Kajian Politik Merah Putih: Rezim Sendiri Diduga Dalang Kerusuhan

  • Bagikan

MoneyTalk, Jakarta – Koordiator Kajian Politik Merah Putih Sutoyo Abadi melontarkan tudingan keras terhadap rezim penguasa. Menurutnya, dalang kerusuhan dan kemarahan rakyat bukan berasal dari luar, melainkan diduga rezim sendiri yang tunduk pada kepentingan oligarki China.

“Semua pejabat pengambil kebijakan negara masih dalam genggaman ideologi angpao. Dari lurah, menteri, bahkan presiden pun bisa dibeli lunas. Dalang kerusuhan akibat kemarahan rakyat yang dimiskinkan, dirampas tanahnya, dan diusir dari tempat leluhurnya itu adalah rezim sendiri,” tegas Sutoyo Abadi, Rabu (3/9/2025).

Ia menyinggung masuknya jutaan imigran asal Tiongkok sejak era Presiden Jokowi hingga Prabowo Subianto. Menurutnya, imigran diberi keleluasaan membangun kawasan eksklusif bak “negara dalam negara” di sejumlah wilayah, termasuk proyek perumahan mewah di BSD dan Pantai Indah Kapuk (PIK).

Sutoyo juga menyoroti fenomena voter’s gentrification yang ia sebut sebagai upaya sistematis menggeser pribumi dari mayoritas menjadi minoritas. “Misi mereka jelas: pribumi didorong menjadi budak, buruh, dan tenaga kasar, sementara imigran Cina membangun basis kekuasaan ekonomi-politik di negeri ini,” katanya.

Lebih jauh, Sutoyo menuding Jokowi hingga Presiden Prabowo Subianto tak berdaya di hadapan Beijing. “Bolak-balik ke China hanya untuk sungkem ke Xi Jinping, seperti budak yang minta petunjuk dari bosnya,” ucapnya pedas.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa kemarahan rakyat yang meledak dalam kerusuhan akhir-akhir ini adalah konsekuensi dari rezim yang tunduk total pada oligarki China. “Semuanya dihabisi dengan senjata angpao. Inilah tragedi bangsa yang akan membuat Indonesia punah jika dibiarkan,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *