MoneyTalk, Jakarta – Media sosial kembali diramaikan dengan perdebatan terkait sumber dana hewan kurban Presiden Prabowo Subianto. Perbedaan pernyataan dari sejumlah pihak di lingkaran pemerintahan memicu kritik tajam dari warganet.
Akun X bernama Mpu Jaya Prema menilai para pembantu presiden tidak satu suara dalam memberikan penjelasan kepada publik. Ia menyebut kondisi tersebut mencerminkan kabinet yang tidak solid.
“Penyebab ribut-ribut itu karena para pembantu presiden tak satu suara. Yang satu bilang A, yang satu bilang B. Ini kabinet amburadul dan sontoloyo,” tulis akun tersebut dalam unggahannya di platform X.
Postingan itu turut menandai pengamat politik Iwan Piliang.
Unggahan tersebut muncul setelah beredarnya pemberitaan mengenai penegasan Menteri Keuangan bahwa hewan kurban Presiden menggunakan uang pribadi dan bukan berasal dari APBN.
Komentar Mpu Jaya Prema kemudian mendapat respons dari Iwan Piliang. Dalam balasannya, Iwan menilai kritik tersebut sebagai kalimat yang bagus dan menyatakan persetujuannya.
“Ini kalimat bagus dari Pandita @mpujayaprema, setuju,” tulis Iwan Piliang dalam kolom balasan.
Perdebatan mengenai penggunaan anggaran untuk pembelian hewan kurban sebelumnya memang ramai diperbincangkan di media sosial. Sebagian warganet mempertanyakan besarnya nilai pengadaan kurban Presiden, sementara pihak pemerintah menegaskan bahwa pembelian dilakukan menggunakan dana pribadi Presiden, bukan anggaran negara.





