Guntur Romli: Seskab Harus Bangun Komunikasi Positif dengan Publik

  • Bagikan
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya

MoneyTalk, Jakarta – Politikus PDI Perjuangan, Guntur Romli, menyoroti gaya komunikasi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang dinilai belum mencerminkan pendekatan yang menenangkan publik di tengah dinamika ekonomi saat ini.

Dalam pernyataannya, Guntur menyindir narasi yang berkembang terkait isu inflasi dengan kalimat, “Halo Seskab Teddy Indra Wijaya: Inflasi Pengamat atau Inflasi Pejabat?” Ia menilai, alih-alih meredam kekhawatiran masyarakat, komunikasi yang disampaikan justru terkesan merendahkan pandangan publik maupun para pengamat.

Menurut Guntur, posisi strategis Sekretaris Kabinet seharusnya menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya membangun komunikasi yang positif, terbuka, dan empatik, terutama dalam merespons isu-isu sensitif seperti inflasi dan kondisi ekonomi.

“Seharusnya membangun komunikasi positif dengan publik, bukan malah terkesan merendahkan. Ini penting agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tetap terjaga,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Ia juga mengingatkan bahwa di era keterbukaan informasi saat ini, setiap pernyataan pejabat publik memiliki dampak luas dan cepat menyebar. Karena itu, kehati-hatian dalam memilih diksi dan pendekatan komunikasi menjadi krusial.

Lebih lanjut, Guntur menilai bahwa pemerintah perlu menghadirkan narasi yang menenangkan sekaligus solutif, bukan defensif. Komunikasi yang baik, kata dia, tidak hanya menjelaskan kebijakan, tetapi juga mampu memahami keresahan masyarakat.

Polemik ini muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap isu inflasi dan daya beli masyarakat. Berbagai kalangan, termasuk pengamat ekonomi, terus mengingatkan pentingnya transparansi dan kejelasan komunikasi pemerintah dalam menyikapi kondisi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Sekretariat Kabinet terkait kritik yang disampaikan Guntur Romli.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *