Akbar Faizal Sentil Wapres Gibran: Hentikan Pidato Melelahkan, Segera Bantu Presiden Prabowo atau Diam

  • Bagikan
Prabowo Dua Pekan ke Luar Negeri, Kebayang Gibran Jadi Presiden?
Prabowo Dua Pekan ke Luar Negeri, Kebayang Gibran Jadi Presiden?

MoneyTalk, Jakarta – Politikus senior Akbar Faizal melontarkan kritik tajam kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Melalui pernyataan terbukanya, Akbar meminta Gibran untuk belajar lebih cepat dalam memberikan dukungan yang terukur, konkret, dan strategis kepada Presiden Prabowo Subianto.

Akbar secara khusus membandingkan posisi Gibran dengan peran Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), pada periode pertama pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurutnya, JK kala itu mampu memainkan peran signifikan dan terasa langsung manfaatnya bagi Presiden.

“Contohlah Pak Jusuf Kalla pada periode pertama SBY. Perannya jelas, nyata, dan dirasakan langsung oleh Presiden,” ujar Akbar Faizal.

Namun, Akbar menegaskan agar Gibran tidak menjadikan pengalaman Jusuf Kalla di periode pertama pemerintahan Joko Widodo sebagai rujukan. Ia menyebut pada masa itu JK memang tidak diberi ruang yang cukup untuk berperan optimal.

“Jangan melihat peran Pak JK pada periode pertama Jokowi. Memang tidak ada ruang yang diberikan oleh ayah Anda saat itu,” tegasnya.

Lebih jauh, Akbar Faizal mengingatkan bahwa saat ini Presiden Prabowo membutuhkan dukungan nyata, bukan sekadar aktivitas simbolik. Ia bahkan secara terbuka mengkritik gaya komunikasi Gibran yang dinilainya justru menjadi beban tambahan bagi Presiden.

“Segera bantu Pak Prabowo. Berhenti pidato berkualitas super melelahkan itu, sebab itu justru makin membebani Presiden,” kata Akbar.

Dalam nada yang semakin keras, Akbar memberikan dua pilihan tegas kepada Wakil Presiden: berperan aktif dan efektif, atau memilih untuk benar-benar diam demi menjaga stabilitas pemerintahan.

“Kalau tidak bisa membantu secara nyata, diam saja. Benar-benar diam,” pungkasnya.

Pernyataan ini menambah daftar kritik terbuka terhadap peran Wakil Presiden Gibran di awal pemerintahan Prabowo Subianto, sekaligus menegaskan tingginya ekspektasi publik dan elite politik terhadap soliditas kepemimpinan nasional.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *