada situasi yang mengharuskan pengorbanan demi keuntungan yang lebih besar, Raymond memilih untuk tidak mengambil jalan tersebut. Ia percaya bahwa keberhasilan sejati tidak harus dicapai dengan mengorbankan orang lain.
“Gua nggak percaya konsep growth at all cost atau power at all cost. Setiap orang punya prinsip masing-masing, dan yang penting bagi gua adalah tidak merugikan orang lain,” ujar Raymond tegas.
Dengan prinsip ini, Raymond berusaha mencari solusi yang memungkinkan semua pihak mendapatkan keuntungan tanpa ada yang dirugikan. Ia menganggap bahwa hidup yang penuh dengan kompromi atau pengorbanan yang tidak perlu hanya akan menciptakan ketidakpuasan dan konflik di masa depan.
Raymond juga berbicara panjang lebar tentang pandangannya mengenai politik di Indonesia. Ia menyampaikan keprihatinannya tentang masyarakat yang apatis terhadap politik, padahal politik memiliki dampak besar terhadap kehidupan sehari-hari, termasuk ekonomi dan bisnis. Raymond berpendapat bahwa salah satu bahaya terbesar bagi negara adalah ketika warganya menjadi apolitik – tidak peduli, tidak mengerti, dan acuh terhadap politik.
“Hal paling berbahaya yang bisa terjadi di suatu negara adalah warga yang apolitik, yang gak peduli dan gak ngerti soal politik,” tegasnya.
Raymond meyakini bahwa memahami politik tidak berarti harus menjadi seorang politikus. Sama seperti analoginya tentang membuka restoran, di mana seseorang tidak harus menjadi koki terbaik untuk menjalankan bisnis kuliner, seseorang juga tidak perlu menjadi politisi untuk berbicara tentang politik. Baginya, peran setiap warga negara dalam menyadari pentingnya politik sangat penting demi menjaga stabilitas dan kemajuan negara.
Raymond juga menyampaikan bahwa melalui edukasi, ia ingin menciptakan kesadaran di kalangan masyarakat agar mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga berperan aktif dalam mengubah sistem yang ada. Meskipun tidak terjun langsung dalam politik, ia tetap merasa memiliki tanggung jawab untuk mendidik masyarakat tentang pentingnya partisipasi dalam proses politik.
Selain berbicara tentang politik, Raymond juga menceritakan perjalanannya sebagai seorang pengusaha. Ia berbagi bagaimana entrepreneurship telah mengubah hidupnya dari seseorang yang dulu minder dan tidak percaya diri menjadi individu yang sukses dan percaya diri. Menurutnya, menjadi pengusaha adalah salah satu hal paling penting yang pernah ia lakukan dalam hidupnya.
“Entrepreneurship is one of the most important things that has made me who I am today,” katanya.
Ia kemudian menjelaskan bahwa ia kini menjalankan Genesis CEO, sebuah holding company yang menaungi berbagai perusahaan yang ia bangun bersama para mitra. Visi Raymond tidak hanya berhenti pada membangun bisnis untuk dirinya sendiri, tetapi juga membantu pengusaha lain dengan mendanai, membimbing, dan membangun kolaborasi.
Dengan strategi ini, Raymond dan timnya kini telah mendukung lebih dari 10 perusahaan dan sedang dalam proses mengevaluasi lebih dari 24 perusahaan lainnya untuk diinvestasikan. Ia percaya bahwa bergerak bersama dalam tim akan menghasilkan dampak yang jauh lebih besar daripada bergerak sendiri.
Raymond Chin adalah contoh nyata bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari kekayaan atau posisi, tetapi juga dari seberapa besar dampak yang kita buat bagi orang lain. Dalam percakapan di Diary Rintisan, ia mengingatkan kita bahwa investasi terbaik yang bisa kita lakukan bukan hanya dalam hal materi, tetapi juga dalam hubungan, ilmu, dan kesadaran politik.
Dengan prinsipnya yang kuat tentang pentingnya tidak merugikan orang lain, Raymond berupaya menciptakan masa depan yang lebih baik, tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi Indonesia secara keseluruhan. Meskipun ia bukan seorang politisi, peran Raymond sebagai edukator dan pengusaha telah membuka banyak jalan bagi masyarakat untuk lebih memahami dunia bisnis dan politik.
Raymond percaya bahwa masa depan Indonesia ada di tangan generasi yang sadar akan pentingnya kontribusi mereka, baik dalam bisnis maupun politik. Ia mengajak kita semua untuk lebih peduli, lebih belajar, dan lebih berani mengambil langkah-langkah yang bisa membawa perubahan positif.
“Karena kesuksesan yang sejati adalah ketika semua orang bisa menang tanpa ada yang harus dikorbankan,” tutupnya.(c@kra)





