Bocor Alus Tempo Ungkap Dugaan Serangan ke PDIP dari “Perintah Lantai 4 DPR”, Dasco Membantah

  • Bagikan

MoneyTalk.id, Jakarta – Program Bocor Alus Tempo yang ditayangkan pada Sabtu (4/7/2026) mengungkap adanya dugaan koordinasi politik di balikl serangan sejumlah politikus partai pendukung pemerintah terhadap PDI Perjuangan (PDIP).

Dalam episode bertajuk “Cara Pemerintah Prabowo Membendung Unjuk Rasa MBG”, Bocor Alus Tempo mengklaim memperoleh informasi dari seorang politikus yang menyebut adanya instruksi untuk menyerang PDIP. Menurut sumber tersebut, arahan itu disebut berasal dari “lantai 4 DPR”, yang merujuk pada ruang kerja Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.

Namun, saat dimintai konfirmasi oleh Tempo, Dasco membantah tuduhan tersebut. Ia menegaskan tidak pernah memberikan perintah kepada politikus partai-partai pendukung pemerintah untuk menyerang PDIP.

Dalam ulasan Bocor Alus Tempo, disebutkan pula bahwa Partai Gerindra berupaya menjaga jarak dari narasi penyerangan terhadap PDIP. Salah satu pertimbangannya adalah hubungan politik antara Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang dinilai masih terjalin baik.

Tempo menggambarkan strategi tersebut sebagai upaya agar Gerindra tetap dipersepsikan berada di posisi netral dalam dinamika politik antara koalisi pemerintah dan PDIP. Klaim tersebut merupakan hasil pelaporan Tempo.

Isu ini mencuat di tengah meningkatnya dinamika politik nasional menyusul kritik terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan sejumlah aksi demonstrasi mahasiswa yang menuntut evaluasi kebijakan pemerintah. Dalam beberapa pekan terakhir, DPR juga menjadi lokasi penyampaian aspirasi mahasiswa terkait pelaksanaan program MBG.

Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari PDI Perjuangan terkait isi laporan Bocor Alus Tempo tersebut. Sementara itu, bantahan Dasco menjadi satu-satunya respons langsung dari pihak yang disebut dalam laporan tersebut.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *