Polisi Diduga Culik Mahasiswa Angga Saputra, Massa Geruduk Polda Metro Jaya

  • Bagikan

MoneyTalk, Jakarta – Gelombang kemarahan pecah setelah seorang mahasiswa, Angga Saputra (20), akrab disapa Jhon, diduga menjadi korban penangkapan sewenang-wenang aparat kepolisian. Insiden terjadi pada Rabu (1/10/2025) sekitar pukul 18.40 WIB di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.

Menurut kesaksian rekan-rekan korban, sekitar sepuluh orang yang mengaku aparat kepolisian tanpa seragam dan tanpa menunjukkan surat perintah penangkapan, menyergap Angga. Ia dicekik, dipaksa masuk ke sebuah mobil, lalu dibawa pergi dengan pengawalan tiga sepeda motor.

“Temannya yang bertanya soal dasar penangkapan malah diancam dan ditekan,” ungkap salah satu saksi.

Hingga Kamis (2/10/2025), massa aksi dari berbagai organisasi Komite Politik (Partai Buruh), Suara Muda Kelas Pekerja (SMKP), Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI), Liga Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (LMID), bersama pemuda dan kaum miskin kota masih menduduki Polda Metro Jaya.

Mereka menilai tindakan tersebut bukan hanya pelanggaran HAM berat, tetapi juga perampasan hak pendidikan Angga. “Angga bukan koruptor, bukan penjahat. Ia hanya mahasiswa yang haknya dirampas secara brutal,” tegas pernyataan bersama organisasi tersebut.

Kasus ini semakin menyoroti wajah reformasi kepolisian yang dinilai publik hanya ilusi. Angga sebelumnya pernah dipanggil Polda Metro Jaya sebagai saksi terkait aksi demonstrasi 25–30 Agustus 2025.

Dalam rilisnya, massa aksi menyampaikan tiga tuntutan utama:

1.Bebaskan Angga Saputra serta seluruh tahanan politik dan tahanan massa aksi tanpa syarat.

2. Usut tuntas dan adili pelaku penculikan serta kekerasan aparat.

3. Hentikan segala bentuk kriminalisasi, teror, dan intimidasi terhadap aktivis maupun pergerakan rakyat.

Aksi solidaritas dipastikan akan terus berlangsung hingga Angga dan seluruh tahanan aksi dibebaskan.

Salam Solidaritas: Bebaskan Angga Saputra! Bebaskan Seluruh Tahanan Politik!

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *